JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Davin balapan


__ADS_3

Dan tidak terasa Dira sudah lima hari berada di rumah Ibunya dan hari ini Davin memakai mobil balapnya, dan di sore hari Davin menghubungi Dira kalau dia ngak bisa pulang karena ada pekerjaan mendadak di luar kota, Davin berpamitan pada Mama nya keluar untuk mencari hiburan dan berjalan menuju garansi dan mengeluarkan mobil balapnya,


Mama mendekati Davin yang sedang mengeluarkan motor besarnya sambil berkata, " Kamu mau balapan lagi ! Apa kamu ngak pulang ! Kasihan istri dan anak kamu menunggu,


"Udah Ma ! Davin udah memberitahu kalau malam ini Davin ngak pulang, " jawab Davin sambil menaikin motor besarnya,


Mama Lisa duduk di teras depan sambil berkata , " Sudah dua tahun kamu tidak memakainya, sejak kamu kawin, tapi kenapa kamu sekarang kok balapan lagi, Mama jadi cemas Nak !


Di rumah Dira


Dira melihat jam dinding menunjukkan pukul sembilan, Dira merebahkan badanya sambil memainkan ponselnya dan tidak sengaja Dira melihat statunya Davin yang sedang bermain motor balapnya,


Berulang kali Dira menghubungi Davin dengan alasan perutnya sakit agar Davin cepat datang dan meninggalkan motor balapnya, Dira hanya mengirimkan pesan saja, dan satu jam setelah selesai Davin mengambil ponselnya dan melihat beberapa pangilan dari Dira dan melihat pesan masuk dari Dira, dengan spontan Davin pergi ke rumah Dira,


Davin sampai di rumah Dira pas jam tangan pukul empat, Ibu membukak pintu utama,


"Eh Nak Davin ! " tanyak Ibunya dengan nada gugup,


"I ___ iya Bu ! Apa tadi malam Istriku perutnya sakit, Davin sampai takit kenapa - kenapa, dan pas Dabin bukak ponsel dan beberapa pangilan dari Dira dan Dira mengirim pesan kalau Dira perutnya sakit, " jawab Davin sambil mengetuk pintu kamar Davin drngan kencang,


Merasa terganggu Dira terbangun dan membukakkan pintu kamarnya, Davin langsung masuk dan bertanyak, " Sayang maaf ya, ayo kita periksa ke rumah sakit sekarang,

__ADS_1


"Ngak usah repot - repot bukanya berbuat baik sama saya malah membuat Dira semakin benci, kenapa motor balap kamu , kamu pakai lagi aku ngak suka, " ucap Dira dengan nada marah,


"Bukanya kamu udah ngak suka sama aku, ngak peduli sama aku , ya udah biarkan aku melakukan apa punkamu jangan marah, aku besok ngak pulang lagi aku dan teman - teman akan mengikuti lombah balap motor di luar kota, " ucap Davin,


Dira hanya diam saja, tampa menghiraukan ucapan Davin dan Dira keluar kamar, Dira duduk di teras rumah dan Ibunya mendekati Dira sambil bertanyak, " Nak kamu bertengkar sama suami kamu ya !


''Iyu Bu ! Mas Davin akan mengikuti lombal balap motor, Dira takut kenapa - napa, ngak nyadar apa kalau udah tua pakai ikutan balap motor, " ucap Dira dengan nada marah,


Mendengar ucapan Dira dan Ibunya, Davin mendekati Dira sambil berkata, "Kalau kamu tidak menginginkan aku ikut ayo kita pulang sekarang,


Dira hanya mengelengkan kepalanya sambil menangis dan memeluk Ibunya,


Davin hanya diam saja sambil menunggu keputusan dari Dira yang mau di ajak pulang, dan Ibunya sedikit menasehati Davin dan Dira, dengan spontan Dira menjawab, " Udah Bu ! Sebenarnya dari dulu Mas Davin ngak cinta sama Dira, mungkin ini karena perjodohan, dan habis lahiran Dira mintak pisah sama Mas Davin,


