
Pagi hari Noah bangun lebih dulu. Dia melihat Luna masih tertidur. Wanita itu baru bisa memejamkan matanya dua jam sebelum Noah bangun.
“Ooh... tante Luna belum bangun rupanya.”gumam Noah berdiri di samping wanita itu dan menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala.
“Apa bagusnya wanita ini, kenapa mau-maunya Tomy menikahi dia. Ya meskipun bodinya bisa dibilang oke tapi lainnya nol.”ucap Noah dalam hati memaki selera Tomy.
Noah masih belum keluar dari kamar dan tetap berdiri di sana.
“Ya... satu minggu tidak boleh apa yang dia lakukan di luar sana ? Aku ingin melihat apa saja aktivitasnya.”gumam Noah mencari sesuatu yang bisa ia teliti atau selidiki.
“Apa saja isi tas wanita ini ?”gumam Noah saat melihat sebuah tas hitam yang ada di meja dan mengundang perhatiannya.
Noah mengambil tas milik Luna dan mengeluarkan isinya.
“tuuk... !”berbagai barang ada di sana. Ada dompet, ponsel, alat make up, flash disk dan lain sebagainya.
“Ouh... menarik sekali. Bagaimana jika aku lihat ponselnya dulu.”gumam Noah mengambil ponsel milik Luna dan membuka kuncinya.
Ia pun kemudian beralih menatap Fasty yang ada di dekatnya.
“Fasty... bacakan semua isi pesan ini untukku.”ucap Noah sambil menyerahkan ponsel Luna pada kelinci wizard itu.
“Butuh waktu berapa lama untuk membaca semua pesan yang ada di sini ? Apa dia tidak akan bangun nanti ?”jawab Fasty setelah melihat ada ratusan pesan di ponsel yang dipegangnya.
“Ohh... Fasty... tentu saja bukan kau yang membacanya secara langsung tapi gunakan item yang sesuai.”balas Noah memberi penjelasan.
__ADS_1
Fasty langsung membuka shop pada sistem dan mencari item yang sesuai.
“Ini dia ada item sesuai, fox reader. Item yang bisa membaca pesan elektronik apa pun dan menyimpannya dalam satu data. Harganya seribu poin.”ucap Fasty menjelaskan.
“Ya aku mau item itu sekarang.”balas Noah.
“Emm... Noah Sepertinya kau tidak bisa membeli item itu karena poin Sylvia hanya tinggal dua ribu poin saja.”jawab Fasty membuat Noah terkejut bagaimana bisa itu bisa terjadi seharusnya di misi level S poinnya sudah lumayan.
Fasty Kemudian menceritakan pada Noah jika Sylvia sebelumnya memberi banyak item tanpa memikirkan berapa banyak poin yang dibutuhkan untuk kembali hidup dan hanya terfokus pada menuntaskan misi saja.
“Dasar gadis itu boros sekali hingga mengalami krisis poin seperti ini. Lalu bagaimana aku bisa membeli item nya ? Apa aku bisa menggunakan poin ku untuk membeli item ini ?”ucap Noah berikan solusi untuk permasalahannya.
“Sayang sekali kau tak bisa melakukan hal itu. Itu di luar kendali sistem.”jawab Fasty menolak permintaan Noah.
“Lalu bagaimana aku bisa membaca semua data pesan ini ?”tanya Noah kembali.
Fasty lalu mencari daftar item yang sudah dibeli oleh Sylvia untuk melakukan tugas yang diminta oleh Noah.
“Ini tiga item ini bisa digunakan secara berurutan untuk mengolah pesan dari ponsel.”ucap Fasty menunjukkan tiga item pada Noah.
Noah hanya menarik nafas panjang setelah meminta kelinci itu segera mengumpulkan data yang dia cari. Dia tampak sedikit kesal karena menurutnya wizard ini kinerjanya lebih lambat jika dibandingkan dengan Sharp Eye.
Sambil menunggu Fasty selesai mengekstrak data pesan, Noah pun bergerak cepat dan menggeledah barang lainnya sebelum wanita itu bangun dari tidurnya.
“Apa isi dompet ini ?”batin Noah penasaran dan segera membuka dompet Luna dan melihat isinya. Tak ada uang cash dan banyak kartu kredit di sana. Selain itu dia melihat sebuah foto tersembunyi di balik tumpukan foto lainnya.
__ADS_1
“Ini...kan foto Nathan... ?”gumam Noah melihat foto Luna bersama seorang lelaki di waktu mereka berdua duduk di bangku kuliah.
Noah lalu memasukkan kembali foto itu ke tempatnya dan dia beralih melihat flash disk yang ada di meja dan mengambilnya.
“Fasty coba kau lihat apa isi dari flash disk ini ?”ucap Noah menyerahkan flash disc yang diambil pada sang kelinci.
“Noah... aku belum selesai mengekstrak data pesan dari ponsel ini. Nanti setelah ini selesai baru aku akan melihat isi flashdisk itu.”jawab Fasty yang masih memproses data pesan dari ponsel Luna.
“Ooh... kepalaku pusing...”ucap Luna mengigau dalam tidurnya.
Noah dan Fasty seketika terlihat panik. Noah segera memasukkan kembali semua barang yang sudah ia keluarkan ke dalam tas hitam, sementara Fasty mempercepat proses pengekstrakan data.
Tepat di saat Luna bangun, mereka beruang sudah keluar dari kamar. Noah terpaksa mengambil flash disk dan akan mengembalikan nanti.
Luna berdiri dan melihat ke sekitar yang kosong.
“Kemana Tomy... dia ada saat aku bangun.”gumam Luna saat menatap tempat tidur.
Ia pun kemudian berjalan menuju ke meja dan mengambil tas hitamnya.
“Oh ponselku masih ada di sini. Untung saja Tomy tidak membuka ponselku.”gumam Luna merasa lega dan mengembalikan lagi ponsel dalam tas. Ia pun kemudian keluar kamar dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sementara Noah dan Fasty berada di ruangan lain dan saat ini kelinci itu sedang melihat Apa isi flash disk tadi sedangkan Noah mulai membaca semua pesan ponsel Luna.
Di lain tempat terlihat Sylvia duduk di sebuah ruangan bersama Sharp Eye.
__ADS_1
“Wow... poin Noah banyak sekali dan banyak item yang belum dibeli.”gumam Sylvia tersenyum lebar saat melihat jumlah perolehan poin Noah yang sudah didapatkan.
BERSAMBUNG....