Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 170 Hukuman Untuk Freya


__ADS_3

Kevin segera menghampiri Darwin setelah masuk rumah. Dia menatap Freya dengan tajam.


“Freya... jadi ini yang kau lakukan di belakangku ? Pantas saja kamu sering keluar setiap hari ternyata Ini hasilnya ? Kau bermain dengan seorang lelaki di belakangku ?!”ucap Kevin luapkan semua kekesalan dan kemarahannya pada istrinya.


“Hmmh.... apa urusannya denganmu, Aku mau keluar ke mana, mau pergi sama siapa semua terserah padaku ! Apa kau sudah lupa terakhir kali apa yang kau lakukan padaku ? Masih bagus aku tidak melaporkan pada ayahmu dan juga ayahku !”balas Freya.


Kevin tak berani menjawab perkataan Freya karena dia memang salah sebelumnya.


“Hey kau lelaki brengsek ! Berani beraninya kau menggoda istri orang ! Kau mau cari mati ya ?!”ucap Kevin ganti melampiaskan amarah dan kekesalannya pada Darwin. Ia menarik kerah baju lelaki itu dan memberinya hadiah pukulan pada pipi kanan dan pipi kirinya.


Tak puas dengan dua pukulan dia pun kembali memberondong dari dengan pukulan di bagian tubuh lainnya.


“bugh... Bugh... !”Kevin memukul dada dan perut Darwin hingga babak belur. Sementara Darwin hanya diam dan tak bisa membalas Kevin.


Freya tak tahan melihat adegan itu dan kembali menghampiri Kevin.


“Kevin... sudah lepaskan dia ! Dia itu hanya seorang lelaki yang pernah ku tabrak. Jika kau tak melepaskannya jangan salahkan aku untuk memilih kita berpisah saja !”ucap Freya tenang, lugas dan jelas.


Entah kenapa Kevin pun mengira itu ancaman dan membuatnya takut.


“bugh... !”pergi kau dari sini sekarang juga sebelum aku berubah pikiran !”ucap Kevin menurunkan Darwin.


Darwin menatap Kevin kemudian beralih menatap Freya. Dia pun segera berdiri dan berjalan keluar dari rumah Freya.


Kevin tak mengatakan apapun. Dia menatap Freya dengan marah. Tanpa banyak bicara dia pun mengangkat tubuh Freya.


“Kevin apa yang kau lakukan padaku ? Turunkan aku !”ucap Freya yang berada di bahu lelaki itu dan memukul-mukul punggungnya, namun Kevin tetap diam dan hanya menatapnya tajam.

__ADS_1


Kevin berjalan menuju ke kamarnya.


“klik.... !”Dia segera menutup pintu setelah masuk ke kamar.


“bam... !”Kevin melempar tubuh Freya dengan kasar ke tempat tidur.


Freya duduk menatap Kevin yang mulai membuka baju dan melepas celananya.


“Kev-Kevin... apa yang mau kau lakukan padaku ?”ucap Freya gemetar saat lelaki itu duduk di sampingnya dan mulai menyentuhnya.


“krak.... !”Kevin membuka paksa baju Freya dan membuat sebagiannya robek hingga tak ada satu helai kain pun yang menutupi tubuh Freya.


“Kau ini istri ku ! Jika kau berani bercerai dariku aku akan memberimu hukuman !”ucap Kevin berada di atas tubuh Freya dan mengunci gadis itu sehingga dia tak bisa bergerak atau lepas darinya.


“Kevin.... tidak... jangan lakukan ini !”teriak Freya berontak. Namun Kevin membungkam mulut gadis itu dengan bibirnya.


Dengan rasa amarah dan rasa posesif dia pun menghukum Freya yang menurutnya pantas di beri pelajaran agar tunduk padanya.


Kevin bergerak cepat hingga membuat Freya lemas dan tak bisa berteriak lagi. Kini rasa kesal, amarah dan benci pada diri Freya seketika hilang berganti dengan rasa kenikmatan yang luar biasa yang tak pernah ia rasakan sebelumnya dan baru pertama kali ia rasakan dengan Kevin.


Kevin berhenti untuk beristirahat sejenak dan berbaring di samping Freya, namun gadis itu tak rela berhenti begitu saja sebelum berakhir.


“Kau belum menyelesaikan ini !”ucap Freya bangun lalu berpindah naik ke tubuh Kevin.


Gadis itu mengambil alih permainan dan membuat Kevin bekerja keras untuknya.


Beberapa saat kemudian mereka berdua berbaring di tempat tidur.

__ADS_1


“Ini belum berakhir waktu mu istirahat sudah cukup.”ucap Freya bangun dan menarik tubuh Kevin ke atas tubuhnya.


“Aaah....”teriak Freya yang merasa melayang di udara dan hanya bisa memegang erat pinggang Kevin.


Enam puluh menit kemudian. Mereka berdua benar-benar tampak lemas dan akhirnya tertidur pulas.


Malam hari kemudian, Kevin kembali masuk ke kamar Freya dan mengunci nya. Dia menghampiri gadis itu yang sedang berbaring di tempat tidur.


“Pelajaran untuk mu belum berakhir !”ucap Kevin membuka tali piyama Freya lalu membuka tali piyama nya sendiri.


Hingga hampir pagi menjelang terdengar suara jeritan Freya di kamar. Gadis itu baru tidur setelah Kevin selesai menghukumnya tujuh ronde.


Kevin bangun dan melihat istrinya yang masih tertidur. Ia pun duduk di sampingnya.


“Ternyata rasanya seperti ini. Bersiaplah, nanti malam aku akan menghukum lagi.”ucap Kevin tersenyum lebar menatap Freya dan mencium keningnya.


“bam... !”Kevin membanting pintu dan segera menuju ke kamar mandi bersiap untuk bekerja.


Freya membuka mata kemudian duduk menatap arah pintu.


“Dasar lelaki gila ! Pinggang ku rasanya pegal sekali seperti mau patah rasanya !”gumam Freya berdiri dan segera memakai bajunya.


Beberapa hari setelahnya Kevin selalu menghukum Freya kapan pun dia mau saat berada di rumah bersamanya. Dan tentu saja Freya sama sekali tak menolak dan menantangnya.


“Sylvia sepertinya kau lupa dengan misi mu !”ucap Fasty yang tiba-tiba muncul.


“Diam kau Fasty.... ! Ini semua demi kebaikan Freya. Aku tahu gadis itu masih ingin bersama dengan lelaki. Lalu apa salahnya jika aku membantunya ?”jawab Sylvia menatap kelinci itu.

__ADS_1


Dia pun segera keluar dari tubuh Freya saat Kevin mulai menghukum pemilik tubuh yang ia tempati, karena dia tak mau melanggar hukum yang ditentukan oleh sistem.


BERSAMBUNG....


__ADS_2