JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Bagian 27 Berkunjung ke Rumah Mama


__ADS_3

Pagi, siang, malam silih berganti. Tak terasa sudah seminggu kami menghabiskan waktu berdua. Berikhtiar untuk mencapai tujuan dari pernikahan kami, bukan hanya soal keturunan tetapi mencapai pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah. AamiinπŸ’•


Hari di mana besoknya kita harus balik ke asal... hari ini persiapan demi persiapan kembali di siapkan. Tak lupa pula kita berdua punya oleh-oleh untuk keluarga yang selalu mendoakan langkah kita berdua.. mama dan papa yang selalu setia dengan kami. Bagaimana tidak, ini keinginan mereka untuk aku menikah dengan kak Arsy. Akhirnya terkabul, kebahagiaan nampak menyehatkan papa dari penyakitnya. Thanks God, Engkau masih memberi waktu untuk papa dan mama melihat kebahagiaan ini. Aku tau perasaan mama melihat aku di miliki oleh kak Asry. Suatu kesyukuran anak mama yang dulunya manja akhirnya bisa menjalani harinya jauh dari mama dan berperang sebagai seorang istri........


Alhamdulillah, kita sudah sampai...


Setelah rehat d rumah, kami masuk kampung mengunjungi mama dan papa. Dela juga ikut... laju mobil kak Arsy sangat sedang dengan di iringi music romance.


Kakak ipar, kapan Dela jadi tante.? Tanya Dela yang sedang duduk di bagian tengah kursi mobil.


In syaa Allah secepatnya sayang. Doain kakak, jawabku...


Kamu mau berapa.? Tanya kak Arsy kepada adik kesayangannya sambil menatapku dengan senyuman.


Seberapa pun kakak bisa buat,, Hahaha.. jawabnya nyegir.


Iya Dela paham soal pernikahan, umurnya juga sudah menginjak dewasa. Dua tahun kedepan akan lulus kuliah juga..


Umur Dela sudah hampir menginjak kepala dua, Tetapi kak Arsy tetap memanjakan Dela dan masih menganggap Dela sebagai adik kecilnya yang manja. Sama seperti aku dulu manja sama mama, tapi Dela manjanya sama kak Arsy. Kadang pula aku cemburu kalau melihat kak Arsy memeluk Dela saat kita nonto Tv.... selama 3 bulan pernikahan kami tidak pernah menampakkan adegan romantis di hadapan Dela, takut dia merasa bahwa kebahagiaannya di rampas.


Masa perjalanan, Dela sembari bercanda bahwa ketika sudah punya ponakan nanti akan di bawanya pergi jalan dan d belikan mainan. Mimpinya terlalu tinggi, belum juga ada kepastian kalau kau hamil...


@@@@@


Tak terasa sudah tiba di rumah mama...


Assalamu'alikum mah,...


Wa'alaikumussalam, jawab mama sambil memelukku erat,,sepertinya mam kangen sangat, baru kali ini pisah selama tiga bulan... Sebelumnya tidak sempat jengukin mama karena kak Asry selalu sibuk di kampus....


Papa mana mah.? Tanya kak Arsy, baru d pertanyakan papa sudah muncul dari rumah tetangga sebelah...


Kak Arsy menyalami dan mecium tangan papa, sementara papa mengusap_usap bahu kak Arsy, tanda sayang dan cintanya sama menantunya.


Ini Dela yah, sudah besar kamu nak, Peluk mamah dengan ucapan haru, mengingat sosok mama kak Arsy yang katanya mirip dengan wajah Dela... mama pernah cerita dulu kalau mama kak Arsy sangat baik orangnya, sabar pula, dan itu tertular kepada kedua anaknya, kak Arsy dan Dela...


Malam ini kita bermalam di rumah mama. Gak apa_apa Dela ikut kasian juga d rumah selalu sendiri. Aku tidur sama mama dan Dela di kamar aku sendirian, Papa sama kak Arsy tentunya. Pertama kali aku tidur sama mama setelah nikah. Gk apa_apa dk romantis dulu sama suami. Biar ada waktu untuk mama pelukin Putri lama_lama sama seperti dulu saat aku masih gadis.


Gimana honeymoonnya.? Tanya mama sambil mengusap_usap rambut anak manjanya...


