
Beberapa saat kemudian Nathan dan Luna terlihat sudah duduk sambil merapikan pakaian mereka.
Luna yang masih lemas dan kehabisan tenaga bersandar ke bahu Nathan dan lelaki itu memeluknya.
“Nathan... aku ingin mengandung anak mu.”ucap Luna tiba-tiba.
Namun Nathan tak meresponnya dan malah terlihat berpikir mendalam. Dia bimbang bagaimana nanti status anak mereka, sedangkan hubungan mereka hanyalah untuk bersenang-senang saja.
“Nathan... bagaimana ?”tanya Luna menunggu jawaban lelaki itu.
“kriing.... kring...kring...” belum sempat menjawab ponsel milik Nathan berbunyi.
“Ssts.... diam dulu ini telepon dari Melody.”ucap Nathan sambil mengeluarkan ponsel dan melihat siapa yang menelepon nya.
“Klik... ya Melody ada apa ?”ucap Nathan setelah mengangkat telepon dan sedikit bergeser menjauh dari Luna.
“Kau ada di mana, aku mencari mu di sekitar rumah tidak ada.”ucap Melody yang saat ini berada di luar rumah dan menatap ke sekitar mencari suaminya yang tiba-tiba saja menghilang.
“Em... aku ada di supermarket dekat rumah untuk membeli rokok.”jawab Nathan beralasan rokoknya habis.
Melody menjelaskan jika kran air di rumah bocor dan tak bisa ditutup yang menyebabkan kamar mandi di rumah banjir.
“Baiklah aku akan pulang sekarang juga.”ucap Nathan singkat lalu segera menutup teleponnya.
Lelaki itu kemudian membuka pintu mobil dan keluar dari sana.
“greb...”Luna menarik tangan Nathan agar tetap berada di mobil bersamanya.
“Ada apa, kenapa kau buru-buru pulang ? Tidakkah kau masih ingin bersamaku ?”ucap Luna menahan lelaki itu dan enggan berpisah darinya.
__ADS_1
Nathan yang mengerti arti kata Luna jika wanita itu masih belum puas, melepas tangannya.
“Nanti malam kita bertemu di tempat biasa dan kita bisa bersenang-senang kembali. sekarang aku harus membetulkan talang rumahku yang bocor dulu.”jawab lelaki itu menjelaskan.
Luna akhirnya membiarkan Nathan pergi dari sisinya. Dia pun kembali menjalankan mobilnya setelah melihat lelaki itu hilang dari pandangannya.
Tiga hari kemudian terlihat Noah sedang mencetak sendiri foto-foto Luna dan Nathan tiga hari yang lalu saat mereka ada di mobil.
“Fasty tolong keringkan ini.”ucap Noah menyerahkan beberapa lembar foto yang basah pada kelinci Sylvia.
“Banyak sekali foto yang kau cetak, kenapa tidak mencetak sepuluh lembar saja ?”ucap Fasty menerima foto dari Noah lalu segera mengeringkannya.
“Tak apa... aku ingin melihat big shoc saja.”jawabnya tersenyum lebar kembali mencetak beberapa foto lagi.
Dua jam kemudian semua foto sudah selesai dan berjajar rapi di atas meja.
Noah kemudian memilih beberapa foto dengan pose hot dan segera memasukkannya ke dalam amplop coklat.
“Sekarang aku tinggal mengirimnya saja.”gumam Noah.
Ia pun melihat item apa saja yang sudah dibeli oleh Sylvia. Banyak sekali item yang dibeli oleh gadis itu sampai dia bingung memilih item yang tepat untuk keperluannya saat ini.
“Ini dia item yang ku cari.”Noah menemukan semua mail express delivery. Dia pun mengambil satu perangko dan menempelkannya di atas amplop.
“plop.... !” beberapa menit kemudian amplop itu hilang di udara dan berpindah tempat ke alamat yang dituju.
“Ding-dong...”suara bel pintu rumah yang berbunyi.
“Sebentar.... !”teriak Melody dari dalam rumah sambil berlari dan menaruh alat pel yang dia pegang.
__ADS_1
“klak...”suara melodi membuka pintu. Wanita itu keluar rumah.
“Tidak ada siapa-siapa di sini.”ucap wanita itu saat melihat tak ada seorangpun di depan rumahnya ataupun jejak kaki di sana.
“Aneh sekali...”wanita itu kemudian terbalik dan masuk ke rumah. Dia melihat sebuah amplop coklat tergeletak di dekat pot bunga daisy.
“Untuk Melody...”gumam wanita itu membaca tulisan di amplop namun tak ada siapa pengirimnya di sana.
Dia merasa semakin aneh saja dan membuka amplop itu sambil berjalan masuk ke rumah dan menutup kembali pintu rumah.
Melody tak sabar Instagram melihat apa isinya. Dia pun segera mengeluarkan isinya dan ternyata sejumlah foto.
“Foto... foto ini...”ucapnya sok dan Berkeringat dingin saat melihat foto yang ada di tangannya. Ia terus melihat foto itu hingga akhir.
Tangannya gemetar saat melihat foto adegan ranjang suaminya dengan Luna, teman yang beberapa pekan lalu dikenakan oleh Nathan padanya dan berteman baik dengan Luna saat ini.
“Tidak mungkin Nathan mengkhianati aku. Aku tahu bagaimana sikapnya pada ku selama ini. Ini pasti Foto rekayasa dan sudah diedit berulang kali.”gumam Melody mencoba tak mempercayai Apa yang dia lihat dan yakin jika ada seseorang yang ingin berniat merusak rumah tangganya dengan mengirim foto palsu.
“Siapa yang pintar mengedit foto hingga terlihat seperti asli begini ? Dan Siapa sebenarnya yang mengirim foto ini ?”gumam Melody berpikir.
Wanita itu kemudian memasukkan kembali foto tadi ke dalam amplop dan membawanya masuk ke kamar. Dia menaruhnya begitu saja di meja lalu kembali melanjutkan mengepel rumah bagian belakang.
Dari rumah terlihat Noah sedang melihat tayangan slide yang menunjukkan aktivitas yang dilakukan Melody saat ini.
“Argh... sayang sekali kerja bagus ku sia-sia seperti ini. Jelas-jelas foto itu asli dan bukan rekayasa tapi wanita itu tak percaya dengan apa yang dilihat.”pekik Noah sambil memegang kepalanya melihat tayangan barusan.
Noah mencoba untuk tenang dan mencari cara lain untuk meyakinkan melody dan menunjukkan warna asli suaminya itu.
BERSAMBUNG....
__ADS_1