JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Bercerita tentang masa lalu


__ADS_3

 Dan tidak terasa Davin dan Dira sudah berada di paris, Dira berjalan di belakang Davin, dan Davin mengajak Dira untuk duduk di lobby bandara sambil menukmati minuman dan makanan ringan, Davin mengambil ponsel untuk menghubungi temannya yang ada di pasir, dan sepuluh menit teman Davin datang,


"Hai Bro apa kabar gimana keadaan kamu, kenapa kamu sampai terdampar di sini, lari dari kenyataan , " tanyak teman Davin Fran namanya,


"Ni kenalkan istri tercintaku " ucap Davin sambil mengandeng Dira,


Dira dan Fran saling bersalaman, Fran memandangi Dira dengan perasaan jatuh cinta, dengan spontan Davin menarik tangan Dira sambil berkata, " Hai dasar mata keranjang, mana istri kamu katanya kamu udah kawin kenalin dong,


Akhirnya Davin dan Fran juga Dira duduk di lobby bandara, Fran bercerita tentang kehidupanya, begitu juga Davin akan bercerita tentang masa lalunya,


Dira hanya diam saja mendengarkan ceruta Davin dalam hati Dira berkata, " Ternyata kamu dulu pria yang arogan bisa di bilang komplit, mabuk - mabukan juga suka mainin perempuan, Dira - Dira kamu harus sabar dan bisa mengubahnya menjadi yang lebih baik,


Sesekali Davin melihat Dira, merasa di lihat Dira berkata, " Om ! Ternyata kehidupanmu dulu tidak baik, sambil mengeleng - gelengkan kepalanya,


"Iya sayang sebenarnya aku dulu baik, pas kenal sama Fran kehidupanku jadi kelam, tapi itu dulu sekarang aku udah tobat, " jawab Davin sambil merangkul Dira dan mencium keningnya,

__ADS_1


"Jangan percaya Cantik ! " Ucap Fran sambil tertawa,


Dan Davin bercerita tentang masa lalunya, agar Dira tau yang sebenarnya dan yang Davin minta sekarang dari Dira, agar Dira bisa mengubah sikap dan kelakuan Davin menjadi orang yang lebih baik,


Fran mengantarkan Davin dan Dira untuk menginap ke hotel miliknya,


Sesampai di hotel Davin dan Dira masuk hotel, di dalam hotel Dira duduk di atas sofa sambil berkata, " Om ! Gimana mau ganti baju Dira ngak bawah baju sama sekali,


Dengan spontan Davin mengajak Dira untuk berbelanja pakian di suatu mall yang terbesar dan terkenal di paris,


Dan tidak terasa jam tangan menunjukkan pukul sebelas Dira dan Davin sudah berada di hotel,


Dira membersikan badanya dan menganti pakianya begitu juga dengan Davin,


Davin menghubungi Joni untuk satu bulan ini Davin tidak bisa ke kantor, dan kantor akan di pegang Joni untuk sementara waktu,

__ADS_1


"Ya udah Om, besok kita pulang aja kasihan Joni di sana, " ucap Dira dengan nada manyun,


Davin tersenyum saat melihat bibir Dira yang manyun saat berbicara, Davin mendekati Dira sambil memeluk dan mencium bibir Dira dan berkata, " Jangan mengoda aku dengan bibirmu itu, aku mau kamu memberikan apa yang sudah menjadi hakku malam ini,


"Tapi Om, " jawab Dira dengan singkat,


Dengan spontan Davin mencium bibir Dira dan memainkan ke dua aset kembarnya, Dira hanya pasrah saja dan mengimbangi permainan Davin,


Davin memainkan dan menghisap ke dua aset Dira, Davin menghisapnya seperti seorang bayi yang sedang kehausan, membuat daerah Dira yang di bawah sana menjadi basah kuyup, dengan pelan - pelan Davin mencium dari atas sampai ke bawah, dan tangan Davin memainkan area yang di bawah sana merasa basah dengan pelan Davin memasukkan dedek kecilnya dengan pelan tapi pasti,


Dan keduanya mencapai surga duniawi, melayang di angkasa,


Davin dan Dira tertidur dan tidak terasa waktu cepat berganti,


Di hari - hari berikutnya Davin dan Dira sangat bahagia,

__ADS_1


__ADS_2