
Noah belum menjawab pertanyaan Alland dan masih menatap Sharp Eye serta melakukan kontak dengannya.
Dia masih mengkhawatirkan kondisinya dan belum tahu bagaimana dengan Cheryl dan menanyakan hal itu pada Sharp Eye.
“Noah masalah di rumah sakit sudah beres. Tubuh mu sudah aman di sana dan Cheryl sudah ada yang mengatasi juga. Sekarang masalahnya dengan Alland.” Sharp Eye menjelaskan kejadian di rumah sakit yang sudah dia lewatkan.
Setelah mengetahui kondisinya di rumah sakit aman, dia pun kembali diam dan berpikir.
“Apa yang harus ku katakan pada Alland ?”batinnya lalu mengangkat kepala dan menatap Alland.
“Irise jelaskan saja pada ku dan ku jamin aku tidak akan melakukan apapun padamu.”balas Alland terus mendesak karena benar-benar mengkhawatirkan kondisi gadis itu.
“Sebelum aku mengatakannya kuharap hanya kau saja yang akan mengetahuinya. Dan jangan sampai ada orang lain yang mengetahui hal ini.”balas Irise menatap Alland dengan serius setelah memberikan persyaratan yang dia ajukan.
“Noah apa kau gila... ? Apa kau mau memberitahu lelaki ini tentang identitas mu ?”ucap Sharp Eye bertanya pada Noah karena dia tidak ingin lelaki itu sampai membocorkan identitas dan misinya pada orang lain.
Namun karena sudah tertangkap basah dan tak mungkin mengelak lagi, maka Noah musik keras pada pendiriannya dan tak mendengarkan Sharp Eye.
“Sudah kau diam dan lihat saja. Aku akan menanggung resikonya jika memang ada hukuman dari sistem.”balas Noah menatap Sharp Eye.
Alland tidak berpikir panjang setelah mendengarkan apa yang barusan diucapkan oleh Noah padanya.
“Baiklah aku tidak akan memberitahukan pada siapapun.”balas Alland menyanggupi persyaratan yang diberikan oleh Noah.
Noah kembali menatap Alland. Ia pun menarik nafas dalam dalam sebelum bercerita.
“Apa kau percaya pada reinkarnasi ? Seseorang mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu dengan misi membantu orang lain.... ?”ucap Noah mulai menjelaskan apa yang terjadi padanya.
Alland menatap sosok di sampingnya yang kini dia lihat bukan sebagai Irise tapi sosok lelaki yang tadi sempat dilihatnya.
“Apa dia adalah pasien yang terbaring di sebuah ruangan di rumah sakit tadi ?”batin Alland setelah melihat sosok yang ada di depannya mirip dengan pasien kejang tadi.
Semuanya terasa tak masuk akal bagi Alland dan tak bisa di nalar. Namun dia terus menjelaskan penjelasan dari Noah dan entah kenapa meskipun dia tidak mengenalnya dia percaya pada apa yang diucapkan oleh Noah.
__ADS_1
“Lalu sampai kapan kau akan berada di tubuh Irise ?”tanya Alland.
“Setelah semua masalah Irise selesai maka aku akan pergi.”jawab Noah.
Alland mengangguk tanda mengerti. Namun dia kini menjadi penasaran pada permasalahan pribadi Noah.
“Lalu siapa gadis tadi... apa hubungannya dengan mu ?”tanya Alland kembali.
Hal yang mengejutkan terjadi. Tubuh Irise tiba-tiba seperti tersengat listrik setelah Noah mengungkapkan jati dirinya pada Alland.
“Aargh.... Alland tolong aku...”sosok Noah menghilang dan berganti sosok Irise yang saat ini merasa kesakitan di sekujur tubuhnya yang terasa seperti panas terbakar.
Melihat Irise yang terus menerus berteriak menahan rasa sakit, Alland pun menepikan mobilnya.
Dia segera melepas sabuk pengaman Irise dan membawa tubuh wanita itu dalam pangkuannya.
“Irise... Irise... apa ini kau ? Apa yang kau rasakan ?”ucap Alland sambil menyentuh pipi Irise.
Tak lama setelahnya Irise menutup mata dan pingsan.
“Irise.... !” ucap Alland terus memanggilnya dan berusaha menyadarkannya, namun gadis itu tetap memejamkan matanya.
Sementara Sharp Eye juga terlihat panik karena tanda-tanda keberadaan Noah di tubuh Irise menghilang.
“Noah... kau di mana ?”ucap Sharp Eye mencoba memanggil namun tak ada respon dan ia pun terbang keluar menembus mobil untuk mencari keberadaan Noah di luar, namun sayang di luar juga dia tetap tidak menemukan keberadaan Noah.
Alland semakin panik saat tubuh Irise terasa mulai panas.
“Aku harus melakukan sesuatu.”gumamnya mencoba untuk tenang.
Alland memindahkan tubuh Irise ke kursi belakang dan dia mengemudikan mobilnya menuju ke rumahnya.
Di depan rumah dia segera menurunkan tubuh Irise dari mobil dan membawanya masuk.
__ADS_1
“Alland apa yang terjadi pada Irise ?”ucap ibunya Alland saat melihat putranya masuk ke rumah dengan terburu-buru sambil membopong Irise.
“Ibu.... tolong bantu aku. Tolong panggilkan dokter Jeff agar segera ke sini.”ucap Alland berhenti sebentar saat bicara dengan ibunya lalu kembali masuk ke dalam.
Ibunya Alland tidak tahu-menahu apa yang terjadi pada Irise segera mengambil ponsel dan menghubungi dokter Jeff dan mintanya untuk segera datang ke rumah.
Alland membaringkan tubuh Irise di sebuah kamar dan dia duduk di sampingnya menunggu nya sadar.
“tok... tok... tok...”
Sepuluh menit kemudian dokter Jeff datang dan mengetuk pintu rumah.
Ibunya Alland segera membawa dokter Jeff masuk ke kamar tempat Irise berada.
Dokter Jeff segera memeriksa keadaan Irise. Lelaki itu baru menjumpai kasus seperti ini.
“Apa yang terjadi pada Irise dokter, apa kau bisa membantunya ?”tanya Alland menghampiri sama dokter setelah dokter itu selesai memeriksa Irise.
“Nona ini mengalami difusi entah apa sebabnya. Berikan ini padanya segera yang akan membantunya.”balas dokter Jeff memberikan beberapa butir obat pada Alland setelah menginjeksi lengan Irise.
Tiga puluh menit kemudian setelah Alland meminumkan obat yang di berikan oleh dokter Jeff tadi, Irise sadar.
“Ooh... aku dimana... ?”ucap Irise membuka mata dan duduk setelah tubuhnya kembali normal dan tenang seperti sebelumnya.
Tanpa menjawab Alland yang sangat mengkhawatirkan keadaannya segera menghampiri Irise dan memeluknya.
“Alland apa yang terjadi ?”balas Irise membalas pelukan Alland.
“Kau sudah aman sekarang... syukurlah...”balas Alland masih memeluk gadis itu.
Irise bingung tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya dan baru kali ini dia mendapatkan pelukan hangat dari seorang lelaki yang benar-benar membuat dirinya merasa tenang.
BERSAMBUNG....
__ADS_1