JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Tanyak Mama Lisa


__ADS_3

Tidak terasa hari demi hari telah berlalu, Walau semakin hari Davin selalu cemburu kepada Dira, Dira di buat tidak nyaman dengan kelakuan Davin yang suka cemburu,


Di suatu malam hari Davin mengajak Dira untuk pergi ke cafe, Davin memesan makan dan minuman, sambil menunggu pesanan datang Davin berpamintan untuk ke kamar kecil,


Tidak sengaja Dira melihat beberapa teman cewek dan cowok, Dira menyapanya semua teman Dira duduk di samping meja Dira,


Dira dan kawannya bercanda gurau dan pelayan membawahkan pesanana Dira,


Datanglah Davin dari arah belakang, melihat Dira sedang duduk dekat sama teman cowoknya dengan spontan Davin duduk dengan muka sedikit marah,


"Eh Pak Davin ! Selamat malam Pak " ucap salah satu satu teman cowok Dira dengan membungkukkan setengah badanya,


Davin hanya tersenyum saja tanpa menjawabnya, Davin duduk di sebelah Dira.sambil melihat ponselnya, Dira tidak menghiraukan Daving yang ada di sampingnya, Dira tetap bercanda sambil memakan makanannya, tidak dengan Davin Davin mulai tidak berselerah makan,


Melihat makanan Davin yang tidak di makan Dira bertanyak " Mas ! Kenapa kok makananya hanya di gituin makan dong Mas ! Katanya kamu tadi laper ?


"Udah kenyang aku ayo pulang , " jawab dengan nada sedikit sewot sambil berdiri dan berjalan menuju ke kasir,


Dira tetap menghabiskan makananya sambil melihat Davin yang sedang membayar di kasir,

__ADS_1


Sesudah membayar Davin langsung keluar cafe dan menuju mobil tanpa mengajak Dira,


Tiga puluh menit Davin menunggi di dalam mobil tidak kunjung datang,


"Kamu pulang tidak ! Cepat aku tunggu di mobil, " tanyak Davin dengan nada marah sambil mematikam ponselnya,


Dira berpamitan kepada semua temanya dan berjalan menuju mobil, Dira masuk mobil sambil berkata, " Mas ! Kenapa muka kamu, udah jelek suka marah - marah lagi, ngak sopon banget jadi orang,


"Kenapa kamu masih kangen sama selingkuan kamu ! Kalau kamu masih kangen sana kamu kembali ! " jawab Davin dengan nada marah sambil mematikan mobilnya,


"Oke ! " jawab Dira sambil keluar mobil,


Dira naik ojek sepedah montor agar datang ke rumah lebih dulu dari Davin,


Dira masuk ke rumah dengan muka tidak bersahabat, tidak sengaja Mama Lisa melihat Dira yang mukanya sewot,


"Sayang mana suami kamu ! Kok kamu gitu, kenapa dengan kamu, " tanyak Mama Lisa dengan penasaran,


"Mas Davin lagi marah sama Dira, Dira tadi di suruh turun di jalan Ma ! " jawab Dira sambil menahan tangis dan duduk di sampinga Mama lisa,

__ADS_1


Sepuluh menit Davin datang, dan Davin merasa kaget saat melihat Dira yang sedang duduk di samping Mama Lisa dengan muka manyun,


Mama Lisa mulai bertanyak kepada Davin tentang Dira,


"Tanyak sama mantu kesayangan Mama ! Siapa yang nurunin dia ! Dia yang mintak turun sendiri, Mama kok percaya, dia ngadu apa saja Ma ! Sampai Mama marah - marah sama anak Mama sendiri, " jawab Davin dengan sedikit marah,


"Jadi suami itu yang tanggung jawab Div ! Apa kelakuan kamu tadi udah benar menurunkan isrti kamu di jalan, kalau ada apa apa gimana, kalau ada masalah di selesaikan, kayak anak kecil aja, udah Mama pusing ajak istrimu " ucap Mama Lisa sambil memegangi kepalanya sambil berjalan ke kamar,


Davin langsung berjalan menuju kamar tanpa mengajak Dira, sepuluh menit Dira tidak masuk kamar Davin mulai resah dan takut Dira pergi dari rumah, Davin keluar kamar dan mencari Dira,


Dira berjalan menuju pintu depan untuk keluar, dan sebelum keluar Davin berteriak dengan kencang, " Kamu mau kemana ! Masuk !


Dira tidak menghiraukan teriakan Dira, Dira tetap membukan pintu rumah dan berjalan menuju gerbang,


Davin mengejar Dira dan mengajak Dira masuk,


Sampai di dalam kamar Davin mengkunci pintu kamar dan kuncinya di bawah Davin,


Davin dudu di atas sofa sambil membukak leptopnya,

__ADS_1


Sedangkan Dira merebahkan badanya sambil memeluk guling,


__ADS_2