
Tak terasa tiga bulan berlalu. Saat ini perusahaan tempat Kevin bekerja sedang ada kunjungan beberapa klien dari luar negeri yang setuju menanamkan modal untuk proyek pemandian air panas.
Terlihat semua klien sudah datang di ruang rapat. Kevin sebagai moderator sekaligus sebagai pemimpin duduk di depan.
“Selamat pagi semuanya. Karena semua sudah berkumpul alangkah baiknya kita segera memulai untuk mengecek lokasi pembangunan proyek yang sudah 80% jadi. Tapi sebelum itu mari kita lihat sebentar tayangan berikut ini.”ucap Kevin semoga acara dan mengawali pembicaraan. Dia kemudian menunjukkan tayangan slide proyek pemandian air panas itu mulai dari pemilihan lokasi, pemilihan material, pemilihan tenaga kerja dan lain sebagainya.
Setelah satu jam selamanya dia memberikan paparan hingga saatnya dia mengajak semua kliennya untuk meninjau lokasi secara langsung.
“Silahkan ada dulu semua persilangan untuk meninggalkan ruangan dan menuju ke lokasi proyek pembangunan saat ini.”ucap Kevin mengakhiri paparannya dan mempersilahkan para kliennya untuk mengikutinya.
Di perusahaan sudah berjajar rapi beberapa mobil yang sudah stand by untuk mengantarkan para klien ke tempat proyek berada.
Terlihat para klien memasuki mobil yang berjajar di depan perusahaan.
“klik.... !”Setelah beberapa saat kemudian semua klien sudah masuk ke mobil. dan mobil pun segera muncul muncul ke tempat proyek pembangunan pemandian air panas yang berada 30 km dari perusahaan Kevin.
“Broom... !”mobil Kevin berada di urutan pertama sebagai penunjuk jalan mengajukan lokasi pembangunan.
Satu jam kemudian mereka tiba di lokasi. Kevin segera turun dari mobil. Dia dibantu oleh beberapa staf kepercayaan nya, mengantar dan menemani para klien ke lokasi.
“Silahkan....”ucap Kevin berdiri di depan pintu masuk proyek, penyebab para klien yang masuk ke lokasi.
Beberapa staf lain dari perusahaan ikut membantu. Mereka menemani klien berkeliling dan melihat-lihat pembangunan proyek.
“Ini tuan salah satu andalan kami. saat ini dibangun dengan material nomor satu di kota ini seperti yang sudah saya paparkan tadi di perusahaan.”ucap Kevin berbicara pada salah satu kliennya.
__ADS_1
“Ya tuan... aku suka.”jawab klien tadi merespon setelah melihatnya sendiri secara langsung dan sama dengan yang ditunjukkan dalam paparan sebelumnya.
Beberapa klien lainnya berjalan dan melihat seisi proyek pembangunan itu. Ada beberapa pekerja yang masih bekerja dan saat ini berada di atap.
Seorang pekerja memasang beberapa rangka besi di atas dan mempercepat pemasangannya dikarenakan banyak para klien yang datang.
“pong.... !”tanpa sengaja terjadi sebuah kecelakaan kecil di mana tiga buah rangka besi yang akan dipasang terlepas dari sekrup dan jatuh ke bawah.
“Awas.... !”ucap seorang klien lain yang melihat ada batangan besi akan jatuh dan menimpa krayon yang sedang melintas di bawahnya.
Seketika klien yang berjalan di bawah batangan besi tadi terkejut dan refleks mereka melindungi diri dengan bergerak menjauh.
“bang.... !” batangan besi tadi terjatuh ke lantai dan untungnya tak ada seorangpun yang kejatuhan.
Klien itu mengambil besi jatuh dan melihatnya. Setelah memeriksanya dia menaruh kembali batangan besi itu ke lantai.
“Tuan Kevin... kenapa bahan ini tidak sama kualitasnya dengan yang ditunjukkan dalam paparan tadi ? Dan material barusan kualitasnya tingkat tiga.”ucap klien tadi merasa ada yang aneh dan menyampaikan keluh kesahnya.
Kevin sendiri terlihat terkejut dan untuk memastikannya dia mengambil satu batangan besi yang jatuh dan memeriksanya.
“Apa yang dikatakan klien ini memang benar adanya jika material ini kualitasnya bukan nomor satu. Tapi bagaimana bisa tiba-tiba material berubah kualitasnya menjadi nomor tiga ?”batin Kevin sangat terkejut sekali namun berusaha tetap tenang dan menyembunyikan keterkejutannya itu di depan kliennya.
“Maaf tuan... ini hanya kesalahan teknis para pekerja kami. Dan kami berjanji hal seperti ini tak akan terulang lagi. Sedangkan untuk materialnya tetap tidak ada penggantian material dengan kualitas rendah.”jawab Kevin meminta maaf dengan sopan dan meyakinkan kliennya.
Di lain tempat beberapa klien melihat ada seorang seseorang pekerja yang sedang melakukan pengecatan.
__ADS_1
Secara tak sengaja seorang klaim berjalan menepi. Dan dari atas seorang pekerja tanpa sengaja menjatuhkan cat yang berada di sampingnya.
“bugh.... !”timba jatuh dari atas dan menimpa seorang sedang berjalan di bawahnya.
Beruntung sekali kadang-kadang segera bergerak cepat menghindarinya, namun meskipun begitu cipratan cat tetap mengenai pakaiannya.
“Bagaimana bisa pekerja di sini ceroboh ?”ucap klien tadi merasa kesal dengan kinerja para pekerja di sana. Dia kemudian chat yang jatuh di pakaiannya dan mengamatinya.
“Ku rasa cat jenis ini berkualitas jelek tidak sama dengan cat yang ditunjukkan pada paparan tadi. Bagaimana bisa semua bayi yang berkualitas diganti menjadi bahan pemutih rendah seperti ini ?”ucap klien tadi komplain pada staf perusahaan yang saat itu menemani dirinya.
“Maaf tuan... atas ketidaknyamanan anda kali ini. Kami Kakak lebih berhati-hati ke depannya dan melakukan pengawasan yang lebih ketat pada pekerja di sini. Mengenai Material urusan kami tidak melakukan penggantian dan semuanya sesuai dengan yang dijelaskan sebelumnya.”jawab staf tadi minta maaf sekaligus membela perusahaan tempatnya bekerja.
Ternyata tidak satu atau dua klien saja yang menemui kualitas material pada proyek pembangunan yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya.
Mereka menyisir semua lokasi dan mendapati beberapa material memang berkualitas bagus dicampur dengan material berkualitas sedang dan rendah.
terlihat pada kain berdiskusi dengan klien lainnya dan beberapa saat kemudian mereka mengajukan komplain pada Kevin dan menuduh lelaki itu telah menipu mereka semua.
“Tuan Kevin kami sudah memutuskan untuk menjaga semua investasi kami di proyek ini setelah melihat kualitas bahan yang dikurangi tidak sesuai dengan perjanjian di awal.”ucap beberapa klien yang sepakat mengambil keputusan.
Para klien yang ada di sana kemudian segera meninggalkan lokasi itu.
“Tuan... tolong dengarkan penjelasan dari ku dulu. Tolong jangan tarik investasi anda dan proyek ini.”jawab Kevin memohon pada para klien Namun sayang perkataannya tidak di dengarkan dan mereka semua mengabaikannya, meninggalkannya begitu saja.
BERSAMBUNG....
__ADS_1