
Tidak terasa sudah satu minggu Davin berpisah dengan Dira, setiap hari Davin selalu menghubungi Dira dengan vidio coll satu jam sekali,
"Sayang besok hari minggu, aku jemput kamu sekarang ya ! Aku kangen banget, " tanyak Davin,
"Ta ___ tapi Mas ! Besok Dira banyak kerjaan di luar bersih - bersih lingkungan di sekitar balai desa, " jawab Dira dengan nada manyun,
Ngak pokoknya aku sekarang ke sana jemput kamu, seharusnya hari minggu itu libur, apa aku hari ____
Sebelum Davin melanjutkan ucapanya Dira berkata, " Mas jangan neko - neko ini sudah jadwalnya, Dira janji minggu depan aja,
"Sayang kamu jangan macam - macam ya sama cowok terutama pada Rehan itu dan jangan dekat - dekat sama dia, " ucap Davin,
"Siap Tuan Davin pratama putra ! Ya resiko punya istri cantik ya Tuan ! Tapi istri kamu itu setia banget asal tidak kamu selingkuin dia itu setia, dan kalau istri kamu tau kalau kamu jalan sama cewek lain, la langsung mengikuti kamu Tuan Davin pratama putra " jawab Dira sambil tersenyum,
__ADS_1
Mendengar ucapan Dira langsung saja Davin marah dan pergi menemui Dira di malam hari, Davin pergi tampa memintak ijin Dira dulu, pas jam sepuluh malam Davin keluar rumah dan Mama Lisa mengetahui Davin akan pergi,
Nak ! Kamu mau ke mana ini udah malam, jangan keluyuran mentang - mentang ngak ada istri kamu, kamu se enaknya keluar di malam hari " teriak Mama Lisa sambil lari mengejar Davin,
Davin pergi tampa menghiraukan Mamanya, dan Mama Lisa kembali masuk rumah sambil muluynya komat kamit tidak jelas,
Papa Bima mendekati Mama Lisa sambil berkata, " Ada apa sih Ma ! Kamu itu marah sama siapa, kalau sama Davin, kamu biarkan saja kalau ngak kena di omonggin, dia itu udah besar dan udah kawin biarkan saja di mengatasi masalanya,
"Ya ngak gitu Pa ! Udah tau istrinya ngak ada di rumah malah keluyuran tengah malam, lama - lama Ma bisa pusing mikirin Davin Pa ! Pa ! Besok ayo kita pulang ke vila aja " ucap Mama Lisa,
********
Dan tidak terasa jam tangan Davin menunjukkan pukul dua Davin sudah sampai di tempat penginapan Dira, Davin di hentikan oleh seorang bapak - bapak yang sedang menjaga pos kampling di depan Penginapan Dira, Davin keluar dari mobil dan bercerita kalau Davin akan bertemu dengan istrinya yang lagi KKN sambil menujukan tanganya ke arah penginapan Dira,
__ADS_1
Bapak - bapak memintak surat sebagai barang bukti kalau yang akan di temuinya benar istrinya,
Dangen spontan Davin mengeluarkan kartu keluarga dan sebuah KTP Dira dan Davin, Davin selalu membawah surat itu jikalah dia ingin menginap di hotel,
Beberapa kali Davin menghubungi Dira, dan Dira tak nenjawabnya, dan akhirnya Davin mengetuk penginapan Dira dengan di temani Bapak - bapak,
Akhirnya Ica terbangun terlebih dahulu dan mengajak Teman yang lainya untuk membukak tamu di malam hari,
Alangkah terkejutnya saat Ica melihat Davin yang sedang berdiri di depan pintu, dan Ica mempersilakan masuk, Ica membangunkan Dira, sambil mengucek matanya Dira berjalan menemui Davin,
Mas ! Kamu kenapa ke sini ini udah jam berapa ? " ucap Dira sambil menguap dan mengucek matanya,
Davin mendekati Dira sambil mencium keningnya dan berkata, " Aku kangen sama kamu, ayo kita keluar biar besok pagi aku antar kamu ke sini lagi,
__ADS_1
Tapi Mas !