
Sharp Eye terlihat masih memindai area sekitarnya dengan menggunakan alat sensor pemindai.
“Ding... ding....” alat pemindai masih terus memindai dan mencari keberadaan lokasi wizard yang tersembunyi.
“bzztz... !”tiba-tiba alat sensor pemindai mendeteksi keberadaan sesuatu.
“Aku menemukannya.”gumam Sharp Eye sambil tersenyum kecil saat melihat seekor kelinci yang terdeteksi oleh alatnya.
Sharp Eye kemudian membawa alat sensor pemindainya dan terus terbang untuk mencari titik pasti yang ditunjukkan oleh alatnya.
Dia terus terbang dan berhenti di suatu area yang terletak di antara semak belukar.
“Harusnya dia ada di sini tapi kenapa tak ada apapun di sini ?”gumam Sharp Eye Lihat lokasi sekitar yang kosong ada apapun.
“Hmmh... apa aku harus memakai item lain ?”gumamnya. Ia pun kembali membuka sistem dan menggunakan sebuah item "mata jinx" untuk melihat item tak kasat mata.
Sharp Eye melihat area sekitar berubah menjadi hijau setelah dia mengenakan item "mata jinx" dan kembali menyisir lokasi.
“Disana rupanya kau !”ucap Sharp Eye selama menemukan lokasi wizard milik Sylvia yang tertutup oleh selubung plasma waktu.
“Dash.... !”Sharp Eye memecah plasma waktu dan seketika terjadi goncangan kecil saat plasma itu retak.
Dari dalam reruntuhan plasma yang pecah keluar seekor kelinci berwarna perak dengan mata hijau melompat ke arahnya.
“Oh kau yang menyelamatkan aku, terima kasih.”ucap kelinci itu pada Sharp Eye.
“Suatu kebetulan sekali bisa bertemu denganmu di sini.”ucap kelinci betina itu.
__ADS_1
“Ya semua ini karena sistem error. Aku tidak tahu kapan sistem akan kembali pulih.”balas Sharp Eye.
Mereka berdua kemudian kembali ke sisi Noah dan juga Sylvia.
“Fasty... akhirnya kau kembali juga !”teriak Sylvia dari kejauhan saat melihat misalnya datang bersama Sharp Eye.
Noah bisa melihat kehadiran sesosok kelinci perak mengenakan armor batu saphir merah di bagian dadanya.
“Dia....”ucap Noah sambil menunjuk kelinci yang bergerak cepat menuju ke arah Sylvia.
Sharp Eye berarti di dekat Noah dan ikut menatap wizard tadi.
“Ya dia adalah Fasty, Wizard sama seperti ku.”jawab Sharp Eye menjelaskan.
Mereka berempat kemudian duduk di bawah pohon sambil menunggu sistem kembali berfungsi normal seperti sedia kala.
Untuk membunuh waktu yang membosankan mereka pun bercakap-cakap ringan.
“Menurut ku semua wanita sama saja, mereka semua merepotkan. Apalagi gadis ini. Mungkin dia lebih merepotkan daripada gadis lainnya jika dia sama seperti diriku.”batin Noah agar tidak terpesona oleh kecantikan Sylvia.
“Sylvia aku ingin tahu kisah mu dan misi mu. Maukah kau menceritakannya padaku ?”ucap Noah yang sudah penasaran tentang profil gadis itu.
Sylvia mengangguk dan tersenyum kecil. Dan ia pun mulai bercerita.
Di kisahkan Sylvia adalah seorang gadis yang merupakan juara satu dalam kontes kecantikan. Selain itu dia memang merupakan bunga kota.
Di usianya yang baru menginjak 22 tahun ia banyak diperebutkan oleh lelaki dari berbagai kalangan usia. Dan karena hal itu menjadikan dirinya sombong dan berbuat semena-mena pada semua lelaki yang ingin mendekatinya ataupun menjalin hubungan cinta dengannya.
__ADS_1
Baginya tak ada satupun hubungan yang serius dengan lelaki manapun dan dia hanya bermain-main saja dengan mereka.
Suatu ketika Sylvia menjalin kasih dengan seorang lelaki yang bernama Aroon dan seperti biasa gadis itu hanya mempermainkannya saja dan sama sekali itu ada hati untuknya.
Berbeda dengan Aroon yang menganggap hubungan mereka serius. Mengetahui Sylvia dekat dengan banyak lelaki selain dirinya, membuat dirinya marah dan gelap mata.
Merasa gadis itu mengkhianati dirinya, Aroon yang mempunyai hobi bermain senjata laras panjang dan sejenisnya menembakkan AK-470 ke kepala Sylvia dan membuatnya koma hingga saat ini meskipun peluru sudah berhasil dikeluarkan dari kepalanya.
“Dalam keadaan koma, aku tiba-tiba bertemu dengan Fasty yang menjelaskan misi yang harus ku jalankan yaitu membantu para lelaki korban gadis playgirl menghancurkan gadis-gadis playgirl di dunia lain.”ucap Sylvia mengakhiri ceritanya.
Noah mengangguk mendengarkan cerita Sylvia.
“Pantas saja jika kau menarik perhatian ku. Ternyata kau memang super menarik di duniamu.”batin Noah yang tetap tak bisa mengalihkan pandangan dari Sylvia.
“Ehem... jadi saat ini misi apa yang kau jalankan ?”tanya Noah sambil mengalihkan pandangan dan menatap pepohonan di depannya.
Sylvia menarik nafas pendek dan mengingat misi yang sedang dijalankannya saat ini dan belum dia selesaikan.
“Aku sedang menjalankan misi level S saat ini. Bagaimana dengan mu ?”jawab Sylvia balas bertanya pada Noah yang menurut nya merupakan lelaki dingin dan sama sekali bereaksi seperti kebanyakan lelaki lainnya saat melihat dirinya.
“Aku sedang menjalankan misi level SSS saat ini dan baru permulaan, bahkan aku belum bergerak.”jawab Noah menjelaskan misi yang sedang diembannya saat ini.
Sylvia terdiam dan memandang lelaki yang duduk di sebelahnya.
“Jika dia sedang menjalankan misi level itu, artinya itu sebentar lagi dia akan selesai menjalankan misi.”batin Sylvia masih menatap Noah.
Sylvia dengan matanya yang tajam mengamati Noah.
__ADS_1
“Hmm... jika lelaki ini seperti diriku itu artinya dia seorang playboy sama seperti aku.”batin Sylvia sangat menyayangkan hal itu dan sedikit mengagumi Noah.
BERSAMBUNG....