Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 52 Pengajuan Riset


__ADS_3

Andre duduk dengan tenang di tempatnya. Dia kemudian membuka laptopnya dan menancapkan flashdisk berisi kopian data yang terus aja diambil dari Levi.


“klik....”Andre semoga data yang barusan di kopinya dan mempelajarinya.


“Hmm... memang encer otaknya si Levi. Tak salah jika aku mengambil penelitiannya satu saja.”batin Andre mencoba memahami riset milik Levi.


Agar tidak diketahui dan tersamarkan dia pun mengedit beberapa riset milik Levi dan melakukan sedikit pembenahan di beberapa bagian yang lombanya berbeda dari aslinya.


“klik... klik...”Andre menggerakkan jarinya dengan cepat di atas keyboard mengganti beberapa bagian yang menurutnya perlu diganti sambil melirik jam dinding yang ada di ruangan.


“Sudah jam 17.00 rupanya... jika begitu aku akan melanjutkannya di rumah.”batinnya yang merasa waktu berjalan dengan cepat sedangkan dia baru saja memulai mengedit.


Andre mematikan laptop kemudian menaruhnya ke tas. Dia berdiri di tempat duduknya untuk pulang ke rumah.


Andre berhenti sebentar di meja Levi dan menyapanya.


“Levi... kau sudah baca pengumuman yang dipajang di kantor jurusan umum ?”ucap Andre iseng basa-basi.


Levi menoleh ke samping dan menatap Andre.


“Oh... pengumuman itu... mengenai hal itu aku sudah mengajukan riset ku beberapa hari yang lalu. Bagaimana denganmu kau tidak tertarik ?”balas Levi menanggapi perkataan Andre.


“Ya aku berminat dan saat ini masih mempersiapkannya. Aku pergi dulu, semoga kau beruntung.”jawab Andre menepuk bau Levi sampai tersenyum kemudian pergi berlalu meninggalkan lelaki itu.

__ADS_1


Andre berjalan menuju ke tempat parkir dan mengendarai mobilnya menuju ke rumah. Tak beberapa lama kemudian dia tiba di rumah.


“tap... tap... tap...” suara langkah kaki Andre yang berjalan menuju ke kamarnya.


Di dalam kamar ada Noah yang duduk dan menatap layar ponsel dengan tersenyum, entah apa yang membuatnya tersenyum.


“duk...”Andre menaruh tas dan laptopnya kemeja di dekat tempat tidur. Dia tak langsung ganti baju dan malah membuka laptopnya.


“Renata apa yang kau lihat sampai kau tertawa seperti itu ?”tanyanya yang rasa penasaran pada istrinya.


Noah meletakkan ponselnya dan menatap Andre.


“Oh... ini postingan seseorang yang memposting tentang perselingkuhan suaminya dengan wanita lain di belakangnya. Apa kau mau lihat ?”balas Noah sengaja menyindir sambil menunjukkan ponselnya pada Andre untuk melihat reaksinya.


Andre menolak ajakan Renata untuk melihat ponselnya. Dia segera membuka laptopnya untuk melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai.


“Hmm... mungkin hanya perasaanku saja. Tak mungkin Renata berani menyelidiki aku... dia kan bodoh dan mudah dibodohi selama ini...”batinnya sambil tersenyum kecil kemudian menatap laptopnya.


Andre fokus menatap monitor di depannya dan kembali menggerakkan tangannya untuk mengedit bagian yang belum selesai dia ganti.


Noah yang masih ada di ruangan itu penasaran pada apa yang saat ini dikerjakan oleh Andre, karena biasanya lelaki itu sepulang kerja biasa bersantai di ruangan lain.


“Andre apa yang kau kerjakan... apa banyak tugas dari universitas ?”tanya Renata sambil berdiri kemudian mendekat ke samping Andre.

__ADS_1


“Ya sayang... di Universitas ada lowongan untuk dekan dan aku mau mengajukannya. Kau mau membantuku mengerjakan penelitian ini ?”jawab Andre dan meminta Renata untuk membantunya.


Renata duduk si sampingnya lalu melihat dan membaca sekilas riset yang sedang dikerjakan oleh Andre.


“Jadi pa yang bisa ku lakukan ?”ucapnya pura-pura tertarik dengan hal itu.


“Jadi kau hanya tinggal mengeditnya di beberapa bagian saja. Ini coba baca dari awal aku mau makan dulu...”balas Andre kemudian menggeser monitornya ke depan Renata.


Di saat dia berdiri dan akan berjalan Renata ikut berdiri dan mendorong bahunya agar dia duduk kembali ke kursi.


“Aku tidak bisa membantumu kali ini... aku juga ada hal yang harus segera ku kerjakan setelah ini.”balas Renata kembali menepuk bahu Andre kemudian berjalan keluar dari kamar.


Andre hanya menatap Renata yang tak seperti biasanya di mana wanita itu tak pernah menolak perintahnya apapun itu.


Mau tak mau akhirnya Andre mengerjakan dan mengedit sendiri riset milik Revi.


“tik... tak... tak...” sore jam dinding yang berdetak dan menunjukkan waktu yang hampir tengah malam.


“Huft.... akhirnya selesai juga...”desah Andre yang merasa kelelahan karena begadang. Tak Berapa lama kemudian lelaki itu tertidur di meja.


Noah masuk di saat Andre sedang tertidur pulas. Dia pun memeriksa semua data yang barusan dikerjakan oleh suaminya Renata itu.


“Jadi ini.... yang dia lakukan... curang sekali...”ucap Noah yang menemukan data riset itu bukanlah milik Andre namun milik orang lain. Dia pun tersenyum lebar kemudian mengeluarkan kamera dan memotret data tadi.

__ADS_1


Pagi harinya Andre berangkat ke Universitas seperti biasa. Dia pun menyerahkan riset yang sudah dia selesaikan barusan pada pihak terkait kemudian kembali ke ruangannya sambil tersenyum lebar dan menunggu hasilnya keluar.


BERSAMBUNG....


__ADS_2