Mafia Penghancur Playboy

Mafia Penghancur Playboy
Eps. 130 Pulang Bersama Kembali


__ADS_3

Pelayan datang dan membukakan pintu. Terlihat Kevin berdiri di balik pintu.


“Tuan Kevin ?!”sapa pelayan saat membuka pintu dan melihatnya.


“Apa nona Freya ada di sini ?”tanya Kevin sambil melihat arah dalam.


“Ya tuan, nona sedang sarapan pagi bersama tuan Lucas di dalam.”jawab pelayan tadi.


Kevin kemudian segera masuk dan menuju ke ruang makan.


“tap... tap... tap...” dengar suara langkah kaki memasuki ruang makan.


Lucas dan Freya menoleh ke arah datangnya suara secara bersamaan.


“Kevin... ?! Kenapa dia kemari ?”batin Freya saat mengetahui siapa yang datang.


Ayahnya Kevin terlihat tidak senang dengan kedatangan putranya.


“Kevin... kau masih punya nyali datang kemari ?!”ucap Lucas menaruh sendok makan yang dia pegang.


Kevin terlihat gugup melihat ayahnya dan masih takut padanya.


“Ayah jangan salah paham dulu padaku. Biar ku jelaskan dulu padamu. Kedatanganku kemari adalah untuk menjemput istriku pulang.”ucap Kevin menjelaskan pada ayahnya.


Lelaki itu kemudian berhenti dan berdiri di samping Freya.


Freya menghentikan makanya untuk sejenak.


“Apa yang ada dalam pikiran lelaki ini ? Apa dia bermaksud berencana untuk melanjutkan aksi penyiksaan nya padaku dengan dalih mencari simpati pada ayahnya ?”batin Freya mencoba membaca apa yang dipikirkan oleh lelaki itu.


“Menjemput Freya pulang ?”ucap Ayahnya Kevin seolah tak percaya Ada apa yang dilakukan oleh Kevin sebelumnya.

__ADS_1


Lucas kemudian menatap Freya yang dari tadi hanya diam dan tak merespon Kevin sama sekali.


“Freya apa kau mau pulang bersama Kevin ?”ucap ayah mertuanya bertanya untuk menegaskan kembali.


Noah tersenyum dalam hati dan memanfaatkan keadaan yang ada saat ini. Ia membuat dirinya tampak ketakutan, trauma dan depresi di depan ayah mertuanya.


“Emm.... ayah... aku-aku... lebih baik pulang ke rumah orang tuaku saja. Aku takut Kevin melakukan hal yang tak kuinginkan lagi.”jawabnya sambil gemetar dan memperlihatkan raut muka frustasi.


“Kau bisa dengar sendiri jawaban dari istrimu Kevin ?”ucap sang ayah Kevin dengan tatapan tajam.


Kevin terdiam dan berpikir mencari cara.


“Apapun caranya aku harus bisa membawa Freya pulang kembali ke rumah bersamaku.”batin Kevin tak mau menyerah.


Tiba-tiba Kevin bersimpuh di depan Freya dengan menekuk lututnya. Ia pun memegang kedua tangan Freya.


Noah merasa muak melihat tingkah Kevin yang mirip dengan king of drama dan ingin memukulnya saja jika ia tidak berada di tubuh Freya.


“Kita lihat saja siapa yang lebih jago berakting sekarang.”batin Noah lagi merasa tertantang untuk mengikuti ritme permainan Kevin.


Ia pun menarik tangannya dengan cepat dari genggaman Kevin.


“Freya... aku tahu aku bersalah sangat-sangat bersalah padamu. Aku minta maaf padamu.”ucap Kevin kembali memegang kedua tangan Freya dan menciumnya sembari melempar lirikan ke arah ayahnya.


“Freya benar yang dikatakan oleh ayah padaku. Aku ini seorang lelaki biadab. Kau boleh menghukum ku dan kau bisa melakukan apapun yang kau mau padaku.”ucap Kevin lagi dengan mata yang berkaca-kaca untuk meyakinkan Freya dan juga ayahnya jika dirinya meminta maaf dengan tulus.


Freya hanya diam saja dan melempar pandangan ke arah lain.


“Freya sayang... kumohon pada mu maafkanlah diriku ini. Aku mengaku telah salah dan khilaf. Aku berjanji padamu tidak akan melakukan hal seperti itu lagi padamu.”ucap Kevin bersikeras membujuk Freya agar percaya pada ucapannya.


Freya menatap kembali Kevin dengan air mata yang bercucuran lalu menundukkan kepalanya tanpa berucap sepatah kata pun.

__ADS_1


Kevin tidak menyerah dan justru semakin gencar beraksi. Ia pun berdiri dan menghapus air mata istrinya di depan ayahnya.


“Freya maukah kau memberiku kesempatan kedua ?”ucap Kevin dengan memohon dan memasang tampang iba kembali.


Lucas melihat ketulusan Kevin. Dia merasa jika putranya itu menyadari kesalahannya dan ingin memperbaiki hubungannya.


“Freya... menurut ayah sebaiknya kau pulang bersama Kevin. Kalian bicarakan baik-baik dan selesaikan masalah kalian berdua.”ucap Lucas.


“Apa... lelaki ini sebelumnya berpihak padaku sekarang dengan sedikit akting dari Kevin langsung berpihak padanya ?”batin Noah menatap Lucas.


“Ayah... aku rasa tak ada yang perlu dibicarakan di antara kami berdua.”jawab Freya menolak dan bersikeras pada pendiriannya.


Sementara Kevin tersenyum dalam hati karena berhasil membuat ayahnya kembali berada di pihaknya.


“Ayo Freya kita pulang sekarang. Tolong percayalah padaku kali ini. Aku akan menebus semua salahku padamu.”ucap Kevin kembali memohon dan mencium kedua tangannya.


Lucas sebenarnya tak ingin ikut campur masalah rumah tangga anaknya. Namun jika diperlukan dia akan tetap turun tangan.


“Freya cobalah buka lembaran baru dalam kehidupan kalian. beri kesempatan kedua pada Kevin. Aku tahu seperti apa Kevin itu. Jika suatu saat dia berani menyakitimu lagi maka aku sendiri yang akan menindaknya. Jadi kau tak perlu khawatir.”ucap Lucas menjadi penengah mereka berdua dan ingin mendamaikan putra dan menantunya.


“Ayah... aku... aku...”jawab Freya bingung tak tahu harus berkata apa dan belum bisa memutuskan.


“Freya sayang... ayo kita pulang.”ucap Kevin mendesak dan terus meyakinkannya.


“Baiklah aku akan mengikuti permainan mu kali ini, Kevin. Kita lihat saja siapa yang akan menangis nantinya.”batin Noah tersenyum dalam hati.


Ia tak bisa menolak saran dari mertua Freya yang bersikap baik padanya.


“Baiklah karena ayah aku mau pulang denganmu. Tapi pegang janjimu.”ucap Freya menatap Kevin.


Kevin seketika terlihat berbunga-bunga dengan jawaban dari Freya.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2