Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 70 Menagkap Basah Andre


__ADS_3

Beberapa hari berikutnya Andre kembali tidak pulang ke rumah selama dua malam. Sementara itu Rianty tetap seperti biasanya menunggu di kamar hingga ketiduran.


Hingga pagi hari dia bangun dan ternyata Andre masih belum ada di kamar.


“Andre belum pulang juga ternyata...”gumamnya saat melihat ke sekitar dan hanya ada dirinya di kamar.


Renata keluar dari kamar dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sekaligus mendinginkan pikirannya yang kacau karena Andre belum pulang.


Beberapa menit kemudian gadis itu kembali ke kamar. Dia mulai merasa jenuh di rumah. Selain itu jika dia terus berada di rumah sepanjang hari maka ibunya Andre akan memberinya berbagai macam pekerjaan rumah untuk dia lakukan.


“Huft... sebaiknya aku keluar untuk merefresh pikiran ku...”gumam gadis itu yang memerlukan udara segar untuk sesaat dari da terus berada di rumah Andre dan terkungkung.


Rianty keluar dari rumah dengan mengendap-endap saat ibunya Andre sedang sibuk di dapur. Dia menunggu taksi di jalan raya.


“Taksi... !”panggil Rianty saat melihat sebuah taksi melintas di depannya.


Rianty langsung masuk ke taksi begitu nanti itu berhenti. Dia meminta sopir mengantarnya menuju ke sebuah taman yang ada di pusat kota.


Tak lama kemudian dia pun tiba di sana. Rianty membayar taksi menggunakan uang yang dia temukan dari saku baju Andre.


Rianty turun dari taksi dan berjalan masuk ke taman. Dia duduk di sebuah kursi dan menikmati pemandangan hijau yang ada di sana.


Sementara itu di lain tempat tampak Noah bersama Sharp Eye sedang berada di sebuah cafe yang berlokasi tepat di sebelah rumah kontrakan Martha. Mereka berdua melihat tayangan di laptop menghadap ke jalan raya.


“Dasar Andre memang lelaki bajingan sampai ke dasar neraka ! Ternyata dia punya wanita lain lagi selain Rianty...”ucap Noah saat melihat lelaki itu bercakap-cakap mesra dengan kekasihnya di ruang tengah sambil menonton televisi.


“Bagaimana jadinya jika Rianty tahu dan melihat sendiri apa yang dilakukan Andre saat ini...”celetuk Noah sambil tersenyum lebar.


“Sudah lama kita tidak melihat pertunjukan seru...”jawab Sharp Eye.

__ADS_1


Satu jam berikutnya Rianty yang merasa haus keluar dari taman tempatnya berada saat ini. Dia berjalan dan menemukan sebuah Cafe yang berlokasi tak jauh dari taman.


“tap... tap... tap...”Rianty masuk ke cafe dan dia berhenti saat melihat sosok wanita yang dikenalnya.


“Renata... kau ada di sini...”ucap Rianty berdiri tepat di depan Renata.


“Hai...” balas Noah tersenyum lebar pada gadis itu. Dia merasa dewi fortuna sedang menghampirinya.


“Sepertinya aku harus memanfaatkan kesempatan yang bagus ini...”batin Noah saat melihat tayangan di laptop yang menampilkan adegan mesra Andre dan Martha.


“Kau sendirian... tidak bersama Andre... ?”tanyanya.


Rianty tampak gelagapan saat Renata menanyakan hal itu padanya.


“Ya... Andre sedang repot dan banyak urusan...”balasnya sambil tersenyum kecil.


“Mungkin tak ada salahnya jika aku duduk sebentar dengan wanita ini sambil memesan minuman. setelah selesai aku akan langsung pulang.”batin Rianty.


Rianty kemudian duduk di samping Renata salah memesan minuman untuk dirinya.


“Apa Andre belakangan ini tidak pulang ke rumah selama tiga hari ?”tanya Noah melihat Rianty yang sedang meminum jus mangga.


Rianty hanya diam dan pura-pura tak mendengar dan asyik meminum jusnya.


“Dulu aku juga begitu.... dia sering tidak pulang ke rumah selama tiga hari dengan alibi sibuk dan lembur. Tapi apa... ternyata tiga hari itu dia tidur di rumahmu.”ucap Noah sambil tersenyum kecil dengan santai.


“Kenapa yang dikatakannya benar sekali...”batin Rianty sampai tersedak saat meminum jus.


Noah semakin tertawa lebar melihat reaksi Rianty. Tanpa banyak bicara lagi dia pun menggeser laptopnya ke samping dan menunjukkannya pada Rianty.

__ADS_1


Rianty sebenarnya malas melihat tayangan tidak jelas pada laptop Renata, namun dia akhirnya iseng melihatnya juga.


“Ini kan...”ucapnya terkejut melihat tayangan yang menampilkan Andre sedang berduaan bersama seorang wanita manis dan seksi di sebuah kamar, bermesraan.


Rianty tampak syok dan mukanya merah padam menahan amarah saat melihat adegan Andre dan seorang gadis yang berciuman.


“brak.... !”Rianty mengobrak meja karena tak bisa menahan amarahnya lagi.


“Dimana dia saat ini ? Jika saja aku menemukannya sekarang aku akan membuatnya babak belur...!”ucap Rianty berdiri dari tempat duduknya.


“Dia ada di sana... coba saja kau periksa ke tempat itu.”jawab Noah sambil menunjuk ke rumah yang berada di sebelah Cafe.


Rianty pun angkat kaki dari kafe dan menuju ke rumah sebelah. Dia berjalan dengan cepat dan masuk ke rumah itu tanpa permisi.


“Andre... dimana kau... !”ucapnya membuka satu per satu ruangan yang ada di rumah itu.


Setelah membuka empat ruangan dan semuanya kosong, Rianty membuka ruangan terakhir.


“brak... !”


Muka Rianty menjadi merah padam saat melihat Andre berada di atas tubuh seorang gadis dan memeluknya dengan erat.


“Rianty... ??”Andre seketika terkejut saat melihat Rianty masuk ke kamar. Dia pun segera duduk sambil membetulkan bajunya yang berantakan.


“Jadi kau bilang lembur selama tiga hari pada ku itu ternyata kau lembur dengan seorang gadis di sini... ?!”bentak Rianty menghampiri mereka berdua.


Andre hanya diam saja karena sudah tak bisa berkelit lagi untuk mencari alasan yang tepat.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2