JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Davin cemburu


__ADS_3

Tidak terasa sudah satu bulan Davin dan Dira berada di paris, dan hari ini Davin akan pulang ke indonesia sebelum pulang Davin menemui Fran untuk berterimakasih kepadanya atas ke baikanya dia, dan Fran memeluk Davin sambil berkata, " Jaga istri cantik kamu,


Fran berjabat tangan dan memandangi Dira sambil berkata, " Cantik jika kamu di sakitin Davin aku mau jadi pengantinya, ha - ha - ha, yang sabar menghadapi magluk yang sati ini,


Mendengar ucapan Fran dengan spontan tangan Dira di tarik dengan keras sampai Dira berteriak kesakitan, dan mengandeng Dira untuk di bawah pergi, Fran berteriak, " Jaga istri kamu baik - baik,


Di lobby bandara Davin dan Dira duduk sambil sambil menikmati minuman untuk menunggu pesawat, Dan Davin berkata, " Kenapa kamu senyum, kamu suka sama Fran,


"Ngak papa ! Sepertinya Fran orangnya baik penyabar, " jawab Dira dengan nada senyum,


Davin cemburu saat Dira memuji Fran, dengan spontan Davin terdiam sambil menghembuskan nafasnya, Dira tidak tau apa yang Davin rasakan saat ini, Davin hanya diam dan diam,


"Mas ! Kenapa ngak di makan ! Apa perlu aku suapin, kamu itu kayak anak kecil, dikit - dikit ngambek, terserah kamu, " ucap Dira sambil melihat Davin,

__ADS_1


Davin hanya diam saja tanpa menghiraukan Dira yang sedang bicara, Davin berjalan menuju pesawat sambil mengandeng tangan Dira, di dalam pesawat Davin hanya diam saja tidak seperti biasanya, begitu juga dengan Dira, sampai di rumah dengan selamat,


"Eh anak Mama udah datang, " ucap Mama Lisa sambil memeluk Dira,


Davin berjalan menuju kamar begitu juga dengan Dira, Dira merebahkan badanya di atas sofa, Davin membersikan badanya, sesudah bersih Davin merebahkan badanya di atas kasur dan memejamkan matanya dan tak menghiraukan Dira yang sedang berbicara,


"Mas kanapa kamu dari kemarin kok diam aja, ada yang salah sama aku, atau kamu tidak menginginkan aku di sini, ya sudah aku pergi aja dari sini, " ucap Dira sambil berdiri,


Sebelum berjalan Davin menarik tangan Dira untuk di bawah ke pelukan Davin, dan Davin memeluk Dira dengan erat sambil berkata di telinganya Dira, " Kamu jangan sekali - kali lari dan meninggalkan aku, aku bisa gila tanpa ada kamu di sisiku,


"Kenapa kamu memuji Fran di hadapanku, aku cemburu, jangan di ulanggin lagi ya ! " ucap Davin sambil tidur di pangkuan Dira,


Cemburu ! Tapi benarkan kalau Fran itu orangnya penyabar '' Lagi - lagi Dira memuji Fran, dengan spontan Davin duduk sambil mengigit lengan Dira,

__ADS_1


Dengan spontan Dira menangis sambil berteriak kesakitan,


Aduh sakit kamu jahat, kamu jahat tu lihat lengan Dira memar, " teriak Dira sambil menangis dan memegang lengannya yang memar dan terasa sakit,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu siang, Davin terbangun dari tidurnya merasa perutnya lapar dan keluar untuk mencari makanan di meja makan, sebelum makan Davin membangunkan Dira untuk di ajak makan, begitu Davin menyentu badan Dira terasa demam,


"Mas ! Lenganku sakit ngak bisa gerak, sakit Mas, " tangis Dira dengan nada manja,


Davin merasa bersalah dan mengambil es batu untuk di kompreskan di lenganya sambil berteriak kepada Bik Atun untuk membawahkan makanan untuk Dira,


 Mendengar teriakan Davin langsung saja Mama Lisa menghampiri Davin dan Dira yang ada di dalam kamar, sambil berkata " Kamu sakit Nak, kenapa dengan tanganmu jatuh fu mana sampai memar,


Langsung saja Dira berkata, " di ___

__ADS_1


Sebelum Dira melanjutkan ucapanya Davin duduk di samping Dira,


"Dia jatuh kena pintu kamar mandi, i ___ iya Ma ! Iyakan sayang, " jawab Davin dengan nada gugup,


__ADS_2