
Tidak terasa sudah satu minggu Davin ,Dewa dan Dira di pulau bali, dan hari ini keluarga kecil Davin akan kembali ke kotanya, dan tidak lupa membawah oleh - oleh khas pulau bali,
Sampailah di rumah dengan selamat.
Di pagi harinya Davin mulai beraktifitas pergi ke kantor dan seperti biasa Dira mempersiapkan keperluan Davin dan membawahkan tas kerja Davin untuk di bawah ke mobil,
Dira duduk di teras bersama Dewa yang sedang melihat Mama Lisa menyiram bunga, Dira mendekati Mama Lisa dan memintak,
"Ma ! Biar Dira aja yang menyirami bunganya, Mama duduk saja, " ucap Dira sambil mengambil selang yang ada di tangan Mama Lisa,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul dua belas siang, dan hari Dewa tidur bersama Dira,
Davin pulang langsung masuk kamar melihat muka Dewa yang pucat langsung Davin mendekati Dewa dan memegangnya,
"Nak bangun ! Kamu deman , " ucap Davin sambil membangunkan Dewa,
Mendengar suara Davin dengan spontan Dira terbangun dari tidurnya sambil berkata, " Apa Mas ! Kenapa dengan Dewa, Dewa tadi baik - baik saja, pangin Dokter sekarang Mas biar di priksa,
__ADS_1
Tiga puluh menit Dokter datang memeriksa Dewa, dan Dewa akan di infus di rumah,
Dira setia menemani Dewa, tidak ketinggalan dengan Mama Lisa,
"Ayo di makan aga kamu cepat sembuh, " ucap Dira sambil menyuapin Dewa,
Dewa menangis memanggil Papinya, dan Mama Lisa menyuapin tetap tidak mau dan memanggil Papinya sambil menangis,
"Papi ! Papi mana Papi, Dewa makan sama Papi, " teriak Dewa sambil menangis,
Davin langsung pulang tampa menghiraukan pekerjaanya, satu jam Davin udah sampai di rumah dan mendekati Dewa sambil membawah makananya dan berkata, " Kenapa kamu ngak makan, ayo biar Papi suapin, kalau Dewa udah sembuh nanti Papi belikan mainan,
"Benar ya Pi ! " hawab Dewa sambil makan,
Davin melihat Dira yang sedang duduk di samping Dewa dengan senyum dan Davin berkata, " Begini aja kamu ngak bisa bujuk Dewa,
"Udah Mas ! Memang Dewanya aja yang ngak mau, di suapin Mama tadi juga ngak mau, maunya sama kamu kok, udah aku duga kalau kamu bilangnya begini sama aku, " jawab Dira dengan nada manyun,
__ADS_1
"Dewa mulai sekarang apa - apa sama Papi ya ! Jangan sama Mami " ucap Dira sambil berdiri dan duduk di sofa,
"Iya Dewa sama Papi aja ya Nak ! Biar Mami kamu main ponsel terus, " jawab Davin sambil melihat Dira,
Mendengarkan itu Dira matanya menjadi melotot dan sedikit sewot,
Dan datanglah Mama Lisa dan duduk di samping Dewa sambil bertanyak, " Makan yang banyak agar cepat sembuh, Vin ! Dewa itu seperti kamu pas waktu kecil kalau sakit ngak mau ketinggalan Papamu, persis kayak kamu dulu,
"Tu Ma ! Mantu Mama ngambek sana aku, lihat tu, " ucap Davin sambil lihat ke arah Dira,
"Iya Mas Davin bilangnya begitu sama Dira, ya Dewanya aja ngak mau saya suapin kok Mas Davin nyalain saya, " jawab Dira dengan nada manyun,
"Harus gimana Davin ini Ma ! Bilang begitu salah jadi ngambek, udah aku bilang jangan suka ngambek biar cepat besar, " ucap Davin sambil tertawa,
"Udah Sayang Nak jangan di dengerin " ucap Mama Lisa sambil duduk di samping Dira,
"Ma ! " jawab Dira sambil memeluk Mama Lisa,
__ADS_1