Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 169 Cemburu


__ADS_3

Beberapa hari kemudian setelah kondisi Noah benar-benar dinyatakan pulih akhirnya dia pun diperbolehkan untuk pulang.


Noah bersama dengan ayahnya berada dalam satu mobil dan dalam perjalanan menuju ke rumah.


“Aku tak menyangka sama sekali Ternyata kau bisa boleh seperti sedia kala setelah satu tahun lamanya kau berada di rumah sakit.”ucap ayah Noah dengan senyum lebar mengembang di bibirnya kemudian membuka pintu mobil dan turun dari sana.


Noah hanya mengangguk tersenyum menatap ayahnya. Dia mengikuti lelaki tua itu berjalan masuk ke rumah.


“Bos... akhirnya bos kembali juga.”ucap para anak buah Noah menyapanya setelah sekian lama mereka tak bertemu.


“Ya...”jawab Noah singkat seperti biasanya namun lelaki itu membalas senyum mereka.


Noah duduk di kursi di depan ayahnya. Dia diam dan merenungi semua kesalahan yang telah diperbuatnya selama ini. Setelah menjalani beberapa misi dia pun jadi sadar pada semua kesalahan yang telah diperbuatnya.


“Ayah.... aku minta maaf padamu atas semua kesalahanku padamu selama ini.”ucap Noah terdiri dari tempat duduknya lalu mencium kaki ayahnya.


Lelaki tua itu merasa tersentuh dengan ucapan permintaan maaf barusan diucapkan oleh Noah. Karena sebelumnya anak itu sama sekali tak pernah memohon maaf padanya.


“Bangunlah nak, ayah sudah memaafkan semua kesalahanmu. Kau kembali hidup saja ayah sudah senang.”jawab lagi itu sambil mengelus kepala Noah dengan lembut seperti saat dia mengelusnya saat anaknya itu berusia 5 tahun.


Beberapa hari berlalu dan Noah tiba-tiba teringat pada semua mantan kekasihnya yang pernah dilukainya. Dia mengunjungi mereka satu per satu berniat untuk meminta maaf pada mereka. Namun ternyata mereka semua sudah memiliki kehidupan baru dan menjalani kehidupan mereka dengan pasangan hidup mereka masing-masing.


“Ku rasa semuanya seperti yang diharapkan.”ucap Noah berjalan kembali masuk ke mobil dan kembali ke rumahnya.


Dalam hatinya lelaki itu masih jaringan waktu bersama Sharp menjalankan misinya. Dia juga teringat pada Sylvia.


“Gadis badung itu... apa dia sudah menyelesaikan misinya ?”gumam Noah sambil memikirkan Sylvia.


Di lain tempat terlihat Sylvia yang masih berusaha keras menyelesaikan misinya.


Beberapa waktu berlalu setelah terakhir kali Sylvia bertemu dengan Darwin, lelaki yang pernah ditabraknya hingga gegar otak.

__ADS_1


Setelah itu mereka berdua sering bertemu dan keluar bersama sekedar untuk mengobrol dengan ataupun nongkrong di satu cafe dan sebagainya.


Pertemuan yang rutin dengan lelaki itu membuat Darwin jatuh hati pada Freya.


Suatu ketika di pagi hari saat gadis itu berada di rumah seorang diri dan Kevin sudah berangkat bekerja.


“kring... kring...kring...”suara dering ponsel milik Freya.


Gadis itu sedang sarapan pagi sambil membaca majalah fashion di ruang tengah.


“Siapa yang menelepon ku pagi-pagi seperti ini ?”gerutu Freya mengambil ponselnya dari saku bajunya dengan malas dan mengeluarkannya.


“tiit...”Freya menerima panggilan telepon yang ternyata dari Darwin.


“Halo... ya Darwin ada apa ?”ucap Freya sambil bersandar di kursi.


“Halo Rossie... maksud ku Freya. Apa kau sibuk pagi ini ?”balas Darwin dengan semangat.


“Baiklah jika begitu kau tunggu di rumah sebentar lagi aku akan tiba di sana. Tiit.”ucap Darwin lalu segera mengakhiri panggilannya dengan Freya.


“Hiss... apa yang sebenarnya lelaki itu rencanakan ?”celetuk Freya sedikit kesal karena dia belum sempat bicara, dan Darwin sudah menutup teleponnya.


“Masa bodoh... !”Freya benar kembali ponselnya gas aku bajunya dan dia kembali meneruskan aktivitas sarapan paginya.


Tiga puluh menit kemudian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah.


“tok... tok... tok...”suara seseorang mengetuk pintu.


“Apa itu Kevin ? Kenapa dia kembali lagi ?”gumam Freya. Dia pun bangkit dari kursi dan berjalan menuju ke depan.


“Nona Biar aku saja yang membuka pintunya nona kembali sarapan saja.”ucap bibi yang melihat Freya akan membukakan pintu.

__ADS_1


“Klak... !”pintu terbuka dan terlihat seorang lelaki berdiri di balik pintu.


“Freya ada ?”ucapnya bertanya.


“Baik tolong tunggu sebentar dan silakan duduk dulu tuan.”jawab Bibi setelah mempersilahkan tamu itu masuk.


Bibi itu kemudian kembali ke ruang tengah ke tempat Freya berada dan memberitahunya jika ada seorang lelaki yang berusia lebih muda dari tuannya mencarinya.


“Baik terima kasih bi aku akan menemuinya sekarang juga.”jawab Freya berdiri kebetulan dia juga sudah selesai sarapan.


Freya menuju ke ruang tamu dan dia tidak terkejut melihat tamu yang datang ternyata adalah Darwin.


“Hai.... apa yang membawamu ke sini sepagi ini ?”ucap Freya duduk di kursi di depan Darwin.


“Tidak ada... aku hanya ingin melihatmu dan menemui mu saja. Ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu. Tunggu sebentar di sini.”ucap Darwin kemudian berdiri dan kembali ke luar rumah menuju ke mobil.


“Apa sebenarnya yang diambil lelaki itu ?”batin Freya menetap ke arah luar pintu dan hanya bisa terdiam.


Beberapa saat kemudian Darwin kembali masuk ke ruang tamu dengan membawa sebuah kue yang bertaburkan dengan kelopak mawar merah di atasnya.


“Ini untuk mu.”ucap Darwin menyerahkan kue pada Freya.


Gadis itu menerima kuenya dan membaca tulisannya tertera di atasnya.


“I love you. I wanna be with you"...Darwin... apa maksudnya semua ini ?”ucap Freya tak mengerti.


“Apa jawaban mu pada ungkapan perasaanku ?”balas Darwin yang ingin segera mendengar jawabannya.


Dari luar rumah terdengar lagi sebuah mobil yang berhenti di sana. Kevin turun dari mobil. Dia merasa tak senang melihat ada mobil lain di depan rumahnya selain mobilnya. Dengan cepat Iya masuk ke rumah dan betapa terkejutnya dia saat melihat istrinya sedang berduaan dengan lelaki lain. Di tambah lagi lelaki itu sedang menyatakan cintanya pada istrinya yang membuatnya naik pitam.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2