
Di pagi harinya seperti biasa Dira bangun lebih awal dari Davin, Dira memasak nasi goreng kesukaan Davin,
Hari ini Davin berangkat lebih awal dari biasanya Davin duduk sambil bicara, " Sayang nanti aku pulang agak malam ada metting di luar kota, siangan juga Bik Atun datang,
"Iya - iya Mas ! Tumben kamu metting di luar kota kok mendadak biasanya kan ada jadwal, apa sama Joni ," tanyak Dira sambil melihat ke ara Davin yang sedang makan,
"Iya sama Joni, sama siapa lagi, klayennya besok udah pulang ke luar negri, memangnya kenapa, " jawab Davin dengan nada gugup,
Dira hanya tersenyum sambil berjalan menuju kamar nya dan mengendong Dewa dari tempat tidur,
Sesudah Makan seperti biasa Davin berpamitan ke pada Dira dan Dewa sambil berkata, " Kunci pintunya Pak Mamat dua jam lagi udah sampai di rumah,
"Hati - hati di jalan ya Pi ! Jangan main cewek, ibgat Mami di rumah, " ucap Dira dengan nada suara separti anak kecil,
Sampai di kantor,
Joni sudah menunggu di lobby kantor di lihatnya jam dinding menunhukkan pukul sembilan Joni mengaja Davin untuk pergi, sudah sampai di suatu tempat di mana Davin dan Joni bertemu klayennya,
__ADS_1
"Sore Pak, " ucap Klayen Davin sambil bersalaman,
Davin tidak mau melepaskan tanggan klayennya dan Davin mengingat - ingat siapa dia sambil menganguk - angukkan kepalanya, Klayen tersebut duduk di depan Davin,
Ke duanya saling memandang dan mengingat
"Eh kamu Davin teman SMP ku , "ucap Silsi,
"Iya kamu Silsi ya, cinta monyetku dulu ya, gimana kabar kamu Sil ! " ucap Davin sambil memandang wajah Silsi,
"Ya ini lah diriku dari dulu belum beruntung kalau soal cinta, kamu udah nikah dan punya anak berapa, " jawab Silsi sambil mengerutkan bibirnya,
"Aku gagal dalam rumah tangga Vin ! Udah tiga tahun ini aku sendiri, dan aku gak percaya lagi yang namanya lelaki, semua lelaki itu sama , " ucap Silsi,
"Lelaki semua itu bukan termasuk saya lo Sil ! Aku mencari kamu udah sepuluh tahun lebih sebelum aku menika dan aku mau kamu saya jadi ___ ah itu dulu, " jawab Davin dengan nada gugup,
"Kamu tetap seperti dulu Vin ! " jawab Silsi sambil melihat ke ara Davin,
__ADS_1
Dan tidak terasa jam tangan sudah menunjukkan pukul sebelas, acara metting segera di mulai, dan langsung saja Silsi dan Davin memutuskan untuk bergabung dan acara metting hari ini berhasil,
Untuk menyambut keberhasilan Silsi mengajak Davin untuk makan bersama, dan Davin menyuru Joni untuk pulang duluan,
Davin dan Silsi pergi ke cleb di mana pernah iya datangi ,
"Sil seandanya aku masih sendiri aku mau kamu jadi ____ ta _ tapi aku udah punya istri dan anak, " tanyak Davin sambil memegang tangan Silsi dan menciumnya,
"Ih kamu ngombal banget Vin ! Udah aku ngak percaya sama yang namanya lelaki, semua lelaki seperti kamu awalnya, " jawab Silsi dengan nada manja,
Silsi bercerita tentang ke hidupanya yang dua kali gagal dalam rumah tangganya dan begitu juga dengan asal usul Davin berrumah tangga Davin bercerita kalau dirinya kawin dengan di jodohkan, dan Silsi pindah tempat duduk di samping Davin dan berkata, " Tapi kamu sekarang mencintai istrimu kan Vin !
Iya sampai sekarang aku masih belajar mencintainya, dan aku suka bertengkar dengannya karena ke dua orang tua ku sangat mencintai istriku,
"Semoga engkau bahagia denganya, " jawab Silsi sambil ngelayut di dada Davin,
Dan tudak terasa jam tabgan menunjukkan pukul sebelas Davin berpamitan pulang sebekum pulang Davin mengantarkan Silsi pulang dulu dan di dalam mobil Silsi mencium tangan Davin dan berkata, " Aku ngak jadi pindah ke luar negri aku ajan menetap di sini, kita bekerja sama Vin !
__ADS_1
"Iya Sil ! " jawab Davin dengan singkat,