JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Dira pergi dari rumah


__ADS_3

Dengan spontan Mama Lisa menghubungi Davin dan ternyata ponsel Davin tidak bisa di hubungin, memang sengaja ponsel Davin di matikan dengan alasan ada metting yang sangat penting,


Mama Lisa beberapa kali menghubunginya dan mengirim pesan, tetap saja tidak ada jawaban, satu jam Dira pulang ke rumah untuk berpamitan kepada Mama Lisa untuk pergi, dan Mama Lisa menahan Dira untuk tidak pergi Mama Lisa menghubungi Davin dan lagi - Lagi ponsel Davin tidak aktif, Mama Lisa menahan Dira untuk tidak pergi sampai terjatuh tidak sadarkan diri,


Pergi lah Dira, sebelum pergi Dira mencium dan memintak maaf sambil menangis dan berpesan kepada semua pelayan agar membantu Mama Lisa untuk di bawah ke rumah sakit, dan srmua pelayan juga melarang Dira tetap saja Dira akan pergi, Dira pergi tidak membawah apa - apa Dira pulang hanya berpamitan kepada Mama Lisa,


Dira menghubungi Kakaknya untuk memintak alamat rumah barunya, dan semenjak Bapaknya Dira meninggal dan Kakaknya menikah Ibunya iku Muklis Kakak Dira, Dira pergi naik pesawat sendirian dan Muklis akan menjemput di bandara, dan beberapa jam pesawat Dira sudah mendarat, Dira menjatuhkan pantatnya di atas sofa ruang tunggu dan beberapa menit Muklis dan istrinya datang, sebelum ke rumah Muklis dan istrinya mengajak Dira makan sambil menceritakan masalahnya yang di hadapi Dira bersama Davin,


"Ya udah kalau begitu kita pulang kasihan Dira capek, " ucap istri Muklis Rere namanya,


Sampai di rumah Muklis, Dira menemui Ibunya dan memeluknya sambil menangis, Dira duduk di bersama Ibunya sambil memintak maaf dan bercerita tentang apa yang sedang di alaminya,

__ADS_1


Mendengar cerita Dira Ibunya menangis sambil memintak maaf dan berkata, " Maafkan Ibu dan Bapak kamu Nak, karena Ibu dan Bapak kamu jadi begini, kalau saja Ibu dan Bapak tidak memaksamu pasti kamu tidak begini,


"Udah Bu ! Itu sudah takdir Dira, dan Dira sekarang lagi hamil empat bulan " ucap Dira sambil menahan tangis dan mencoba untuk tersenyum,


Mendengar Dira sedang hamil dengan spontan Ibunya menangis dengan kencang sambil berkata dalam hati, " Ya Alloh lindungi anak dan cucu kami, sambil mengelus perutnya Dira,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul sepuluh malam Rere istri dari kakaknya Dira mengantarkan Dira ke kamarnya dan berkata, " Dik kamu istirahat dulu maaf kamarnya sempit,


Dira merebahkan badanya di atas kasur sambil mengelus perutnya sambil menangis dan berkata, " Maafkan Mama Nak ! Mama memisahkan kamu dengan Papa kamu, dan Mama janji akan menyayangi kamu,


Di sisi lain

__ADS_1


Di rumah Mama Lisa, semua pelayan akan membawah Mama Lisa ke rumah sakit, dan sebelum di angkat Mama Lisa terbangun dan berteriak memanggil Dira,


Bik Atun mendekati Mama Lisa dan memberikan minuman dan menenangkannya,


Dan ponsel Mama Lisa berdering,


"Ma ! Ada apa ! "ucap Davin dengan nada gugup,


"Kurang ajar kamu , " jawab Mama Lisa dengan singkat sambil menutup pangilanya Davin,


Dengan tergesa Davin akhirnya pulang ke rumah untuk menemui Mama Lisa dan di dalam mobil Davin mencoba menghubungi Dira tapi tidak bisa, satu jam akhirnya Davin sampai di rumah dan masuk dalam kamar mencari Dira dan Davin bertanyak pada Bik Ita, dan Bik Ita bercerita kalau Dira pergi dari rumah,

__ADS_1


__ADS_2