
Di malam harinya keluarga Dira dan Davin berada di rumah sakit untuk menjenguk Dira, dan Davin memintak maaf ke pada keluarganya dan keluarga Dira karena terlambat memberi tau kalau Dira berada di rumah sakit,
Davin dan Dewa duduk di samping Dira yang sedang berbaring di atas kasur sesekali Davin mencium tangan Dira,
Dan tudak terasa jam dinding menunjukkan pukul sebelas ke dua keluarga berpamitan untuk pulang ,dan Dewa di ajak Mama Lusa pulang,
"Ngak Omah ! Dewa bubuk di sini sama Mami dan Papi , " ucap Dewa sambil memeluk Maminya,
Dan Davin menyuru Dewa pulang bersama Omah dan Opah, dan Omah berjanji besok akan mengantarkan Dewa ke sini,
"Janji ya Omah " jawab Dewa ,
Tinggalah Davin dan Dira di rumah sakit, Davin setia menunggu , jam dua malam Dira terbangun dari tidurnya untuk ke kamar kecil, dan sebenarnya Dira tidak mau mengangu Davin tidur , dengan pelan - pelan kaki Dira menginjak ke bawah takut mengangu Davin yang sedang tertidur di samping Dira,
"Sayang mau ke mana ! Biar saya gendong ,ke kamar kecil " ucap Davin sambil mengendong dan sesekali mencium kening Dira,
__ADS_1
Dan tidak terasa sudah dua minggu Dira berada di rumah sakit, Davin duduk di samping Dira sambil berkata " Sayang aku senang kalau kamu sakit, aku bisa dekat sama kamu terus,
"Langsung saja Dira berdiri mencoba berjalan ke sofa, sambil berteriak, " Sakit ! Aduh sakit,
"Ngak perlu bantuan ! Bisa sendiri ! Coba jalan sendiri, " jawab Davin sambil memeluk Dira saat mau terjatuh,
Dengan spontan Davin mengangkat Dira di bawah ke atas sofa sambil berkata, " Terimakasih Tuan putri,
Dan Dira merebahkan badanya di atas sofa sambil merangkul guling, Davin duduk di bawah sofa sambil bersandar di samping Dira, dan tidak sengaja Davin mendengar perut Dira yang berbunyi,
"Pingin nasi goreng , tapi aku takut di sini sendiri , " jawab Dira dengan nada manja,
Langsung saja Davin memanggil penjaga ruangan untuk membelikan nasi goreng, sepuluh menit pesanan nasi goreng Dira udah datang, Davin setia menyuapin Dira ,
Davin melihat muka Dira sambil tersenyum dan berkata, " Enak ya , aku belikan lagi ya !
__ADS_1
Dira hanya mengelengkan kepalanya sambil tanganya menujuk ke arah botol minuman, dan segera Davin mengambilkan botol minumanya,
Dira melihat wajah Davin dan tidak sengaja Davin juga melihat Dira dan Davin berkata sambil menyuapin " Kenapa lihat - lihat mulai jatuh cinta ya ,
"Ih gr banget, aku berfikir gimana aku bisa mengembalikan uang kamu , udah berapa hari aku di sini, lagian kamu pilih kamar yang mewah, gimana aku bisa bayar, aku janji akan aku cicil satu bulan sekali, akan aku potong lima puluh persen dari uang gajiku, " jawab Dira sambil memijitin kepalanya yang terasa pusing,
"Gak usah bayar Sayang ! Kayak aku ini siapa , dan aku udah bicara sama Dokter kalau dalam satu minggu ini kamu belum sembuh terpaksa kamu saya bawah berobat ke luar negri, gak usah kamu kembalikan uangku kamu cukup mengembalikan cinta mu pada ku, hanya itu yang aku minta , coba udah berapa hari aku menemani kamu di sini, aku tinggalkan pekerjaanku demi menemani kamu di sini " jawab Davin sambil mencium kening dan bibir Dira,
"Ya udah sekarang aku udah sembuh dan mulai besok pagi kamu bisa kerja dan menemui istrimu yang lagi hamil itu, " jawab Dira sambil duduk ,
"Mulai sekarang aku tidak mau lagi tergantung pada orang lain semangat kamu Dira, semangat , " teriak Dira sambil berdiri dan menahan sakit,
"Yakin kamu ngak perlu bantuan aku, dan kamu berani di sini sendiri , " jawab Davin sambil melihat Dira ,
Semangat Dira kamu harus bisa ! Kamu harus bisa kuat menghadapi hidup ini demi anak kamu , " teriak Dira ,
__ADS_1