
Tidak terasa waktu cepat berganti , waktu malam menjadi pagi seperti biasa keluarga Bima sebelum beraktifitas untuk makan bersama, dan seperti biasa Dira membantu bik Atun untuk mempersiapkan makan pagi di atas meja dan mengambilkan nasi dan ikan untuk Davin, dan dua hari ini Papa dan Mama Davin melihat wajah Dira tidak secerah dari biasanya,
dan sebelum Davin berangkat Dira berpamitan masuk kamar, dan Mama Lisa bertanyak apa yang sedang terjadi pada Dira, Davin hanya tersenyum sambil berkata, " Ya itu udah biasa Ma, Pa ! Gara - gara kemarin Dewa di beri mainan dan Dira bilang kalau aku selingku lagi, ya biarin Ma ! Lama - lama kan dia sadar , memang itu sudah watak dari sananya, yang penting Davin ngak melakukan itu semua, dan terserah dia asal dia tidak keluar dari rumah biar dia sewot sama Davin, memang itu pilihan Papa dan Mama yang terbaik untuk Davin , semoga Davin bisa membimbing dia,
"Maafkan Mama dan Papa ya Vin ! Mama doakan kamu sabar menghadapi istrimu itu, ya itulah istrimu terlalu sayang sama kamu dan takut kehilangan kamu , " jawab Mama Lisa sambil tersenyum,
Davin berangkat bekerja, seperti biasa Davin berpamitan kepada Dira dan tidak lupa mencium kening Dira sambil berkata, " Maafkan aku ya Sayang ! Aku belum bisa membahagiakan kamu, hanya bisanya menyakitin hati kamu, jangan kuwatir aku tidak akan menduakan mu, aku sayang kamu dan Dewa,
__ADS_1
Dira hanya diam saja dan berpura - pura tidak mendengarkan ucapan Davin, dan sesudah Davin ke luar kamar Dira duduk sambil berkata, " Aku takut kehilangan kamu Mas, dan aku ngak bisa hidup tampa kamu,
Dan Dira terkejut saat Dewa masuk kamar sambil berkata, " Ma ayo kita ke rumah Yangti Dewa kangen pingin main ke sana,
Nunggu Papi ya pulang kerja dulu, kita ke rumah Yangti sama Papi, kalau Mami dan Dewa pergi sendiri ngak pamit sama Papi nanti Papi marah, " Jawab Dira sambil duduk di samping Dewa,
Dan tidak sengaja Mama lisa mendengarkan apa yang sedang ucapan Dewa dan Dira, dan langsung saja Mama Lisa mengetuk pintu dan masuk sambil berkata, " Dewa pingin ke rumah Yangti Dewa telpon Papi mintak ijin biar Pak Mamat yang menganyar Dewa dan Mami ke rumah Yangti dan bilang sama Papi biat pulang kantor langsung jempit Dewa di rumah Yangti,
__ADS_1
Dan Mama Lisa bicara sama Dira untuk pergi di antar pak Mamat biar Mama Yang bilang kalau Dewa yang mengajak, dan kamu hubungin Suamimu biar pulangnya langsung jemput kamu,
"Tidak Ma ! Tetap aja Mas Davin nuduh Dira yang ngajak Dewa, nanti aja nunggu mas Davin pulang, " jawab Dira,
"Kamu masih marah sama Suamimu ! Mama lihat Suamimu hanya diam saja, " tanyak Mama lisa sambil melihat ke Dira,
"En __ tidak Ma ! Kami udah baikan kok, emangnya Mas Davin cerita kalau belum baikan ! " jawab Dira dengan nada gugup,
__ADS_1
Langsung saja Dira menangis sambil memeluk Mama Lisa dan berkata, " Ma ! Mas Davin sekarang ngak mau Dira siapkan keperluanya,, itu juga bilangnya dengan nada marah,
"Ya udah biarkan saja ! Malah enak kamu, tinggal tidur aja, Mama jamin Suamimu ngak bisa sendiri, "ucap Mama Lisa sambil mengusap air matanya,