JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Karena Dewa


__ADS_3

Satu jam Mama Lisa sudah berada di depan rumah sakit dan masuk ke ruangan, dan alangkah terkejutnya saat Mama Lisa melihat Dira berbaring di atas kasur sambil di pasang infus Mama Lisa mendekati Dira dan duduk di sampinya sambil berkata, " Sayang Nak kamu kenapa ,


"Ma ! Maafkan Davin ngak kasih tau Mama , lambung Dira kambuh dan sangat parah , juga ada penyakit lagi tipes Ma, ini tadi Dira mengeluh kesakitan dan terpaksa Dira di kasih obat tidur biar dia bisa istirahat totol ngak boleh banyak beban pikiran, " ucap Davin dengan nada sedih,


Dua jam Dokter memeriksa Dira dan masa masa kritisnya bisa di lewati, dan lima belas menit Dira sudah terbangun, dan Dokter menyarankan agar Dira tidak boleh banyak beban pikiran,


Mama Lisa setia menunggu Dira dan akhirnya Dira terbangun , Mama Lisa memanggil Dira dengan spontan Dira berkata, " Mama maafkan Dira ya Ma !


"Maafkan Mama juga ! Jangan banyak pikiran ya sayang, Mama ada di samping kamu, kamu cepat sembuh ya ! " jawab Mama Lisa sambil mencium kening dan tangan Dira,


"Ma ! Mana Dewa aku kangen sama Dewa, kenapa Mama ngak aja Dewa ke sini , " tanyak Dira dengan nada manja,


Dengan spontan Davin menjemput Dewa dua jam Davin udah sampai dengan Dewa, Davin mengendong Dewa sambil berkata, " Assalamualaikum Mama ,


Mendengar suara Dewa dengan spontan Dira membukak matanya sambil memeluk Dewa dan menangis, Davin mendudukkan Dewa di samping Dira,

__ADS_1


"Mami kangen sama kamu , " ucap Dira sambil menangis,


Dan tiga jam sudah Mama Lisa berpamitan pulang tidak dengan Dewa , Dewa tetap berada di rumah sakit bersama Davin,


Davin mendekati Dira sambil berkata, " Sayang makan dulu ya biar aku suapin,


"Ngak usah, " jawab Dira dengan nada sewot,


"Mami makan dulu biar Papi suapin ! Ayo Mi makan , " ucap Dewa sambil duduk di samping Dira,


Terpaksa Dira mau di suapin Davin , Davin tersenyum saat melihat wajah Dira dan Davin berkata, " Nak ! Ngak tau Mami kamu itu kenapa punya hati kok keras banget, Papi udah berkali - kali mintak maaf kok Mami kamu masih sewot aja sama papi,


"Pipis '" jawab Dira sambil tersenyum,


Dengan spontan Davin mengendong Dira dan di bawah ke kamar mandi dan alangkah bahagianya Dewa saat Davin mengendong Dira,l

__ADS_1


Asik !


Asik !


Mami di gendong Papi, Mami kayak anak kecil aja mintak di gendong, " teriak Dewa sambil bersorak dan tertawa,


"Tu lihat muka anak kita, sangat bahagia melihat ke dua orang tuanya bersatu, " ucap Davin sambil melihat muka Dira,


"Anak ku ngak lihat betapa hancurnya hati Maminya di saat tau suaminya menikah dan tidur bersama wanita lain, " jawab Dira dengan nada sewot,


Dan Davin mendekati Dira dan Dewa saat duduk di sofa dan Davin berkata, " Nak Dewa , Dewa sayang Mami atau Papi,


"Dewa sayang Mami dan Papi, Dewa pingin tidur dan main bersama Mami dan Papi, Mami jangan kerja lagi ya Mi ! Biar Papi aja yang kerja kayak Opa, Opa yang kerja Omah di rumah sama Dewa, " jawab Dewa sambil memeluk Dira,


Mendengar ucapan Dewa dengan spontan air mata Dira mengalir dengan sendirinya, dan tidak sengaja Davin melihat air mata Dira mengalir dengan spontan Davin bersujud di kaki Dira sambil berkata, " Sekali lagi maafkan aku, aku janji di hadapan kamu dan anak kita, aku tidak akan melakukan ini lagi,

__ADS_1


Dewa duduk di pangkuan Dira sambil melihat Mami dan Papinya menangis dan Dewa berkata, "Kenapa Mami dan Papi menangis !


Langsung saja Davin memeluk Dewa dan Dira sambil berkata " Maafkan aku , aku janji pada kalian berdua aku tidak mengulangi ini semua,


__ADS_2