Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 125 Mencari Kunci


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Noah dan Sharp Eye tiba di villa tempat Freya di sekap. Dia melihat kondisi gadis Itu tampak mengenaskan. Banyak bekas luka yang sudah mengering di seluruh tubuhnya.


Noah datang dalam wujud cahaya bersinar di depan Freya. Gadis itu ya saat ini tertidur merasa silau dan membuka matanya.


“Siapa yang datang, apakah Kevin atau siapa ?”batin Freya menatap pintu yang tertutup dan tak ada siapapun di sana sebuah cahaya yang berdiri di depannya.


Noah berjalan mendekat lalu menampakkan wujud aslinya pada Freya.


“Siapa kau ?”tanya Freya saat melihat sinar di depannya berubah menjadi sesosok lelaki yang tidak dia kenal sama sekali.


“Freya kau pasti terkejut sekali melihatku dan mengira dirimu sedang berhalusinasi. Aku Noah berasal dari dunia lain dan aku ke sini mempunyai misi.”ucap Noah memperkenalkan dirinya pada Freya.


Freya masih terlihat bingung pada apa yang diucapkan oleh Noah tapi dia masih mendengar semua penjelasannya.


“Misi... misi apa ? Apa Kevin yang menyuruhmu kemari ?”ucap Freya masih tak mengerti juga dan mengira Noah adalah klien yang dikirim oleh Kevin untuknya.


“Aku sama sekali tak ada hubungannya dengan Kevin. Misi ku adalah membantumu menghancurkan Kevin.”balas Noah kembali menjelaskan.


Freya akhirnya mengerti dengan penjelasan Noah. Bahkan dia merasa bersyukur Tuhan masih mendengar doanya dan mengirimkan malaikat untuk membantu dirinya.


“Ku rasa penjelasan ku sudah cukup karena kau sudah mengerti. Maka sekarang izinkan aku untuk membantumu. Aku akan masuk ke tubuhmu hingga misi ini selesai.”ucap Noah menjelaskan langkah selanjutnya pada Freya.


“Baiklah... silahkan saja masuk ke tubuhku sekarang juga.”jawab Freya memberi izin.


Noah kembali Dalam wujud sinar kemudian masuk ke tubuh Freya. Untuk sejenak gadis itu merasakan sebuah gelombang elektromagnetik yang serasa membakar seluruh tubuhnya dari ujung kaki hingga ujung kepala.


Dalam hitungan menit berikutnya proses iluminasi selesai dan Noah sudah sepenuhnya menguasai tubuh Freya.


“Ahh.... aku merasakan tubuhku kaku semua.”ucap Noah setelah menyatu dan bisa merasakan rasa sakit di tubuh Freya.

__ADS_1


“klang....”Noah mengguncang rantai mengikat seluruh tubuh Freya.


“Lelaki itu benar-benar memperlakukan tubuh ini seperti binatang !”umpat Noah mencoba menggerakkan seluruh tubuhnya.


Sharp Eye yang ada di dekatnya kemudian hinggap di salah satu rantai yang mengikat tangannya.


“Kenapa kau tidak melepas rantai itu ? Bukankah itu mudah bagimu untuk melepasnya dengan kekuatanmu ?”ucap Sharp Eye.


“Aku masih memikirkan sebuah ide dan jangan sampai aku bertindak ceroboh.”balas Noah menolak usul dari Sharp Eye.


Noah menatap ke sekitar dan mencari sesuatu yang bisa dia gunakan untuk membuka rantai tanpa merusaknya.


“Sharp Eye coba kau cari benda di sekitar sini menyerupai kunci untuk membuka rantai ini.”ucap Noah meminta tolong.


Elang itu kemudian sudah terbang dan mencari sesuatu di ruangan itu.


“Aku sudah mencarinya namun tak ada apapun di sini. Sepertinya memang sengaja dikosongkan oleh Kevin.”jawab Sharp Eye.


Malam pun tiba. Di luar Villa terdengar suara mobil berhenti.


Noah dia mendengar suara itu segera memejamkan mata dan pura-pura tertidur.


“tap... tap... tap...” terdengar suara langkah kaki seseorang yang berhenti di depan pintu kamar.


“klik....”Seorang lelaki membuka pintu kamar dan segera menutupnya kembali setelah masuk ke ruangan itu.


Dia melihat ke sekitar dan mendapati seorang gadis muda yang sangat cantik dengan tubuh sangat seksi di balik sebuah lingerie tipis yang sangat menggoda.


“Jadi ini hadiah yang dimaksud oleh Kevin untuk ku ?”gumamnya lalu mendekati Freya dan menyentuh kulitnya yang halus.

__ADS_1


Lelaki itu seluruh tubuh Freya dan membuat air liur nya menetes.


“Siapa gadis ini ? Bagaimana bisa aku Kevin menemukan gadis yang sempurna seperti ini ?”batin lelaki itu sudah tak sabar ingin segera bermain dengan Freya.


Noah membuka mata saat lelaki itu mulai menggerakkan tangannya menyentuh bagian tubuh sensitif. Dia melihat seseorang lagi berusia sekitar 50 tahunan bertubuh pendek dengan perut yang membuncit dan sebagian gigi depannya tanggal.


“Ooh... lelaki macam apa ini yang menyentuh ku ?”umpat Noah dalam hati dan merasa jijik melihat lelaki tua itu.


“Oh kau sudah bangun rupanya. Bagaimana cara melepas mu ?” ucap lelaki itu kemudian teringat jika sebelumnya Kevin memberikan dua kunci untuknya. Dia segera mengeluarkan kunci lainnya dan mencoba menggunakannya.


“klak.... klak... klak !”ternyata kunci itu pas dan semua rantai yang mengikat di tubuh Noah terlepas.


“Terima kasih sudah melepaskan aku.”ucap Noah dengan nada sopan.


“Oh... baiklah tidak ada yang gratis di dunia ini. Aku sudah membantu melepaskan dirimu dan sekarang giliran mu membantu aku.”balas lelaki itu kembali menyentuh dagu Noah.


Kali ini Noah tidak langsung bertindak kasar dan dia pun mengikuti alur permainan lelaki itu.


“Baik tuan... aku akan memenuhi keinginanmu. Namun sebelum itu izinkan aku untuk duduk sebentar sekedar meluruskan otot tubuh ku yang kaku.”balas Noah dengan berkata manis dan lembut untuk membuat lelaki itu semakin terperdaya olehnya.


“Baiklah nona... aku akan membantumu duduk di sana.”balas Lelaki itu sambil tersenyum lebar.


Ia pun kemudian menuntun Noah untuk duduk di tempat tidur yang ada di ruangan itu sambil sesekali memegang pantat Noah yang berisi.


“Tuan... tolong jangan seperti itu.”ucap Noah menyingkirkan tangan lelaki itu dari bokongnya.


Noah duduk sejenak di kasur putih yang empuk sambil memikirkan tindakan yang akan diambil selanjutnya.


Sementara lelaki tadi duduk di samping Noah dengan hasrat yang tak bisa dibendung lagi.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2