
Seakan begitu lama, hari - hari yang di alami Mama Lisa begitu sepi tanpa ada Davin dan Dira di sisinya, Mama Lisa selalu menghubungi Davin dan Dira setiap hari dan setiap saat, pekergian Dira dan Davin memang tidak di rencanakan, hanya menuruti hati dan ucapan Dira,begitu juga Davin dan Dira tidak mempunya ke inginan pergi berlibur di paris,
Dengan perginya Davin dan Dira, Davin bisa bercerita tentang masa lalunya dan Dira menerima masa lalunya Davin, begitu juga Davin akan menerima masa lalunya Dira, Davin dan Dira berjanji akan setia dan saling percaya,
"Nak ! Kapan pulang Mama kangen, " tanyak Mama Lisa dengan nada sedih,
Melihat dan mendengar Mama Lisa menghubungi Davin, Papa Bima berjalan mendekati Mama Lisa dan duduk di sampingnya sambil berkata, " Kamu itu Ma ! Kayak ngak pernah muda aja, biarkan dia berlibur, dia itu sekarang suami istri kamu kok mengangu aja, doa kan aja kalau dia pulang bawah berita baik dan cepat dapat momongan, udah Mama gak usah menghubunginya lagi biarkan dia lagi buat cucu untuk kita,
"Iya - iya Pa ! Mama takut anak kamu berbuat yang engak - engak samua mantu Mama, Papa kan tau sendiri kalau anak Papa itu arogan, " jawab Mama Lisa dengan nada gugup,
__ADS_1
"Udah Ma ! Mama jangan ikut campur, dia itu udah jadi suami istri bukan orang lain, Davin akan mengerti dan bertanggung jawab juga bisa melindungi Dira, Dira itu istrinya, dan tidak mungkin Davin berbuat arogan pada Dira, Papa lihat Davin itu sudah menerima Dira, begitu juga Dira, " jawab Papa Bima dengan nada kesal,
Papa berdiri dan berjalan menuju ruang kerjanya, sebelum pergi Bik Atun memanggilnya untuk makan siang, Mama Lisa tidak selera makan saat teringat Davin dan Dira, Mama Lisa hanya mengaduk - aduk makanannya sambil berkata, " Pa ! Mama ngak selera makan, Mama pingin makan di luar, ayo Pa kita makan di luar,
"Besok aja, lalu di apakan makanan ini, apa kamu tidak kasihan sama Bibik capek - capek masak, kamu itu kayak anak kecil aja, ayo di makan besok pagi aja kita makan di luar, biar Bibik besok pagi ngak masak " jawab Papa Bima dengan tersenyum,
"Janji ya Pa ! " jawab Mama Lisa dengan singkat,
Dira dan Davin sangat bahagia, Davin mengajak Dira untuk berkililing paris dan mengunjungi keramehan sambil berbelanja, Davin pergi di suatu tempat yang sangat romantis Davin dan Dira memesan minuman dan makanan ringan untuk menemani dia berdua, Davin ingin Dira menganti pangilanya,
__ADS_1
tapi Dira tidak mau mengantinya ,
"Sayang kalau kamu masih pangil Om, aku akan mencium bibir kamu saat kamu memangil Om, di mana pun berada, " ucap Davin dengan nada senyum,
"Siapa takut, " Jawab Dira dengan singkat sambil tersenyum dan menyalut di badan Davin,
Dan Davin memintak agar Dira setia menemaninya di saat susah dan senang, dan kalau Dira meninggalkan Davin, Davin akan perbuat nekat,
Begitu juga Dira, Dira ingin selalu di manja oleh Davin,
__ADS_1
Dira mengajak Davin untuk ke hotel dengan alasan Dira capek ingin istirahat, Sampai di hotel Dira merebahkan badanya di atas tempat tidur, tidak dengan Davin, Davin duduk di atas sofa sambil membukak leptopnya dan menghubungi Joni,