
Dan tidak terasa udah dua bulan Dira bekerja di kantor Rehan, dan malam ini Davin tidak pulang di pagi harinya Davin di antar oleh seseorang dan Davin dalam keadaan mabuk,
"Mas Kamu ! " ucap Dira sambil menangis,
Dira berangkat kerja tampa membangunkan Davin yang sedang tidur, Mama Lisa bertanyak tentang Davin pada Dira,
"Itu Ma.! Mas Davin libur ngak kerja dan Mas Davin bilang jangan di bangunin , nanti Mas Davin bangun sendiri, Ma ! Mungkin hari ini Dira akan pulang ke rumah Ibu, Ibu sedang sakit, dan nitip Dewa ya Ma ! " ucap Dira sambil tersenyum dan mencium tangan Mama Lisa,
"Kenapa ke rumah Ibu ngak sekalian sama suamimu , kamu tidak lagi bertengkarkan Nak ! " tanyak Mama Lisa dengan ceriga,
"Tidak Ma ! " jawab Dira dengan nada senyum,
__ADS_1
Di siang nya Dewa masuk ke kamar untuk membangunkan Davin, Dewa mengoyangkan badan Davin sambil berkata, " Pi ! Ayo bangun Pi - papi ayo kita jemput Mami ke rumah Yangti, Pi ayo bangun,
"Iya sayang, sebentar kepala Papi sedikit pusing, sana bilang sama Bik Atun Papi mintak es jeruk lemon sekarang ngak pakai lama, " ucap Davin sambil merangkul guling,
Dan Dewa keluar kamar sambil berteriak memanggil Bik Atun memintak untuk di buatkan es jeruk lemon buat Papi,
Mendengar teriakan Dewa Mama Lisa mendekati Dewa sambil berkata, " Siapa yang mintak es jeruk lemon Nak !
Mama Lisa bertanyak tentang Davin kepada Bik Atun, dan Bik atun bercerita tentang Davin yang pulang pagi dalam ke adaan mabuk,
Langsung saja Mama Lisa ke kamar Davin sambil membawah es jeruk,
__ADS_1
Mama Lisa menyuru Bik Atun mengajak Dewa untuk keluar kamar dengan alasan ada sesuatu yang akan di bicarakan kepada Davin, dan Bik Atun membawah Dewa bermain,
"Vin bangun ! Kamu jangan membuat masalah, ingat Dewa udah besar dan perlu kamu dan Dira, kenapa kamu pulang pagi apa yang sedang kamu lakukan, kamu lupa kamu kan sudah berjanji pada Dira tidak mengulangi perbuatan ini lagi, kamu tau Dira berpamitan pada Mama kalau Dira pulang ke rumah Ibunya dan Dira tidak bercerita kalau kamu sedang mabuk, " ucap Mama Lisa dengan nada marah,
"Udah Ma ! Kepalaku pusing, ini semua gara - gara Dira , Dira selalu berdua dengan Rehan dan Mama perlu tau , kantor yang itu milik Rehan Ma, setiap istirahat Dira selalu jalan bersama, " jawab Davin sambil memegangi kepalanya,
Mama lisa keluar kamar sambil berkata dalam hati, " Apa benar yang di kata Davin kalau Dira selingku dengan Rehan , bukanya Rehan itu mantan pacar Dira dan ke dua orang tua Rehan sangat sayang pada Dira, jangan - jangan Dira kena guna - guna,
Tiga puluh menit Dewa kembali membangun kan Davin untuk mengajak pergi menjemput Maminya di rumah Yangtinya, langsung saja Davin membersikan badan,
"Sayang Mami kamu belum pulang , tu lihat sekarang jam berapa masih jam satu, nanti malam kita jemput, " jawab Davin sambil memeluk Dewa,
__ADS_1
"Janji Pi ! Nanti malam kita jemput Mami di rumah Yangti, " ucap Dewa,