JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Dua hari lagi


__ADS_3

Dan tidsk terasa sudah dua hari Davin ada di rumah sakit, Dira setia menemani Davin, dan hari ini Davin di perbolehkan pulang, pas di malam hari Dira mendekati Davin yang sedang duduk di atas sofa sambil memainkan leptopnya, sepwrti biasa Dira mengelayutkan badanya di badan Davin sambil berkata, " Mas ! Aku besok berangkat ke penginapan untuk mengerjakaan tugas dan dua hari lagi KKN Dira udah selesai, di sana teman - teman sibuk membuat laporan, ngak enak, pagi - pagi Dira berangkat ya Mas !


"Apa kamu kangen sama si Rehan itu ! Rupanya kamu udah ngak sabar pingin ketemu dia ya ! " tanyak Davin dengan sedikit marah,


"Mas ! Udah Dira bilang Dira dan Rehan itu tidak ada apa - apa, dan Mas harus tau kalau Rehan udah nembak Rani, udah Mas jangan cari masalah, terserah pokoknya besok Dira pergi, " jawab Dira dengan nada sewot,


"Terserah kamu ! Kasihan dia menunggu kamu udah dua hari " ucap Davin dengan nada marah dan menutup leptopnya dengan keras,


Ponsel Dira berdering dan Dira menerima pangilan dari Rani, Rani bertanyak kalau besok Dira harus datang untuk memintak surat dari Bapak kepala desa,


"Ran ! Apa ngak bisa di wakilkan gitu, Aku lagi ada acara, " tanyak dira dengan nada gugup,


"Ngak bisa Dir ! Cuma dua hari saja, lalu kita.pulang, usahakan bisa datang ya Dir ! Agar cepat di ACC, " jawab Diradi sebrang sana,


Dira sengaja mengaktifkan spikernya agar terdengar oleh Davin, dan Dira mendekati Davin sambil berbicara , "Mas !

__ADS_1


Sebelum Dira melanjutkan ucapanya Davin berkata, " Terserah kamu, kalau kamu besok mau pergi silakan, kamu kan ingin bebas kesana kemarin kamu kan ngak mau hamil, lakukan sesuka kamu, itu kan yang kamu inginkan,


Mendengar ucapan Davin Dura merebahkan badanya sambil memeluk guling dan menangis,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukan pukul empat Dira bersiap - siap untuk pergi,


Davin menghubungi Pak Mamat untuk mengantarkan Dira ,


Dira memesan ojek online,


Dira berpamitan kepada Davin, Davin hanya menganggukkan kepalanya tampa melihat Dira, Saat Dira keluar kamar,


Dira terkejut saat mendengar benda yang terjatuh di dalam kamarnya, Dira hanya mengabaikanya dan mendekati Mama Lisa yang ada di dapur,


"Sayang kamu mau ke mana pagi begini !lo suara apa itu tadi ! " tanyak Mama Lisa sambil melihat muka Dira yang sedang menangis,

__ADS_1


"Ma ! Mas Davin marah, Dira tidak di perbolehkan pergi, tinggal dua hari Ma KKN Dira udah selesai, kalau Dira ngak pergi Dira akan mengulangi KKN lagi, tapi Mas Davin marah - marah, " jawab Dira sambil menangis,


Dan hari ini Mama Lisa mengijinkan Dira pergi , Mama Lisa memeluk Dira sambil betkata , " Ya kamu pergi aja, biar nanti Mama yang akan memberi penjelasan sama Davin,


Dira keluar, sebalum sampai di parkiran Pak Mamat berkata, " Non ayo naik ! Tadi aiu di suruh Den Devin mengantar Non Dira !


"Tapi Pak Dira udah pesan ojek onile, " jawab Dira dan tidak sengaja Dira melihat ke atas ada Davin yang sedang melihatnya,


Dira mendekati ojek online nya untuk membatalkan dan memberi uang untuk ganti rugi,


Davin hanya bisa melihat di atas teras kamarnya, di dalam kamar Davin merebahkan badanya di atas sofa sambil berkata " Sayang aku ngak bisa hidup tampa kamu, awas kalau kamu sampai selingku,


Mama Lisa mengetuk pintu dan masuk ke dalam, Mama Lisa mendekati Davin sambil berkata, " Nak ! Ada apa lagi kalian bertengkar lagi ? Kapan kamu bisa punya anak kalau kamu selalu bertengkar,


"Punya anak tanyak sama mantu kesayangan Mama itu, kapan punya anak, " jawab Davin dengan sedikit marah,

__ADS_1


__ADS_2