
"Ada apa ini?" Tanya Daddy Bratt yang baru masuk dan di belakang Daddy Bratt ada Mommy Julya dan Daddy March.
"Dad, telepon pemuka agama yang kemaren menikahkan Shea dan Rai sekarang. Karena ada yang harus kita nikahkan lagi sekarang." Ucap Mommy Alea dengan wajah yang masih shock.
"Hah? Apa maksud mu?" Tanya Daddy Bratt.
"Daddy mertua, aku ingin menikahi Mishella." Ucap Satria.
Belum selesai Mommy Alea terkejut, kini Daddy Bratt, Daddy March dan Mommy Julya juga ikut terkejut.
"Hei bocah, jangan becanda kamu!! Kamu pikir menikah itu penyakit menular!! Sahabatmu menikah, kau juga mau ikut-ikutan menikah!!" Omel Daddy Bratt.
"Tidak!! Aku tidak menyetujui permintaan mu menikahi Mishella. Cukup satu menantu yang membuat aku sakit kepala, aku tidak mau menambahnya lagi dengan menjadikan kau menantu ku. Lagi pula Mishella sudah aku jodohkan dengan anak teman ku!"
"Kalau Anda tidak mau menikahkan saya dengan Mishella, lalu bagaimana dengan anak saya yang ada di rahim Mishella.
"Apa kau bilang?! Apa kau sudah...." Kaget Daddy Bratt.
Bukan hanya Daddy Bratt saja yang kaget. Semua orang yang ada di ruangan itu juga ikut kaget.
Sedangkan Mishella hanya mampu menundukkan kepalanya.
"Shella, apa benar yang dia katakan?!" Teriak Daddy Bratt emosi pada Mishella yang ada disamping Mommy Alea.
Melihat Mishella di bentak oleh Daddy Bratt, jelas Satria tidak terima.
Satria pun berjalan mendekati Mishella.
"Jangan berteriak Daddy mertua, kasihan anak ku di dalam sini." Ucap Satria seraya mengelus perut Mishella.
__ADS_1
"Shell, kamu sedang hamil? Kok kamu gak bilang apa-apa sama Mommy, Shell?"
"Shella belum hamil Mom." Jawab Mishella lirih.
"Kalau belum hamil kenapa Rai bilang sudah ada anaknya dalam rahim mu?"
"Belum hamil, Mommy mertua. Masih dalam tahap bertransformasi, karena baru semalam saya menanam benih ke dalam rahim Mishella." Jawab Satria tak ada takut-takutnya.
"Breng*sek kau!!" Geram Daddy Bratt mendengar itu. Daddy Bratt pun hendak memukul Satria namun gerakan Daddy Bratt itu langsung di tahan oleh Mommy Alea.
"Jangan menghabiskan tenaga mu untuk memukuli Satria!! Lebih baik sekarang kamu hubungi pemuka agama yang kemaren menikahkan Shea dan Rai!! Kita harus segera menikahkan mereka."
"Tidak!! Aku tidak setuju!! Lagi pula belum tentu benih bocah ini berhasil bertransformasi!!"
"Jadi atau tidak jadi, kita harus mengapresiasi keberanian Satria mengakui perbuatannya pada Mishella dan ingin bertanggung jawab pada putri kita. Jadi cepat lakukan apa yang aku perintahkan!! Atau.."
Daddy Bratt pun menjauh dari ruang tamu untuk menelpon pemuka agama itu lagi lalu menyuruh orang untuk menjemput sang pemuka agama.
"Ini lah karma yang harus aku terima atas dosa-dosa ku di masa lalu. Mempunyai dua menantu bastard." Gerutu Daddy Bratt.
*
*
*
Pukul 17.00
Kini semua keluarga inti yang kemaren baru menghadiri acara pengucapan janji Rai dan Mishea, berkumpul lagi di vila itu untuk menyaksikan pengucapan janji suci Satria dan Mishella.
__ADS_1
Pengucapan janji suci berjalan lancar. Walau ada wajah yang merengut sepanjang acara. Wajah siapa lagi kalau bukan wajah Daddy Bratt.
"Dengan ini saya nyatakan Saudara Satria dan Saudari Mishella resmi menjadi pasangan suami istri." Ucap Pemuka agama setelah Satria dan Mishella selesai mengucapkan janji suci pernikahan.
"Saudara Satria, silahkan sematkan cincin di jari manis istri Anda, setelah itu gantian Saudari Mishella." Ucap pemuka agama.
Satria pun menyematkan cincin di jari manis Mishella setelah itu gantian Mishella yang menyematkan cincin di jari manis Satria.
Setelah cincin tersemat di jari mereka, Satria pun mendekatkan wajahnya pada Mishella lalu menarik pinggang Mishella untuk merapatkan tubuh mereka.
"Shell, hati ku memang tidak berdebar saat kamu ada disamping ku, tapi jujur aku tidak rela kalau kamu dimiliki oleh laki-laki lain. Jadi atau tidak benih yang aku tanamkan, kamu tetap akan menjadi milikku." Ucap Satria.
"Dan aku akan pastikan akan membuat hati mu berdebar pada ku." Sahut Mishella.
Dan mereka pun berciuman dengan sangat lembut di depan pemuka agama, dan di depan para keluarga.
*
*
*
TAMAT.
Terimakasih sudah mengikuti cerita Keluarga Alfian dan Keluarga Wilson.
Bagi yang belum baca Scandal With My Collage Student, silahkan mampir kesana yah. 🙏🙏🙏
...🍁 Terimakasih 🍁...
__ADS_1