
Dan tidak terasa minggu depan Dira dan teman - temanya akan KKN di desa terpencil, Dira dan yang lainya akan mengunjungi desa tersebut,
Dan Dira sementara waktu akan meninggalkan Davin selama kurang lebih satu bulan , dan sebenarnya Davin tidak mengijinkan Dira untuk pergi yang sangat lama,
"Tapi Mas ! Mas Davin kan bisa mengunjungi Dira di sana, ini tugas dari kampus ".Ucap Dira dengan nada manja,
"Iya - iya biar besok aku antar sekalian biar tau di mana tempatnya, ingat jangan ganjeng ganjeng sama cowok, " ucap Davin dengan nada sewot,
Dengan spontan Dura duduk di pangkuan Davin sambil memainkan bibir dan hidungnya, sambil berkata, " Ngak papa kan sekali - kali,
Mendengar ucapan Dira yang ingin ganjeng pada cowok dengan spontan Davin memeluk dengan erat sambil memainkan pinggul dan Ketiaknya dengan peneh lemah lembut,
Merasa geli Dira berlari memutari sofa yang berada di kamarnya, sampailah Davin mengejar Dira di gendong dan di bawa ke atas kasur dan Davin memainkan semua badan Dira,
"Mas ! Dira pingin pipis, ma ___ maaf Mas ! Benar Dira pingin pipis, " teriak Dira sambil memegang celanannya yang sudah basah,
__ADS_1
Memegang celana Dira yang basah tetap saja Davin tidak mau melepaskan Dira, dan akhirnya Davin mengendong Dira untuk di bawah ke kamar mandi sambil berkata " Ih kamu corok sayang,
Sesudah ganti Dira berjalan mendekati Davin yang sedang memegang leptop, dan Dira berbaring di samping Dura sambil kepalanya di letakkan di pangkuan Davin dan Dira memainkan bulu - bulu lembut di area dada dan dagunya,
Dan Davin merasa geli dengan spontan Davin membawah Dira ke atas kasur, untuk memintak haknya sambil berkata, " Kamu menginginkan sekarang sayang,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu Davin dan Dira merasa kecapeaan dan tertidur sambil berpelukan,
Pas jam tiga seperti biasa Dira mandi dan mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat sunah dua rokaat, dan menunggu waktu shubuh,
Dira dan kawan - kawanya mempersiapkan barang bawahanya untuk di bawah KKN besok, dan pas jam satu semua mahasiswa di perbolehkan pulang,
********
Di pagi harinya semua rombongan Dira memasukkan semua barang bawahanya di atas mobil begitu juga dengan Dira,
__ADS_1
Empat jam dalam perjalanan dan akhirnya sudah sampai di tujuan semua pergi ke balai desa untuk memberikan surat ijin,
Davin menjatuhkan pantatnya di atas sofa ruang tamu, bersama semua kawan Dira, Dira mendekati Davin dan duduk di sampingnya, Davin akan menginap dan pulang di pagi hari,
Davin bergadang bersama teman Dira, Davin bercanda sambil bercerita tidak ketingalan kapi dan rokok, Dira melihat Davin sedang merokok mendekati sambil tersenyum dan Dira berpamitan kepada Davin,
"Mas ! Dira istirahat dulu ya " ucap Dira dengan nada manja,
"Iya sayang, " jawab Davin dengan singkat sambil tersenyum,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tiga Davin bersiap Siap untuk pulang, Davin membangunkan Dira dan berpamitan untuk pulang,
"Sayang hati - hati di sini, kalau ada apa - apa langsung hubungi aku, dan satu lagi jangan genit -genit sama cowok lain "ucap Davin sambil mencium kening Dira,
"Siap ! Tuan Davin pratama putra "jawab Dira dengan singkat sambil memberi hormat dan tersenyum.
__ADS_1