
Sambil menyesap sampanye, sesekali Elisa melirik Rai.
"Apa kita hanya ingin berdiri disini sambil menyesap sampanye?" Tanya Elisa.
Rai melirik Elisa sesaat lalu kembali menatap pemandangan kota Paris tanpa menjawab pertanyaan Elisa.
"Apa ada yang mengganggu pikiran mu? Sejak tadi ku perhatikan, kau seperti memikirkan sesuatu."
"Apa kelihatan sekali?"
"Mmm. Sangat kelihatan."
"Maaf kalau begitu. Aku hanya sedang mengingat-ingat satu nama yang sangat tidak asing bagi ku."
"Benarkah? Apa dia perempuan?"
Rai menganggukkan kepalanya.
"Mantan mu?"
"Aku tidak punya mantan. Aku pria bebas yang tak suka terikat."
"Kalau begitu, mungkin dia orang yang pernah kau sukai atau kau benci?"
Rai diam sesaat. Ia mencoba mengingat apakah dulu ia pernah menyukai seorang wanita atau membenci wanita. Hasilnya nihil, otaknya tak mampu mengingat apapun.
"Ah sudah lah, tidak usah di pikirkan lagi. Lebih baik kita bersenang-senang." Ucap Rai menyerah.
Rai pun mengambil gelas sampanye dari tangan Elisa lalu berjalan mendekati meja dan meletakkan gelasnya dan gelas Elisa atas meja, kemudian kembali lagi menghampiri Elisa.
"Mari kita habiskan malam ini dengan penuh gairah, Babe." Bisik Rai sesampainya di depan Elisa.
__ADS_1
"Buatlah aku mengerang berkali-kali." Balas Elisa.
Tanpa menunggu lama lagi, Rai langsung mencium bibir Elisa dengan sangat rakus, tangan terampilnya juga ikut bekerja membuka resleting dress Elisa hingga dress itu teronggok di lantai.
Sama dengan Rai, tangan Elisa juga membuka kancing kemeja Rai satu persatu, lalu melepaskan kemeja Rai dari tubuh Rai dan membuangnya kesembarang arah.
Tangan terampil nan lihai Rai dan Elisa saling memoloskan pasangan mereka. Dan setelah mereka sudah sama-sama polos, Rai menggiring Elisa ke sofa yang ada di depan ranjang.
Rai pun mendaratkan bokongnya di sofa lalu mengarahkan Elisa untuk berlutut tepat di depan Mister Corn-nya. Dan tanpa perlu Rai beritahu cara main-nya, Elisa langsung memasukkan Mister Corn Rai ke dalam goa bergiginya.
Rai memejamkan matanya menikmati cara Elisa mengu*lum Mister Corn-nya.
"Ssh... Ah.." des*ah Rai.
Namun baru satu menit, tiba-tiba terlintas wajah seorang gadis yang memakai seragam SD dengan kacamata kuda dengan rambut yang di kepang dua. Gadis itu tak sendiri, ia bersama dengan gadis lain yang berwajah mirip dengan gadis yang pertama.
Dalam bayangan Rai, dua gadis itu sedang mengalami perundungan.
Mata Rai langsung terbuka lebar begitu wanita itu memanggil nama Mishea dan Mishella.
Rai menarik kepala Elisa lalu mengeluarkan Mister Corn dari dalam goa bergigi Elisa.
"Kenapa?" Tanya Elisa.
"Maaf, aku tidak bisa melanjutkan ini! Aku baru ingat kalau aku punya urusan lain yang lebih penting." Ucap Rai sambil berdiri dari tempat duduknya lalu memungut celana-nya dan memakainya.
"Apa?!" Kesal Elisa.
"Tenang saja, aku akan tetap memberikan tanda terima kasih ku.." Ucap Rai.
"Katakan, berapa nomor rekening mu?" Tanya Rai sambil mengeluarkan ponselnya dari kantong bagian dalam jas-nya.
__ADS_1
"Apa kau pikir yang ku mau hanya uang, hah!! Aku mau merasakan keperkasaan mu!"
"Maaf, tapi aku tidak bisa! Ada hal yang sangat penting! Cepat katakanlah berapa nomor rekening mu!" desak Rai.
"Aku akan menghitung sampai lima, kalau di hitungan yang kelima kau tidak memberikan nomor rekening mu, jangan salahkan aku, jika aku menyeretmu keluar dari kamar ini!" ancam Rai.
"Haish!!" Geram Elisa.
Mau tak mau Elisa pun memberikan nomor rekeningnya.
Rai pun mentransfer sejumlah uang yang jika di rupiahkan, sebesar lima juta rupiah.
"Periksalah m-banking mu, aku sudah mengirim kompensasi ke rekening mu!"
Elisa pun mengambil ponselnya yang berada dalam tas jinjingnya dan membuka notifikasi m-bankingnya.
Dan benar saja, uang yang Rai kirim sudah masuk ke rekening Elisa.
"Sudah masuk." Ucap Elisa.
"Baguslah. Cepatlah pakai pakaian mu! Aku harus segera pergi!" Desak Rai.
Elisa pun memungut pakaiannya satu persatu dari lantai lalu memakainya.
Setelah setelah selesai berpakaian lengkap, dengan rasa kecewa karena tidak jadi ditunggangi maupun menunggangi Rai, Elisa pun keluar dari dalam unit kamar hotel Rai.
*
*
*
__ADS_1
Bersambung...