Udah kamu pulang saja, terserah kamu, kamu ikut balapan sana Dira ngak perduli lagi sama kamu, Dira akan pergi jauh dari kehidupan kamu, punya suami ngak bertanggung jawab sama sekali, sukanya marah - marah tukang selingku lagi, sana kamu pulang jangan ke sini lagi Dira udah ngak butuh kamu lagi,


"Dira ! Jaga ucapan kamu, " Teriak Ibu dengan nada tinggi,


Muklis dan Rara langsung lari saat mendengar suara Ibunya yang sedang marah, dan Muklis mendekati Ibunya untuk di ajak duduk sambil berkata, " Ada apa Bu ! Pagi pagi Ibu kok teriak - teriak, kalau ada masalah di bicarakan dengan baik - baik aja,


"Maafkan Dira ya Nak Davin ! Memang dari dulu wataknya dia keras dan Ibu tau sebenarnya Dira itu sayang sama Nak Davin, jangan di masukkan hati ya kata - katanya Dira, " ucap Ibunya sambil menangis,

__ADS_1


"Iya Bu ! Kalau begitu Davin pulang dulu, percuma kalau Davin ada di sini. Oh iya Bu, Kak Muklis untuk beberapa hari mungkin Davin ngak bisa ke sini karena ada kerjaan di luar kota, dan tolong jaga Dira , kalau ada apa apa tolong kasih tau Davin, " ucap Davin sambil berpamitan,


Davin masuk kamar Dira untuk mengambil kunci motornya, dan seperti biasanya sebelum Davin pulang Davin berpamitan di bangunkan Dira Davin memeluk Dira sambil berkata, " Sayang besok aku ngak pulang ada metting di luar kota untuk beberapa hari, kamu hati - hatinya jaga anak kita, dan buat jagoan Papi jaga Mami jangan nakal ya kasihan Mami,


Davin pergi tapi tidak pulang ke rumah melaikan pergi bersama teman - temanya untuk menghadiri lomba balap motor yang berada di luar kota,


Di malam harinya Davin dan teman - temanya bersiap - siap untuk lombah, sebelum berangkat ponsel Davin berdering dan ternyata Mama Lisa yang menghubungi Davin,


"Nak kamu ke mana ! Aku berada di rumah istrimu, dan apa benar kata istrimu kamu pergi ikut balap motor itu, " tanyak Mama Lisa ,


"I ___ iya Ma ! Doakan Davin menang ! Ma, jangan bilang sama mantu Mama kalau Davin ikut balap motor, " jawab Davin sambil mematikan ponselnya,


"Davin - Davin , " teriak Mama Lisa yang ada di rumah Dira,


Tiga jam sudah akhirnya Davin menjadi pemenang pertama balap motornya, dan tidak terasa jam menunjukkan empat pagi, Davin terbangun dan langsung membukak ponselnya, beberapa pangilan dan pesan masuk,


"Ma ! Alhamdulillah Davin menjadi juara pertama balap motor, " tertulis pesan Davin masuk ke ponsel Mama Lisa,


Dan di malam harinya Davin dan temanya pergi ke cafe untuk merayakan kemenanganya,


Di saat Davin sedang merayakan kemenanganya dan Davin kebanyakan minum pas di waktu itu Mama Lisa menghubungi Davin dengan alasan perut Dira sakit,

__ADS_1


"Ma ! Sementara Mama saja yang rawat mantu Mama, Davin di sini banyak minum kalau Davin udah tenang Davin pulang, Maafkan Davin Ma ! " ucap Davin dengan suara gemetar seperti orang kebanyakan mabuk,


Dan di pagi harinya Davin bangun pagi langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Dira untuk bertanyak tentang apa yang sedang terjadi, dan beberapa kali ponsel Dira hanya berdering saja, Davin lanhsung menghubungi Ibu dan Kakak Dira sama tidak ada jawaban,


__ADS_2