JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Tasyakuran


__ADS_3

Di malam harinya bayi Dira menangis dan Davin selalu terbangun untuk mengendong nya dan di ayun - ayun membuat pagi harinya Davin ngantuk,


Dan Davin memutuskan untuk mencari baby suster untuk merawat bayinya, dan Davin tidak mau memakai Bik Atun dengan alasan kasihan Bik Atun capek, masak di siang harinya,


"Ngak papa kan ada Bik Ita yang masak, Mama ngak percaya sama baby suster sekarang, Mama setuju Bik Atun yang merawat bayi kamu dan masalah masak Mama Serahkan Bik Ita, mulai besok Bik Atun yang akan merawat bayi kamu, " jawab Mama Lisa dengan nada tinggi,


"Mas Davin kenapa ! Nurut ama Mama aja, Bik Atun udah berpengalaman ngerawat kamu Mas , "jawab Dira sambil melihat Davin,


"Ya udah terserah, mau Davin Bik Atun hanya merawat anak aku saja, awas kalau Bik Atun pakai masak, Davin takut habis memegang cabai lalu pegang anak Davin, " jawab Davin sambil merabahkan badanya di atas sofa,


Dan Mama Lisa membicarakan ini kepada Bik Atun, dan Bik Atun setuju dengan permintaan Mama Lisa,


Di pagi harinya Bik Atun mulai menjadi baby suster untuk anak Davin, Dira mendekati Bik Atun yang sedang mengendong anaknya sambil berkata, " Bik ! Bibik mulai sekarang hanya merawat anak Davin saja, ngak boleh ikut masak, dan mulai sekarang Bik Atun tempatnya di sini merawat anak Davin hanya itu,


"Iya Den ! Mulai sekarang saya merawat Den kecil saja, Bibik siap " jawab Bik Atun dengan nada senyum,


Seperti biasa Davin berpamitan ke Dira untuk pergi bekerja, sambil berkata , " Bik ! Nitip Dira ama anak Davin rawat dengan baik,


"Siap Den, " jawab Bik Atun dengan nada singkat sambil memberi hormat dan tersenyum,


Dan tidak terasa sudah satu bulan Dira melahirkan anak yang ganteng, dan hari ini Davin akan mengelar acara tasyakuran dan aqiqah, semua tetangga , karyawan , teman dan sanak saudara ,


Satu persatu para undangan datang dan pas jam sembilan acara segera di mulai,


"Terimakasih atas ke hadiranya, dan kami akan mengaqiqai yang pertama yang saya beri nama " Dewa pratama putra " , " ucap Davin,


Dan tidak terasa sudah satu jam acara di gelar dan sekarang waktunya makan - makan Davin dan Dira mempersilahkan untuk makan, dan sesudah makan dan satu persatu tamu berpamitan untuk pulang,

__ADS_1


Tinggal keluarga Dira, Ibunya mengendong Dewa sambil mengayun - ayunnya dan tidak terasa Dewa tertidur di gendongan Ibunya,


Dan di sore hari Keluarga Dira berpamitan pulang, keluarga Davin mengantar Ibu dan Kakak Dira sampai di teras rumah,


Davin mengendong Dewa dan di bawah ke kamar untuk di tidurkan, Dira berjalan di belakang Davin,


"Mas Davin kenapa kok di bangunin, Dira mau tidur nih, Mas Davin harus tanggung jawab ajak main , " ucap Dira sambil merebahkan badanya,


"Iya - iya biar Dewa sama saya , " jawab Davin sambil mengendong Dewa dan di ajak mengambil leptop di ruang kerjanya,


Davin membukak leptopnya sesekali mengajak Dewa berbicara, dan sudah satu jam Dira ngak bisa tidur akhirnya Dira mengendong Dewa dan di bawa ke Bik Atun,


"Mana biar omah gendong, besok kan Omah udah pulang, Dewa ikut Omah aja ya, " ucap Mama Lisa ,


