
Tomy melihat lagi kemeja putihnya. Ia pun tersenyum lebar melihat jejak bibir merah di sana.
“Bagaimana reaksi Luna nanti setelah melihatnya ?”gumamnya sambil tersenyum kecil dan membayangkan Luna marah hebat.
Mobil berhenti di depan rumah. seorang pelayan segera datang membuka pagar setelah mendengar suara mobil berhenti.
“Terima kasih...”ucap Tomy pada pelayan di sana. Ia pun sudah masuk dan memarkirkan mobilnya.
Sebelum masuk rumah Tomy berhenti beberapa detik. Ia mengeluarkan sebotol parfum yang dibeli secara bebas supermarket.
“Soosh... soosh...soosh...”Tomy menyemprotkan parfum beraroma manis orang gadis di seluruh tubuhnya.
“Selesai sudah.”gumamnya memasukkan kembali botol parfum yang tinggal separuh isinya ke dalam tas.
“tap... tap... tap...”suara langkah kaki Tomy memasuki rumah.
Luna masih belum tidur dan duduk di depan TV.
“Tomy... ?!”ucapnya saat melihat suaminya pulang.
“Huff... bau harum dari mana ini ?”batin Luna mencium aroma parfum yang terlalu kuat. Dia pun berdiri dan menatap Tomy.
“Apa benar aromanya berasal dari Tommy ?”batin Luna mencium sumber baunya berasal dari suaminya.
“Sudah pulang jam segini ?”ucap Luna berdiri di samping Tomy dan memegang bahunya. Ia pun merapatkan tubuhnya untuk mencium aroma tubuh lelaki itu.
“Sayang... parfum mu ganti ? Kenapa aromanya feminin begini ?”ucap Luna yang hafal semua jenis parfum yang biasa dipakai oleh lelaki itu.
Tomy terlihat tenang dan sama sekali khawatir.
“Itu parfum ibu aku memakainya sedikit tadi.”jawab Tomy menjelaskan.
Luna diam dan merasa ada yang aneh dengan sikap suaminya akhir-akhir ini.
“Kenapa dia memakai parfum ibu ? Apa mungkin selera orang tua aromanya seperti anak muda begini ?”batin Luna merasa ada yang janggal.
__ADS_1
Dia pun sempat berpikiran anda jika suaminya itu berselingkuh dengan wanita lain.
“Hmmh... mana mungkin Tomy berani selingkuh dengan wanita lain ? Selama ini dia seperti bersujud di kakiku dan mengikuti semua permintaanku.”batin Luna menyangkal pemikiran negatif tentang suaminya.
Tomy membuka lebar bahunya untuk memperlihatkan cap merah di kemeja putihnya.
“Apa itu warna merah di kemeja putihnya ?”batin Luna saat melihat noda warna merah di baju putih Tomy.
Karena penasaran dia pun menarik blazer Tomy dan terlihat jelas ada bekas ciuman di sana.
“Tomy... ini bekas ciuman siapa ?”ucap Luna menyelidik sambil menunjuk cap merah itu.
Tomy menarik tubuhnya mundur dan menutup kembali bahunya.
“Sayang kau jangan salah paham dulu ini adalah bekas bibir ibu.”jawab Tomy singkat.
“Bekas bibir ibu ? Bagaimana bisa ada di bajumu ?”balas Luna merasa penjelasannya tak masuk akal.
Tomy kemudian menjelaskan Jika dia sebelumnya mengantar ibu ke acara arisan bersama teman-temannya. Saat berjalan dan membawa sebuah makanan, ibu tersandung dan Tomy menangkap ibunya yang hampir jatuh.
Tak ingin berlama-lama di sana Tomy kembali beralasan.
“Sayang....aku lelah pinggang ku sedikit pegal aku mau rebahan dulu.”ucap Tomy berpura-pura sakit pinggang agar bisa segera pergi dari sana.
Tomy berjalan masuk ke kamar dan meninggalkan Luna seorang diri di sana.
Luna masih diam terpaku menatap punggung Tommy.
“Apa yang sebenarnya dilakukan oleh Tomy ? Apa benar dia hanya mengantar Ibu saja ?”batin Luna kembali mengingat penjelasan dari suaminya.
“Tidak mungkin dia berselingkuh. Gadis mana yang mau sama dia Selain aku ?”batin Luna kembali menepis pikiran negatif perselingkuhan suaminya.
Dia pun memutuskan untuk masuk kamar dan mencari tahu sendiri nanti saat lelaki itu sudah tertidur lelap.
Luna tidur di samping Tomy dan memeluknya dari belakang. setelah beberapa saat lelaki itu tertidur, Luna bangun. Dia pun berjalan dengan pelan dan mencari ponsel Tomy.
__ADS_1
“klik...”Luna tahu kode sandi Tomy dan dengan mudah bisa membukanya.
Ia melihat semua isi pesan, galeri foto dan lainnya namun Iya tidak menemukan apapun di sana.
“Tidak ada apapun yang mencurigakan di sini. Mungkin hanya perasaanku saja.”batin Luna mengembalikan lagi ponsel Tommy dengan hati-hati agar tidak membangunkan lelaki itu.
Tomy yang pura-pura tertidur dan melihat aksi istrinya segera memejamkan mata kembali sesaat wanita itu kembali tidur di sampingnya.
“Kenapa kau tidak pasang penyadap atau pelacak saja padaku ?”batin Tomy tersenyum kecil dalam hati.
Satu jam kemudian setelah Luna tidur, ia bangun dan ganti mengambil ponsel Luna.
Tomy sedikit membuka baju Luna dan melepas kemejanya hingga terlihat dirinya bertelanjang dada kemudian berbaring di samping Luna dan berpose mesra.
“klik... !”Tomy mengambil foto mereka setelah itu dia mencari nomor kontak Nathan dan mengirim foto barusan padanya.
Tomy segera menghapus pesan terkirim juga report pengiriman pesan dan kembali tidur.
Di lain tempat terlihat Nathan sedang berada di kamar bersama istrinya.
“Ding.... !” mendengar suara pesan masuk di ponselnya dan segera melihatnya.
Nathan sekolah terbakar melihat foto mesra di ranjang Luna bersama suaminya.
“Apa maksudmu mengirim ini ? Tunggu saja Aku akan mengirimkan foto yang lebih hot daripada fotomu.”batin Nathan kesal.
Ia pun segera menghampiri istrinya dan mencumbunya.
“Sayang kau hari ini kenapa ?”ucap sang istri merasa Nathan lebih beringas daripada biasanya di ranjang.
Lelaki itu kemudian merekam apa yang dia lakukan bersama istrinya.
Setelah selesai melakukan ritual suami istri, Nathan kembali mengambil ponselnya. Ia pun mengirim video barusan pada Luna.
Nathan kembali tidur dan memeluk istrinya yang sudah tidur lebih dulu sambil memejamkan mata dan menahan amarahnya pada Luna.
__ADS_1
BERSAMBUNG....