Seruu donk mah, nanti kita ke sana sekeluarga ajak kak Rifal, kak Reza, Ayla dan juga ibunya.. jawabku dengan nada semangat ke mama.


Oh, yah mah kak Reza gk pernah pulang, sekarang kan mahasiswa libur.


Pernah dia datang, bermalam seminggu katanya biar libur tetap ada kerjaan. Jawab mama dengan suara khasnya yang sangat lembut yang selalu mengerti kesibukan anaknya.


Kalau kak Rifa.? Tanyaku lagi...


Jarang karena Ayla kan sekolah...jawab mama...


Memang jarang saya komunikasi dengan kedua kakak aku kecuali mau nanya hal penting karena aku tahu mereka orangnya super sibuk...


Put,,, seru mama sambil mengelus_elus perut aku yang rata.


Gimana Arsy ke kamu.?


Gimana apanya mah, dia baik, penyanyang seperti papa..


Mama tersenyum, honeymoonnya berhasil buat impian kamu.?

__ADS_1


Belum tau ini mah, kan di sana cuma seminggu. Hasilnya belum tahu.


Mah, sebelum honeymoon itu aku sakit, pusing dan terus mual, kak Arsy hampir nunda karena dia pikir aku sudan hamil. Tapi belum periksa ini mah, siapa tau sudah jadi baru honeymoon... jawabku nyengir buat mama senyum_senyum....


Doain Putri selalu mama, semoga bisa segera kasi mama cucu...


Mama memeluk dan dan mengelus_elus perut aku....


Hahahah. Appasih mah, belum juga ada...


Mama yakin sudah ada ini, tapi dia sabar makanya dak buat kamu terus-terusan manja. Anak kamu pintar, tahu kalo papanya sibuk dan dk bisa sepenuhnya manjain sama dia...


Mamah,,, menghayal... sahutku sambil melepas tangan mama...


Rasanya malu d giniin sama mama.....


Setalah pembahasan yang menuai banyak tanda tanya, akhirnya mama terlelap juga, nyenyak sangat tidurnya. Harapanku semoga umur mama bisa lebih lama lagi dan bisa bermain sama anak aku nantinya...


β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘


Matahari mulai menampakkan sebagian wajahnya, mungkin merasa malu mendengar khayalan mama semalam... subuh tadi kita sholat berjamaah dan kak Arsy yang jadi imam.


Teh hangat menemani bahagia kami di pagi hari... di depan TV ada papa sibuk dengan kak Arsy entah sedang membicarakan apa, apakah bahas cucu juga...


Aku dan Dela di dapur menyiapkan kue...


Dela menggoreng, mama masak dan aku membawa sepiring kue untuk bapak_bapak yang sedang asik mengobrol.. sorry bapak yang satunyaasih calon. Haha. Aamiin.


Meletakkan kue d meja yang ada di depan mereka tanpa mengeluarkan kata-kata, sepertinya pembahasan mereka sangat sakral untuk saya dengar. Biasa pembahasan bapak-bapak, eh calon bapak..


Mama sedang sibuk di dapur menanak nasi, aku dan Dela memotong_motong sayur kangkung kesukakaan sang suami. Sambil bercanda_canda sama mama tiba-tiba kak Arsy manggil, katanya kak Rifal nelfon entah mereka bahas apa hingga angkat telfon pun harus pamggil istri. Aduuh sayang,,,


Putri : Hallo kak, Assalamu'alaikum, iya ini adek di rumah mama.


Putri : Kak Reza gk d ajak.?


Kak Rifal : d ajak tapi katax sibuk..


Putri : Yaudah adek tunggu di sini, kakak hati", . Assalamu'alaikum wr.wb.


Ada apa put, tax mama. Ini katax kak Rifal mau ajak adek ke sini tapi nyatanya adek sudah di sini. Haha,,


Oh, gituu... Mama terlihat sangat senang, rumah ini sebentar lagi akan ramai. Pertemuan saudara yang lama di nanti oleh mama. Tapi sayang kak Reza dk sempat ikut meramaikan. Sudahlah ada waktu untuk kak Reza juga...


Put, tambah itu sayur kamu. Kita makan siang rame_rame. Perintah mama.


