Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 149 Pertengkaran Hebat


__ADS_3

Pagi hari Luna bangun lebih dulu. Ia melihat Tomy yang masih tidur lalu duduk. Hal pertama yang diingatnya adalah ponsel.


Ia pun segera mengambil ponsel dan melihatnya untuk melihat pesan masuk dari kekasihnya, karena di pagi hari Nathan biasa mengirim pesan padanya.


“Video... video apa yang dia kirim ?”batin Luna saat melihat ada kiriman video dari Nathan.


Luna sekarang membuka video itu dan dia terkejut sekali saat memutar videonya.


“Nathan sialan ! Apa maksudnya dia mengirim video adegan ranjang nya dengan melody ? Dia bilang dia sudah tidak pernah menyentuhnya lagi ? Tapi kenapa dia malah mengirimkan video gila ini padaku ?!”ucap Luna kesal dan marah bercampur aduk menjadi satu.


Dia pun segera menghapus video kiriman Nathan. Wanita itu terlihat nampak marah sekali lalu membanting ponselnya ke lantai.


“bugh... !”Tomy bangun karena mendengar suara benda dibanting.


“Luna... ada apa kau tampak marah sekali ?”ucap Tomy turun dari tempat tidur lalu menghampiri istrinya yang terlihat kesal luar biasa tanpa sebab serta ponsel yang berhamburan isinya di lantai.


“Aah.... aku-aku....”ucap Luna terbata-bata saat berbalik menghadap Tomy. Ia pun segera meredakan amarahnya yang membuncah di depan Tomy agar lelaki itu tidak mengetahui masalahnya.


“Jika Nathan mengirimkan videonya padaku maka Lebih baik aku membalasnya saja.”batin Luna Tersenyum dalam hati.


Ia pun menghampiri Tomy dan mengajaknya duduk di tempat tidur.


“Sayang... aku hanya kesal. Kau tahu ada sedikit masalah di cafe.”ucap Luna menjelaskan sambil merapat pada Tomy dan mulai melepas kancing baju Tomy.


Tomy sebenarnya tahu jika istrinya itu marah karena melihat ponselnya, entah balasan apa yang dikirimkan Nathan pada Luna hingga istrinya marah sekali seperti itu.


“Oh... ada masalah apa di cafe ? Aku akan memeriksanya nanti.”jawab Tomy terlihat cemas dan panik.


“Tidak-tidak sayang... itu hanya masalah kecil saja dan aku bisa menyelesaikannya sendiri. Sekarang kita selesaikan masalah kita dulu.”jawab Luna sambil berbisik dan sedikit mendesah.

__ADS_1


Wanita itu melakukan foreplay dan melepas semua baju Tomy. Luna berbaring di sampingnya dan mulai melepas satu per satu baju yang dikenakannya.


Tiba saatnya dia sudah tak bisa menahannya lagi dan ingin meluapkan semuanya namun dia harus menelan pahit saat melihat area sensitif Tomy masih tidur pulas. Dia sudah melakukan berbagai cara namun tak kunjung bangun juga.


“Haah...apa yang kurang dariku sehingga tak bisa membangunkan milik mu ?”ucap Luna lemas dan sudah kehabisan cara.


Tomy duduk kemudian memeluknya.


“Maaf sayang... mungkin aku hanya kecapekan saja dan sedikit stres. Setelah istirahat atau refreshing mungkin semua yang akan kembali seperti semula.”jawab Tomy menjelaskan.


Luna tak bisa berkata apa-apa dan hanya menatapnya saja.


“Dasar suami tak berguna, tak bisa memuaskan istri mu.”batin Luna segera memakai bajunya kembali lalu masuk ke kamar mandi dan bersiap untuk berangkat bekerja.


“Kau sama sekali bukan tipeku. Makanya kau tak bisa membangunkan milik ku.”gumam Noah tersenyum lebar dan mengenakan pakaiannya kembali.


“Broom.... !”Wanita itu mengendarai mobilnya dengan cepat keluar dari rumah.


“Sialan... aku tak bisa membalas Nathan. Maka aku harus mendapatkan penjelasan darinya !”gumam Luna dalam mobil sambil mengepalkan tangannya. Dia bukannya berangkat menuju ke salah satu cafe, namun dia melajukan mobilnya menuju ke tempat Nathan.


Luna berhenti jauh di depan rumah Nathan dan menunggu lelaki itu keluar dari rumahnya.


Beberapa saat kemudian terlihat akan berjalan keluar dari rumahnya. Tepat di ujung jalan menuju ke jalan raya, ia melihat mobil Luna di sana.


“Klak... !”Luna segera membuka pintu mobil saat Nathan tepat berada di dekat mobil.


“Luna... kenapa kau kemari ?”ucap Nathan berhenti dan menatap kekasihnya itu.


“Masuklah... aku ingin bicara dengan mu.”balas Luna meminta lelaki itu masuk.

__ADS_1


Setelah Nathan duduk di mobil Luna segera melajukan mobilnya pergi dari sana.


“Nathan kau bilang kau tidak pernah menyentuh lagi istrimu, tapi apa yang kau lakukan semalam ? Dan parahnya kau merekamnya lalu mengirim padaku ?!”ucap Luna yang sudah tak bisa menahan amarahnya lagi dan meluapkannya.


“Apa kau kira aku tidak tahu jika di belakangku kau ternyata juga bermesraan dengan suamimu ?”balas Nathan yang juga marah pada Luna.


Luna terkejut dan diam mendengar jawaban dari Nathan.


“Bagaimana dia bisa tahu aku dan Tomy tidur bersama semalam ?”batin wanita itu tak habis pikir tapi hal itu tak penting sekarang, yang terpenting adalah bagaimana hubungannya dengan dia selanjutnya.


“Aku juga tidak suka kau bermesraan dengan suamimu kau tahu itu ?”ucap Nathan menjelaskan kekesalannya dan amarahnya.


“Lalu bagaimana hubungan kita selanjutnya ? Apa kita harus bercerai dari pasangan kita masing-masing baru kita bersama setelahnya ?”ucap Luna masih ingin bersama kekasihnya itu meski dia masih marah dan kesal pada Nathan.


“Jangan bicara terlalu jauh dulu. Bagaimana jika kita break dulu untuk beberapa waktu. Aku tidak bisa berpikir jernih saat ini.”jawab Nathan


“Luna turunkan aku aku sudah tiba di tempat kerja. Nanti kita bahas lagi.”ucap lelaki itu pada Luna.


Luna menghentikan mobilnya dan Nathan turun dari mobil.


“Nathan aku tak ingin hubungan kita putus.”ucap Luna sambil menarik tangan lelaki itu dan menghentikannya sebentar.


“Begini saja Luna kita tidak putus. Jika aku bersamamu aku adalah milikmu. Tapi saat aku berada di rumah aku bukan milikmu lagi dan terserah aku mau melakukan apa. Begitu juga denganmu saat kau berada di rumah dan tak bersama dengan diriku Aku tidak akan marah lagi pada mu.”balas lelaki itu lalu menutup pintu keras dan berlalu pergi begitu saja dan masuk ke kantor.


“Nathan.... aku tidak mau seperti itu !”jawab Luna sambil berteriak namun Nathan tak berhenti.


Luna kesal dan menginjak gas dengan kasar. Ia pun kemudian kembali melaju di jalanan menuju ke cafe.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2