Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 55 Tak Bisa Berkelit


__ADS_3

Renata menatap Andre yang memakai baju dengan terburu-buru hingga kancing bajunya ada yang tidak pas.


Tatapan dari Renata membuat Andre tak bisa bicara dan menatap mata Renata dengan gemetar.


Sementara Rianty yang tidak mendengar suara Andre keluar dari kamar dan menyusulnya.


“Kenapa ayah dan ibu sama sekali tak marah pada Andre... padahal sebelumnya mereka tidak setuju dengan hubunganku...”batin Rianty yang merasa aneh saja dengan kesunyian saat ini.


Rianty pun berjalan pelan dan menghampiri Andre kemudian menyentuh bahunya.


“puk....”Andre menoleh ke belakang dan melihat Rianty ada di belakangnya. Dia semakin bingung dan tak bisa menjelaskan padanya.


“Kenapa Rianty malah ikut keluar... harusnya dia di dalam kamar saja menunggu aku kembali...”batin Andre yang merasa repot sendiri.


Tepat di saat Rianty menengok ke pintu dia melihat Renata yang berdiri di depannya sambil tersenyum lebar menatap dirinya.


“Halo.... apa aku mengganggu dosen dan mahasiswinya yang sedang tugas bersama...?”ucap Noah dengan tenang dan kembali tersenyum menatap Andre dan Rianty bergantian.


Andre dan Rianty saling berpandangan kemudian mereka bergeser sedikit menjauh.


“Apa tugas bersama kalian sudah selesai ?”ucap Noah lagi sambil memegang kancing baju Andre yang tidak pas letaknya dan membenarkannya.


Sedangkan Andre masih diam dan memegang tangan Renata menjauhkan dari tubuhnya.


“Aku baru tahu ada suatu tugas yang membuat pakaian seseorang berantakan begini....”ucap Noah lagi menarik kerah Andre untuk menakutinya namun dalam lima detik kemudian dia melepaskannya.

__ADS_1


Noah kemudian beralih menatap Rianty yang keluar menemui dirinya hanya mengenakan lingerie seksi.


“Dan kau gadis kecil... sudah sampai mana kau menjalankan tugas dengan suamiku ?”ucapnya sambil mendekat ke Rianty dan menyentuh pipi halusnya.


Andre yang khawatir jika Renata melakukan sesuatu pada Rianty segera mendekat dan menyingkirkan tangan Renata.


“Renata apa yang kau lakukan... ?” tanya Andre kemudian menariknya menjauh dari Rianty.


Sontak saja Noah yang tidak suka dengan sikap Andre tak bisa menahannya lagi. Dia melepaskan tangannya dari Andre.


“plak... plak... !”Renata menampar pipi Andre dengan keras kemudian menampar pipi Rianty dengan keras kemudian tertawa lebar melihat mereka berdua tanpa kesakitan dan memegang pipi.


“Kalian berdua pantas mendapatkan sedikit hukuman ku.”ucap Renata dengan tenang kemudian kembali menghampiri Andre.


“Kau masih tak mau bicara juga... dan menjelaskan ini ?”tanya Renata sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.


Renata membuka Amplop yang dia bawa dari tadi kemudian mengeluarkan foto yang merupakan kumpulan foto Andre bersama Rianty dan melempar foto itu ke mukanya Andre.


“Aku tak perlu penjelasan darimu lagi ! semua bukti ini sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan semuanya padaku !”ucap Renata yang tampak geram dan mulai marah.


Renata kembali menghampiri Rianty dan menyentuh bahunya.


“Baiklah... ambil saja suamiku yang setia ini... dan nikmati kehidupanmu yang menyenangkan selanjutnya bersama dia.”ucap Renata sambil tersenyum lebar kemudian beralih menatap Andre kembali.


“Dan kau Andre...suami ku yang tercinta... aku tunggu kau di pengadilan agama besok !”ucap Renata menatapnya tajam kemudian segera pergi dari hadapannya dan berjalan kembali menuju ke mobilnya.

__ADS_1


Andre mengejar Renata dan mencoba menghentikannya.


“buk... !”Renata burung Andre ini ada lelaki itu jatuh tersungkur.


“Buat apa kau mengejar ku ? Semuanya sudah terlambat sekarang. Dan perlu kau ketahui rasa cintaku untukmu sudah hilang sama sekali !”ucap Renata menatap Andre yang masih di tanah kemudian berlalu meninggalkannya dan masuk ke mobil.


“Ingat setelah kita bercerai kau tak akan mendapatkan apapun dariku !”ucap Renata dengan keras kemudian menutup jendela kaca mobil dan segera melajukan mobil menuju ke rumah.


Di tengah jalan Noah mencoba bicara dengan Renata.


“Renata saat ini kau sedang hamil lalu bagaimana dengan bayimu nanti ?”tanya Noah pada wanita itu.


“Aku akan membesarkannya sendiri nanti.”balas Renata.


“Kalau saran ku sebaiknya kau gugurkan saja jangan yang masih berusia tiga minggu ini agar kau tidak terbebani.”ucap Noah memberikan solusi yang memudahkan Renata.


Wanita itu diam dan berpikir mendalam mengenai hidupnya ke depan. Dia tidak merasa hidupnya hancur dan mungkin Ini semua adalah permulaan saja.


“Noah... tolong jangan ambil anak ini. Karena hanya dia satu-satunya yang berarti dalam hidupku...”ucapnya menolak usulan dari Noah.


Noah pun diam dan tak mau membuat wanita itu terluka untuk kedua kalinya dan dia pun menyanggupi permintaan Renata.


“Baiklah... aku tidak akan menggugurkan janin mu. Dan aku akan mencarikan solusi lagi untuk kalian berdua.”jawab Noah.


Sementara itu Andre yang masih duduk di tanah berdiri setelah Rianty menghampirinya dan menariknya untuk berdiri. Mereka berdua kemudian berjalan masuk ke rumah. Tampak wajah Rianty yang terlihat senang karena Andre akan bercerai dengan Renata dan sebentar lagi dia bisa meresmikan hubungannya dengan Andre.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2