Dira merebahkan badanya di atas sofa sambil berkata , "Ma ! Dira ngantuk banget,


Tidak dengan Davin, Davin masih sibuk mengerjakan tugas kantornya, danerasa ngantuk Davin melihat jam dinding menunjukkan pukul satu malam Davin juga merebahkan badanya di samping Dira,


Dan tidak terasa waktu begitu cepat, sinar matahari mulai menampakkan sinarnya di sela - sela jendela, dan hari ini Davin mengantarkan Papa dan Mamanya ke bandara, sebelum pulang Mama Lisa mengendong Dewa sambil berkata, " Sayang cucu Omah jangan nakal ya ! Mama ngak ada temanya jadi Dewa ngak boleh nakal,


Dira mengantar nya sampai di depan rumah hanya Davin yang mengantar Mama dan Papanya sekalian pergi ke kantor,


Sebelum masuk bandara Mama Lisa berkata sama Davin , " Jaga anak dan istri kamu, ingat jangan main kekerasan dan jangan selingkuh,


"Iya - iya Ma ! Lagian kan ada Bik Atun yang jaga Dewa, " jawab Davin ,


Di rumah Dira mengendong Dewa untuk di bawah ke kamar dan di tidurkan di atas kasur dan Dira mainkan ponselnya, satu jam Dira bermain ponsel akhirnya Dira tertidur dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul dua siang Davin pulang dari kantor dan melihat ke dua orang yang ia sayangi lagi tidur Davin berjalan pelan - pelan agar suranya tidak terdengar dan Davin masuk ke ruang kerjanya,

__ADS_1


"Bik ! Mas Davin udah pulang apa belum Bik ! Kemana Mas Davin " teriak Dira dengan nada manja,


"Ada Non ! Den Davin ada di ruang kerjanya dari tadi, " jawab Bik Atun,


Langsung Dira menghampiri Davin sambil mengendong Dewa dan berkata, " Papi Dewa kangen Papi kenapa Papi kok tidur di sini,


"Iya Sayang ! Aku tadi ke kamar melihat kalian berdua tidur, dengan pelan - pelan aku keluar takut mengangu kalian tidur, " jawab Davin sambil mengendong Dewa,


"Mas Davin udah makan ! Kalau belum makan dulu sana biar Dewa sama saya saja, " tanyak Dira sambil gendong Dewa,


"Iya aku laper , " jawab Davin sambil mencubit pipi Dira,


Dira mengajak Dewa duduk di ruang tengah sambil menunggu Davin makan dan makanan Davin di bawah ke ruang tengah sesekali Davin menyuapin Dira, Dira melempar senyum kepada Davin sambil berkata , " Udah Mas ! Mas Davin makan saja Dira udah kenyang,


"Ngak papa kita makan bersama, " ucap Davin dengan nada senyum,


Habis makan Davin dan Dira masuk kamar, di dalam kamar Davin menggajak Dewa bermain walau Dewa hanya bisa tengkurep saja,


Dewa tengkurep sambil berkata , " Au - au - au


Tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tuji malam Davin dan Dira menitipkan anaknya ke Bik Atun untuk di tinggal mendatangi acara pernikahanya teman Dira,


Dan tidak sengaja Dira bertemu Rehan, Rehan mendekati Dira dan Davin untuk bersalaman dan makan bersama, Rehan tetap menatap Dira dengan senang membuat Davin cemburu dan mengajak pulang dengan cepat,


"Ayo sayang kita pulang sekarang kasihan anak kita sendirian cuma sama Bik Atu, ayo pulang sekarang, " ajak Davin dengan nada sedikit cemburu,


Dira mengetahui apa yang sedang di ucapkan Davin dan Dira mengetahui kalau Davin cemburu, dari pada menambah suasana panas Dira langsung berdiri dan beramitan pulang dengan alasan Dewa di rumah sendirian ,

__ADS_1


Rehan merasa kecewa saat Davin mengajak pulang Dira,


__ADS_2