Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 21 Pertemuan Meeting


__ADS_3

Satu minggu ini perusahaan sibuk dengan berbagai urusan. Setelah tim auditor selesai meng-audit pekerjaan semua stafnya yang ada di sana keesokan harinya ada meeting dengan beberapa klien dari luar perusahaan.


suasana bakteri di kantor sudah terlihat ramai. tampak pada orang asing yang berasal dari perusahaan lain terlihat di beberapa ruas jalan di perusahaan.


“Jam berapa sekarang... para peserta meeting dari perusahaan lain sudah datang...” tanya seorang staf ada temannya saat melihat beberapa orang yang melintasi mereka.


“Masih pukul 07.00 tapi mereka sudah banyak yang di sini.” jawab staf lain yang pacaran bersama telah melirik chat yang ada di tangan kanannya.


Beberapa staf luar lain dari perusahaan datang menghampiri mereka.


“Maaf... kami mau bertanya di mana tempat meeting yang akan diadakan hari ini ?” tanya salah satu seorang lelaki pada staf tadi


“Ruang meeting ada di ujung jalan itu di sebelah kanan hall.” jawab salah satu staf pada lelaki yang menanyainya tadi sambil menunjuk ke lokasi yang dia maksud.


“Baik terima kasih nona...” jawab lelaki tadi lalu dia bersama beberapa teman lainnya berjalan menuju ke arah yang ditunjukkan oleh wanita tadi.


Tiga puluh menit kemudian sebuah mobil silver masuk ke area parkir.


“brak...” pintu mobil terbuka dan manajer Aksa turun dari sana.

__ADS_1


“Aku datang ke kantor kesiangan...” gumam lelaki itu saat melirik jam tangan yang ada di pergelangan tangannya.


Manajer Aksa berjalan cepat dari area parkir lalu menuju ke ruang meeting. Di sana dia melihat sudah banyak para peserta meeting yang berasal dari perusahaan lain yang berdiri di depan gedung.


“Pagi semuanya... maaf membuat kalian lama menunggu. Ada sedikit masalah tadi saat di jalan.” ucap Manager Aksa menyapa para peserta meeting yang ada di sana.


“Pagi manajer Aksa... tak masalah kami menunggu sebentar selain itu memang jadwal meeting nya belum dimulai.” balas salah satu peserta meeting menyapa balik lelaki itu.


Tanpa menunggu lebih lama lagi manajer Aksa mengeluarkan kunci dari saku dan segera membukanya.


“Baiklah... silakan semuanya ayo ikuti aku.” balas Manajer Aksa sambil tersenyum memimpin mereka berjalan masuk ke ruang meeting.


Manajer Aksa mempersilahkan mereka semua duduk dan menunggu sebentar sampai semua peserta meeting sudah datang.


Lelaki itu mengeluarkan ponsel dari saku bajunya dan menelepon.


“Tolong minta semua staf yang ikut meeting untuk segera masuk ke ruang meeting dalam lima menit.” ucap Manajer Aksa ditelepon pada bawahannya.


Tak lama kemudian para staf di sana yang mengikuti meeting berdatangan beramai-ramai dan masuk ke ruang meeting.

__ADS_1


Tampak Vivian berjalan dengan pelan di saat yang lainnya terburu-buru, termasuk Dion.


Dalam sekejap ruang meeting tampak penuh dan semua kursi sudah ditempati oleh para peserta meeting saat ini dan mulai terdengar suara ramai di sana.


“Terima kasih untuk para semua peserta meeting yang menghadiri acara meeting kali ini. Diharapkan untuk semuanya tenang dulu sampai meeting akan dimulai.” ucap manajer Aksa mengambil alih meeting.


Di sebuah kursi Dion melihat satu persatu peserta meeting yang berasal dari perusahaan lain.


“Ternyata banyak dari perusahaan lain yang datang ke sini. Dan sepertinya aku mendapatkan kesempatan bagus kali ini. Aku harus memanfaatkan waktu kali ini sebaik mungkin untuk mencapai tujuanku.” batin Dion sambil tersenyum kecil dan menatap satu persatu para peserta meeting dari perusahaan lain.


Sementara Vivian dari kejauhan hanya menatap saja Dion yang tampak sedang memikirkan sebuah rencana.


Sharp Eye yang mengikuti Vivian masuk ke ruang meeting, terbang di sekitarnya.


“Noah... kau lihat tatapan dari Dion yang mencurigakan... ?” tanya elang itu padanya.


“Ya... aku tahu dia pasti merencanakan sesuatu. Kita lihat saja nanti apa yang mau dia lakukan di sini.” jawabnya sambil tersenyum lalu mengalihkan pandangannya pada yang lain.


Dua puluh menit kemudian manajer Aksa kembali mengambil alih ruang meeting. Kali ini dia memulai meeting dan membahas semua rencana kerjasamanya dengan perusahaan lain.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2