JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Mintak di jemput


__ADS_3

Di dalam perjalanan pulang Dira menggirim pesan buat Rani dan Ica, Dira memintak maaf kepada Rani dan Ica atas apa yang ia katakan tadi,


"Sayang kenapa dengan kamu ! Reoni belum di mulai kok udah mintak pulang, apa kamu ngak kecewa ngak bisa ___ " ucap Davin dengan nada senyum,


"Sedikit kecewa Mas ! Mas Davin juga kecewa ya, ngak bisa cipika cipiku sama si ganjeng itu ya, " jawab Dira sambil tersenyum,


"Kamu itu bisa aja ! , kenapa kami tadi suruh aku cepat mintak di jemput ada masalah apa, apa Rehan bawah calon istri, " tanyak Davin,


Dira hanya tersenyum sambil melihat wajah Davin, tiba - tiba perut Davin merasa tidak enak dan ingin makan sesuatu yang asam - asam, dengan spontan Davin memarkirkan mobilnya di depan toko buah,


Dira hanya melihat dari dalam mobil sambil tersenyum,


Di tempat reoni


Rehan mendekati Rani dan Ica dan ikut bergabung denganya, selama lima menit Dira tidak kunjung datang

__ADS_1


"Hai Ran mana Dira kok ngak kelihatan, " ucap Rehan sambil menoleh ke kanan dan kiri,


"Di ___ dia pulang Rei, dan suaminya yang menjemputnya, " jawab Rani dengan nada gugup,


Dan akhirnya acara reoni segera di mulai, Rehan merasa kecewa tanpa ke hadiran Dira, Ucok mendekati Rehan sambil berkata, " Ingat Dira sudah punya suami dan dia lagi hamil anak Davin, kenapa kamu ngak bisa melupakan Dira, banyak wanita di luaran sana yang lebih cantik dari Dira,


"Ngak tau Bro kenapa wajah Dira selalu ada di depan mata, apalagi kalau aku sedang bersedih, apa hati aku sudah menyatu denganya, " jawab Davin dengan nada kecewa,


Dan akhirnya acara reoni udah selesai dan waktunya makan - makan, Rehan sengaja menghubungi Dira dengan vidio coll, dengan spontan Davin menerima pangilan Rehan,


Iya maaf Rei aku pulang duluan, Ran, Ca kalau pulang mampir ke rumah ya aku tunggu, ara sesuatu yang tertinggal, " ucap Dira ,


"Dir kamu ngak pingin makanan ini ta sekalian aku bawahkan ," tanyak Ica sambil memperlihatkan makanan yang ada di meja makan,


"Makasih , "jawab Dira dengan singkat sambil mematikan ponselnya,

__ADS_1


Dan ternyata ponsel Dira belum di matikan, pembicaraan Davin dan Dira di dengar semua temanya dan sengaja Rehan membawahnya untuk mendengarkan ucapan Davin dan Dira,


Dira berbicara sangat manja begitu juga Davin sangat memanjakan Dira,


Mendengar itu hati Rehan menjadi sakit dan segerah di matikan, dannsengaja ponsel Rehan di banting ke arah dinding,


"Kamu kenapa Rei, " ucap Ucok,


Reoni udah srlesai Rehan mengajak Ucok untuk pergi ke cafe, Rehan memesan minuman yang beralkohol sangat banyak, Ucok mencegahnya tapi Rehan tetap meminumnya, satu jam sudah akhirnya Rehan tidak bisa menahan dirinya dan terjatuh di lantai sambil memanggil nama Dira,


"Dira - Dira, Dirr !aku sangat mencintai kamu, aku ngak bisa hidup tanpa kamu, " Teriak Rehan,


Ucok membawah Rehan untuk pulang ke rumahnya, Di rumah Rehan di sambut dengan Mama dan Papanya,


Ya begitulah kalau ada masalah Rehan selalu mabuk dan panggil - panggil nama Dira, terimakasih ya mau bawah Rehan pulang, Mama pusing mikirkan Rehan, kenapa ngak bisa melupakan Dira, udah tau kalau Dira udah punya suami, " jawab Mama Rehan,

__ADS_1


__ADS_2