Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 54 Menangkap Basah Andre


__ADS_3

Beberapa hari berlalu setiap hari Noah memantau aktivitas apa saja yang dilakukan oleh Andre. Dan kali ini dia udah bosan dan sudah ada di ujung kesabarannya dengan tingkah laku Andre. Dia memutuskan untuk segera mengakhiri hubungan Renata dengan Andre.


Suatu malam Andre tidak pulang. Setelah dia pulang dari universitas dia pergi ke rumah Rianty untuk bermalam di sana.


Noah yang saat itu sedang ada di luar rumah dan berada di sebuah cafe sedang duduk manis bersama Sharp Eye yang menemaninya.


Dia hanya makan kentang goreng sambil melihat tayangan slide yang ditunjukkan oleh Sharp Eye padanya.


“Kenapa Andre lebih menyukai gadis itu... ?Padahal jika dibandingkan dengan Renata dia jauh di bawah Renata. Dari wajah, sikap, kekayaan semua nya masih unggul Renata daripada Rianty.”ucap Noah kesal pada Andre yang menurutnya buta telah menyia-nyiakan mutiara dan lebih memilih batu apung.


“Ya... aku juga tak tahu apa yang ada di pikiran lelaki itu. Mungkin saja dia memang maniak.”jawab Sharp Eye menanggapi asal.


Noah beralih menatap tayangan slide di depannya dan melihat aksi Andre saat ini.


Tampak Andre dan Rianty keluar dari dalam rumah dan masuk ke mobil lalu meluncur di jalanan, entah ke mana mereka.


Di dalam mobil Rianty bercakap-cakap dengan Andre.


“Sayang... kau bilang kau sudah mengajukan diri sebagai dekan di kampus lalu bagaimana hasilnya ?”tanya Rianty


“Belum keluar hasilnya. Mungkin beberapa minggu lagi.”balas Andre sambil menoleh sebentar ke arah Rianty kemudian menatap kembali jalanan di depannya.


Karena belum ada hasilnya, Rianty mengganti topik pembicaraan.


“Andre... sebelum kita makan di tempat biasanya kita ke bioskop dulu ya...”ucap Rianty yang ingin menonton film.

__ADS_1


“Kau ini sedang hamil... di bioskop ramai pengunjungnya. Aku tak ingin terjadi sesuatu padamu di sana.”balas Andre yang sebenarnya malas untuk pergi ke bioskop karena menurutnya itu hanya kerjaan orang bodoh saja yang suka dengan cerita bohong dan karangan manusia.


“Ayolah Andre...tak akan terjadi sesuatu di sana.”jawab Rianty dengan manja dan merajut.


Andre pun akhirnya menuruti permintaan Rianty dan memutar haluan menuju ke bioskop.


“Yah... jadi aku harus menunggu mereka pulang dulu baru beraksi kalau begitu...”timpal Noah setelah melihat tayangan Andre dan Rianty pergi ke bioskop dan merasa kesal harus menunggu lama.


Karena tak mau melihat kemesraan mereka berdua, Noah pun meminta Sharp Eye untuk mematikan dulu tayangan slidenya.


Noah duduk diam sambil menghabiskan kentang goreng dan menatap keluar pintu cafe. Dia sekilas melihat Alden berjalan melewati Cafe masuk ke mobil dan meluncur di jalanan.


“Itu kan Alden...”ucap Noah yang masih mengingat dengan jelas apalagi yang menyelamatkan Renata.


“Alden merupakan putra pengusaha nomor dua di kota ini. Tapi sayang di kehidupan aslinya dia meninggal karena insiden penculikan yang dilakukan oleh rekan bisnis ayahnya.”ucap orang itu menjelaskan pada Noah.


Dua jam kemudian Andre dan Rianty keluar dari bioskop. Mereka berdua kemudian menaiki mobil menuju ke sebuah restoran dan makan di sana.


Tiga puluh menit kemudian Noah meminta untuk memperlihatkan tayangan slide lagi padanya.


“Sharp Eye tunjukkan tayangan Andre lagi padaku sekarang.”ucap Noah.


Elang itu pun segera menampilkan tayangan Andre pada Noah. Tampak lelaki itu sedang makan malam dengan Rianty.


“Dia saja tak pernah mengajakku makan di restoran...”ucap Renata saat melihat tayangan di depannya.

__ADS_1


“Ya... kurasa yang membayar bukanlah Andre pasti si Rianty.”jawab Noah singkat dan yakin.


Benar saja setelah mereka selesai makan, Rianty berjalan ke kasir dan membayar semua makanan yang tadi mereka pesan.


Tak berapa lama kemudian Andre dan Rianty dalam perjalanan pulang menuju ke rumah.


Sepuluh menit kemudian mereka tiba di rumah dan segera masuk ke dalam. Di dalam kamar mereka bercakap-cakap ringan sambil berpelukan.


“Sekarang lah pesan yang tepat untuk menangkap basah Andre.”ucap Noah segera meminta tayangan selain diakhiri dan berdiri lalu keluar dari Cafe.


Noah mengajukan mobil dengan cepat menuju ke rumah Rianty.


“tok... tok... tok...”Noah segera mengetuk pintu rumah Rianty begitu tiba di sana.


Andre dan Rianty saat itu sedang bermesraan di kamar.


“Siapa malam-malam begini bertamu ke sini ?”ucap Andre yang kesal saat sudah berada di atas tubuh Rianty.


Rianty ikut terkejut dan tiba-tiba menjadi khawatir.


“Andre... jangan-jangan itu adalah orang tuaku. Mereka ke sini mau...”balas Rianty yang tampak terkejut dan gugup.


Andre kembali duduk kemudian mengambil baju dan segera memakainya, begitu juga dengan Rianty yang segera memakai bajunya.


Andre berjalan keluar untuk membuka pintu dan mempersiapkan dirinya bertemu dengan orang tua Rianty dan menerima kemarahan mereka.

__ADS_1


“kriek...”Andre membuka pintu dan dia terkejut sekali mendapati yang datang bukanlah orang tuanya Rianty, melainkan istrinya.


BERSAMBUNG....


__ADS_2