JODOH PILIHAN PAPA

JODOH PILIHAN PAPA
Sedikit asam


__ADS_3

Tidak terasa jam dinding berputar lebih cepat, dan matahari mulai terbenam dan berganti menjadi rembulan,


Keluarga Papa Bima waktunya makan bersama, seperti biasa Dira mengambilkan nasi buat Davin, Davin melihat Dira yang tidak bersahabat,


"Terimakasih Sayang , " ucap Davin sambil melihat bibir Dira yang manyun,


Mendengar suara Davin Papa dan Mama langsung melihat ke arah Dira, Papa Bima tersenyum saat melihat bibir Dira yang manyun dan Papa Bima mengelengkan kepalanya sambil berkata, " Waduh !


"Ada apa Pa ! Apa masakan bik Atun hari ini ngak enak " tanyak Mama Lisa sambil melihat ke arah Papa Bima,


"Iya Ma ! Sedikit asam, " jawab Papa Bima sambil melihat ke arah Dira,


Mengengar ucapan asam dengan spontan Dira , Davin dan Mama Lisa melihat Papa Bima, dan Papa Bima hanya tersenyum ,


"Pa ! Mana yang asam, punya Mama ngak asam, ah Papa coba Mama cicipin, " jawab Mama Lisa sambil mengulurkan tangannya ke makanan Papa Bima,

__ADS_1


"Dan Mama mencicipin makananya Papa Bima Mama Lisa mengelengkan kepalanya dambil betkata, " Engak Pa !


"Berarti cuma makanan ku saja Ma ! Tapi jangan - jangan makanannya Dira juga asam, pasti makananya Dira juga asam coba Vin kamu cicipin pasti asam, " jawab Papa Bima sambil tersemyum,


Lalu Davin mencicipin makanan Dira, sesudah mencicipin makanan Dira langsung Davin mengelengkan kepalanya dan menggerutkan mukanya sambil berkata, " Ngak Pa ! Biasa aja, enak


"Ya udah kalau enak kita makan dan di habiskan lalu kita beristirahat di kamar, dan Dewa nanti tidur dama Opah ya ! "ucap Papa Bima sambil melanjutkan makananya,


Papa ada - ada aja, " jawab Mama Lisa dan sesekali melihat wajah Dira,


Sesudah makan malam langsung Mama Lisa mengajak Dewa masuk ke kamar, dan tinggallah Davin dan Dira yang berada di meja makan,


Davin memintak Dira untuk mengambilkan minum, dambil memberikan minuman dan Davin meminumnya sambil berkata, " Ah asam kayak muka kamu Sayang,


Mendengar dan melihat Davin yang memuntahkan minumanya dengan spontan Dira berjalan menuju kamar,

__ADS_1


Di dalam kamar Dira merebahkan badanya sambil mendengarkan musik yang ada di ponselnya dengan nada keras,


Lima menit Davin masuk kamar dan mendekati Dira dan Davin mematikan ponselnya sambil berkata, " Sayang aku mau tanya kenapa kamu diam aja sama aku, apa ada yang salah dari aku, kalau aku salah kamu bilang biar aku bisa rubah,


"Udah capek Mas ! Terserah kamu, " jawab Dira sambil merangkul guling,


"Ya sudah ! Kamu aja capek apalagi aku yang ngak ngerti maksud kamu , " jawab Davin sambil berjalan menuju sofa dan Davin merebahkan badanya,


Dan tidak terasa waktu cepat berganti seperti biasa Dira menyiapkan keperluan Davin, dan Davin mendekati yang sedang mengambilkan baju sambil berkata, " Ngak usah Sayang kamu duduk aja, mulai sekarang ngak usah kamu mempersiapkan keperluanku aku bisa sendiri,


Dira langsung keluar kamar, seperti biasa Dira membantu Bik Atun memasak dan mempersiapkan makan pagi di meja makan,


Di dalam kamar Papa Bima bercerita sepertinya Dira lagi marah sama Davin, dan Mama Lisa duduk di samping Papa Bima sambil berkata, " Ngak tau Pa ! Apa mungkin masalah Davin bertemu teman SMA yang penjual mainan dan Dewa di berikan banyak mainan oleh teman Davin dan sepertinya dari nada bicara Dira , Dira lagi cemburu sama mantanya Davin itu Pa !


Makan pagi sudah tertata dengan rapi seperti biasa Dira mengambil kan makanan untu Davin , dan Davin hari ini cukup Diam saja tampa ada kata - kata terimakasih, begitu juga dengan Dira,

__ADS_1


Mama Lisa hanya melihat kearah Davin dan Dira tidak saling menegur,


__ADS_2