Mencari Teman Ranjang Si Hot Duda

Mencari Teman Ranjang Si Hot Duda
S-2 # 38


__ADS_3

Di lantai atas.


Mishea yang sejak tadi menunggu kedatangan Rai dari jendela yang mengarah ke pintu gerbang mansion, langsung berlari ke kamarnya kala melihat Rai keluar dari dalam mobil.


Mishea hendak mencuci wajahnya dan memakai lagi bedaknya agar terlihat lebih segar karena tadi sempat menangis karena menunggu Rai yang tidak datang-datang, Mishea pikir Rai tidak datang karena kecupan di pipi Rai yang Mishea berikan.


*


*


*


Ruang Keluarga.


Mommy Alea mengajak Rai dan Satria masuk keruang keluarga.


"Tunggu disini sebentar yah, Bibi panggilkan Mishea dulu." Ucap Mommy Alea.


"Iya Bibi." Jawab Rai dan Satria bersamaan.


"Oh.. iya, ini siapa Rai?" Tanya Mommy Alea pada Rai sambil menunjuk melirik Satria.


"Oh.. ini-" belum selesai Rai bicara, dengan penuh percaya dirinya Satria menjulurkan tangannya ke hadapan Mommy Alea sambil menyebutkan namanya.


"Satria, Bibi." Ucap Satria.


"Oh.. ini yang namanya Satria." Balas Mommy Alea sambil membalas uluran tangan Satria.


"Bibi mengenal saya?" Tanya Satria heran.


"Mishella pernah bercerita tentang mu." Jawab Mommy Alea.


"Ooo.." Satria membulatkan mulutnya.


"Ya sudah, Bibi panggil Mishea dulu yah." Ucap Mommy Alea lalu memutar tubuhnya.


"Kalau bisa sekalian Mishella, Bibi." Balas Satria saat Mommy Alea hendak melangkah.


Mommy Alea memutar kembali tubuhnya.

__ADS_1


"Mishella belum pulang kerja. Mungkin sebentar lagi." Balas Mommy Alea sambil tersenyum lalu memutar kembali tubuhnya, kemudian berjalan keluar dari ruang keluarga.


Setelah kepergian Mommy Alea, Rai dan Satria pun duduk bersebelahan di sofa panjang.


"Kau dengar itu Rai, Mishella saja sudah menceritakan tentang ku pada Mommy-nya, itu tanda-nya.."


PLAAAK.. Belum selesai Satria bicara, Rai sudah memukul tengkuk Satria.


"Jangan mimpi!! Walau orangtua twin Mi menyetujui kau mendekati Mishella, tetap saja kau harus menghadapi ku, kakak ipar mu!!" Potong Rai.


"Cih.. Kakak Ipar!!! Jangan-jangan kau duluan yang tereliminasi!!" Cibir Satria.


"Kau benar-benar ingin mendekati Mishella?" Tanya Rai mengintimidasi.


"Mendekati dalam hal apa dulu maksud mu? Aku mendekati dia karena ingin berteman, bukan mendekatinya untuk aku bawa ke ranjang ku!!" Balas Satria.


"Baguslah!! Awas saja kalau kau punya pikiran membawanya ke atas ranjang mu!! Akan ku habisi kalian berdua!!" Ancam Rai.


"Kalian berdua?" Tanya Satria tidak paham dengan kata-kata Rai.


"Iya, kau dan jagung lokal mu itu!!" Jawab Rai sambil menunjuk celana Satria.


*


*


*


Lantai Atas.


Kini Mommy Alea sudah berada tepat di depan kamar Mishea.


Tok.. Tok.. Tok..


"She.. Shea.. buka pintunya She!! Kok pintunya di kunci-kunci segala sih?!" Teriak Mommy Alea sambil mengetuk pintu kamar Mishea. Mommy Alea panik karena Mishea mengunci pintu kamarnya, Mommy Alea takut Mishea melakukan percobaan bu*nuh diri lagi seperti kemaren.


Tak lama pintu pun terbuka.


"Mommy kenapa sih teriak-teriak!!" Protes Mishea.

__ADS_1


"Ya habisnya kamu pake kunci pintu kamar segala, Mommy kan jadi khawatir!!" Balas Mommy Alea sambil berjalan memasuki kamar Mishea dan diikuti Mishea dari belakang.


Saat sudah sampai di ruang tidur, tiba-tiba Mommy Alea memutar tubuhnya, sontak saja gerakan Mommy Alea yang tiba-tiba itu membuat Mishea menabrak Mommy Alea.


Niat Mommy Alea memutar tubuhnya karena ingin mengomeli Mishea lagi tapi saat melihat wajah Mishea yang tak seperti hari-hari setelah Mishea mengalami kejadian buruk.


Mommy Alea melihat wajah Mishea terlihat lebih cerah dan lebih glowing.


"Kamu pake make-up?" Tanya Mommy Alea.


"Ng-gak kok Mom." Kilah Mishea.


"Jangan bohong kamu. Coba sini Mommy pegang wajah kamu!" Balas Mommy Alea yang menolak percaya. Bagaimana mau percaya kalau semenjak Mishea mengalami trauma, Mishea tidak pernah merias wajahnya. Jangankan merias wajahnya, untuk mandi saja Mishea harus di paksa, karena Mishea takut ke kamar mandi.


Mishea langsung mundur beberapa langkah begitu Mommy Alea ingin menyentuh wajahnya.


"Iish Mommy, udah dibilang gak pake make-up, gak percaya banget sih." Dumel Mishea.


"Kalau pakai make-up pun juga gak pa-pa Sayang. Mommy seneng, putri cantik Mommy kembali lagi seperti dulu." Balas Mommy Alea.


"Sini, Mommy mau peluk." Ucap Mommy Alea sambil merentangkan kedua tangannya.


"Uuuh.. Mommy.." Mishea pun masuk kedalam pelukan Mommy-nya.


"Mommy senang putri cantik Mommy sudah kembali seperti dulu lagi." Ucap Mommy Alea sambil mengelus rambut Mishea.


Mereka pun berpelukan untuk sesaat.


"Sekarang kamu cepat turun, Rai sudah menunggu mu." Ucap Mommy Alea sambil menjauhkan tubuh Mishea dari pelukannya.


Mishea menganggukkan kepalanya lalu keluar dari kamarnya dengan ceria.


Melihat keceriaan Mishea, jelas saja Mommy Alea terharu, sangking haru dan bahagianya, Mommy Alea sampai meneteskan air mata bahagianya.


*


*


*

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2