JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
cacing dalam perut


__ADS_3

Di malam harinya pas jam sembilan Dokter datang memeriksa Dira, dan Dokter memberikan obat, dan langsung Dira minum,


dialam harinya Dira terbangun dan melihat Davin sedang tidur di atas sofa dengan sengaja Dira membangunkan Davin untuk di suruh pindah ke atas kasur berdampingan dengan Dewa,


Di pagi harinya seperti biasa Dira mulai membantu Bik Atun memasak di dapur, tapi Bik Atun melarang Dira dan menyuru Dira duduk sambil menemani Bik Atun masak,


Dan hari pertamanya Dira membuatkan kopi setelah sekian lamanya , Dira membawahkan secangkir kopi ke ruang kerja Davin,


"Sayang kamu ngak perlu buatkan aku kopi, kamu istirahat aja biar Bik Atun yang buatkan kopi , kamu duduk sini temani aku, " ucap Davin sambil menepuk sofa yang ada di sebelahnya,


"Mas ! Aku pingin ke rumah Ibu nginap di sana beberapa hari boleh ya Mas ! " ucap Dira dengan nada manja sambil memeluk Davin,


"Tapi ngak sekarang ya ! Aku sekarang ada tamu dari luar kota, Besok aja ya ! Beberapa minggu ke depan ada metting di luar, biar besok habis kerja aku antarkan , "jawab Dira sambil mencium kening Dira,


Dira hanya mengangukkan kepalanya sambil tersenyum begitu juga dengan Davin ,

__ADS_1


Dira memainkan ponselnya di samping Davin yang lagi bermain leptopnya dan ponsel Davin berbunyi,


Davin menerima pangilan itu dengan sedikit marah,


"Aku tunggu kamu nanti di ruang kerjaku, dan bawah semua dokemen - dokumenya, " jawab Davin dengan nada sedikit marah,


Mendengar suara Davin yang marah langsung saja Dira mengambilkan kopi untuk di minum sambil berkata, "Minum dulu biar ngak emosi,


"Terimakasih sayang , " jawab Davin sambil meminum kopi yang di ambilkan Dira dengan nada senyum,


Dan Davin berkata kalau di suruh ninggal dulu banyak pekerjaan yang harus di selesaikan, akhirnya Dira hanya menyuapin Dewa dan menunggu Davin makan ,


Tiga puluh menit akhirnya Davin selesai dengan pekerjaanya langsung saja Davin berangkat kerja tampa makan dulu,


"Mas ! Kamu ngak sarapan dulu, aku tungguin kamu kok ngak makan , "teriak Dira sambil manyun,

__ADS_1


"Nanti aja ," jawab Davin sambil berjalan menuju mobilnya,


"Udah sana makan dulu biar Mama temeni, mungkin suamimu banyak kerjaan kali "jawab Mama Lisa sambil mengandeng Dira, Dira duduk di teras depan sambil mengelengkan kepalanya dan berkata, " Dira belum lapar Ma !


Mama Lisa menghubungi Davin dan memberutau kalau Dira ngambek ngak mau makan,


Aduh Ma ! Ya udah - udah Ma , di kantor banyak masalah yang harus di selesaikan , iya biar aku pukang sekarang , "jawab Davin sambil menganbil kunci mobilnya ,


Satu jam Davin udah sampau di rumah dan mengajak Dira untuk makan, dan tidak lupa Davin memgambil obat buat Dira ,


"Lo Mas Davin kok pulang lagi, " ucap Dira dengan singkat,


"Iya aku laper, dan sebenarnya aku ngak pulang tapi cacing dalam perutku ngak mau di ajak kompromi, " jawab Davin dengan nada senyum,


Lima belas menit Davin menemani Dira makan lalu berpamitan ke kantor untuk menyalesaikan pekerjaanya dan separti biasa sebelum berangkat Davin mencium kening Dira sambil berkata , "Sayang doakan masalah ini cepat terselesaikan aga aku bisa ngantar kamu di sore hari,

__ADS_1


Iya Mas ! Dira doakan agar masalah cepat selesai, semangat Mas ! " teriak Dira dengan nada senyum,


__ADS_2