Iya ini mah, sayur kangkung kalau di dapat sama kak Arsy gak kebagian kitanya..


Rakus dia kalau makannya sama sayur kangkung, ucapku sambil berbisik_bisik takut kedengaran...


Dela tertawa, Dela juga tahu keseharian kak Arsy, jelas iya mereka kan saudara..hahah


Ih.. Putri, awas dosa suami. Nyengir mama mengkritik..


Iya, mah bercanda. In syaa Allah kak Arsy gk marah. Memang iyakan Dela.?


Iyah mah, kak Arsy memang gitu. Biasanya kita d rumah rebutan sayur. (Dela panggil mama juga ke mama aku, karena waktu Dela lahir mama yang selalu jagain Dela & waktu kak Arsy kuliah di luar negeri Dela tinggal di rumah jadi mama juga anggap Dela sebagai anakx, hanya saja waktu kak Arsy datang Dela jarang lagi ke rumah).


Hahahaha. Nyegir Dela melirik ke kak Arsy....

__ADS_1


πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™


€€€€€


Siang hari


Prik.prik.prik


Suara klasko terdengar nyaring di luar sana, mama bergegas keluar. Nampaknya kak Rifal sudah datang. Aku segera nyusul mama keluar. Istri kak Rifal sudah keluar dari mobil.


Ayla mana.? Tanyaku,


Lagi tidur dianya, jawabnya.


Kak Rifal nyusul menggendong Ayla masuk rumah...


Mama mengambil Ayla yang sedang tertidur d gendong ayahnya...


Uh, sayangnya mama, sahut mama dengan penuh gembira. Kecapean pasti sambil mencium pipi Ayla yang terbaring pulas d kasur....


Kata ibunya, Ayla habis demam 3 hari gk masuk sekolah.


Mama khawatir pastinya, cucu satu"nya kesayangan mama. In syaa Allah akan ada cucu kedua buat mama. Aamiin


Papa dan Arsy ke Mesjid, kata mama....


Oh, iyya. Saya nyusul mereka. Ucap kak Rifal sambil kluar


Kebetulan saja mesjid dekat dari rumah mama.


Kami para ibu_ibu sholat di rumah saja. Iya memang wajibnya perempuan sholat d rumah kan..


@@@@@


Setelah beberpa menit, detakan jam dinding terdengar tiada henti tanda perpindahan tiap detik. Kami semua telah menyelesaikan kewajiban kecuali Dela karena lagi dapat. Ketika para suami juga telah pulang dari mesjid...


Istri kak Rifal bantu mama prepare untuk lunch bareng keluarga. Aku sedang di kamar jagain Ayla. Sungguh aku merindukan kejailanmu nak. Gumamu mencium pipi kanannya....Makin tumbuh besar Ayla, makin cantik dan makin pintar...


Mulai bangun dia, cari ibu..masih manja dia kalau baru bangun tidur.


Aku menggendongnya keluar, d sana mereka pada duduk rapi d meja makan.


Hallo cantik, rayu kak Arsy berharap Ayla ingin dengannya. Tapi dari dulu Ayla tidak mau dekat sama kak Arsy. Mungkin d kirain penjahat..egh suami ganteng d kirain penjahat sama keponakan. Hahah


Gak mau dia kak, lirihku.


Sini nak, om punya perment, coklat, mau.? Berbagai macam cara rayuan kak Arsy tidak mempang bagi Ayla...


Papa berdiri dan mengambil Ayla.


Nak, itu om Arsy gk kenal. Sambil melihat kak Arsy, papa berusaha meyakinkan Ayla...


Ayla menguap tanda masih ngantuk....


Makan siang d mulai....


Duduk sesuai pasangan pastinya, kecuali Dela yang masih sendiri...Andai kak Reza datang, Dela akan d pasangkan sama dia pastinya.. haha


Sambil bercanda ria, kebahagiaan terpanpan nyata d wajah papa dan mama melihat anaknya ngumpul dengan ala makanan seadanya. Tapi kami sangat suka dan lama dk makan masakan mama juga. Rasanya sangat rindu, terobatilah saat ini kerinduan kami....

__ADS_1


Alhamdulillah, semoga di beri waktu lama untuk selalu bersama seperti ini.. Aamiin


β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘


__ADS_2