
"Aku sudah bangun by, kamu kan sudah rapi, dan ini sudah siang, aku harap kamu jangan melakukan hal aneh"
"Cepat mandi, aku akan antar kamu ke apartemen Vicky"
"Iya iya by" Jawab Nesa sambil merebahkan tubuhnya lagi, dia mencari selimutnya yang di lemparnya untuk menutupi tubuhnya
Vino menggelengkan kepalanya saat melihat kelakuan gemas istri kecilnya, tiba-tiba kedua sudut bibirnya tersenyum "Silahkan tidur putri tidur" Ucap Vino dengan menindihi tubuh istrinya, dia mencium kening dan pipi istrinya bertubi-tubi
"Hubby, kamu sudah rapih, jangan ganggu aku, aku mau tidur, aku bisa berangkat sendiri nanti, aku masih ngantuk! " Usir Nesa sambil mendorong tubuh suaminya
"Ini masih sempat sayang, ayo kita bermain 1 kali aja" Jawab Vino sambil melepaskan sabuk dan kemejanya
Mendengar suara sabuk yang dilepas dari badan Vino, Nesa segera berdiri, dia berlari ke dalam kamar mandi
"Aku mandi by! " Teriak Nesa membuat Vino tersenyum
Di dalam kamar mandi terlihat Nesa yang sedang mengantuk berat duduk di atas closet, dia tertidur sejenak, entah kenapa rasanya dia sangat malas mandi dan hanya ingin tidur sepanjang hari
10 menit Vino menunggu, tapi dia tidak mendengar suara gemercik air di dalam kamar mandinya membuat Vino cemas lalu mengetuk memastikan keadaan istrinya
"Sayang! tokk..tok..." Panggil Vino sambil mengetuk pintu kamar mandi
Beberapa menit Vino memanggil istrinya tapi tidak ada sahutan atau balasan dari dalam kamar mandi membuat Vino semakin cemas, tak mau ada hal buruk yang terjadi pada istrinya,Vino pun mendobrak pintu kamar mandi, dia bisa melihat istrinya sedang tidur diatas closet
"Ya Tuhan, " Ucap Vino menghampiri istrinya
"Sayang bangun" Sambungnya lagi
"Hemm, aku mau mandi by, ngapain kamu disini, pergi sanah" Usir Nesa menggunakan tangannya
"Kamu mau tidur apa mau mandi? didalam kamar mandi aja kamu bisa tidur pulas"
"Mandi, tapi aku ngantuk by, aku mau tidur" Rengek manja Nesa dia mengalungkan kedua tangannya di leher Vino
"Ya ampun, sebenarnya kamu kenapa sayang??"
"Apa kamu sakit?? " Tanya Vino sambil menaruh punggung tangannya di kening istrinya
"Gak panas" Gumamnya lagi
__ADS_1
"Hubby"
"Ada apa hemm, kenapa kamu mendadak berubah menjadi manja? " Tanya Vino sambil menggendong tubuh istrinya lalu merebahkan dikasurnya
"Aku ngantuk by, aku mau tidur dulu"
"Jangan ganggu aku, okeh"
...........
Di apartemen Vicky, setelah semalam tak bisa tidur tenang, pagi ini Vicky yang baru saja bermimpi dialam tidurnya tiba-tiba terganggu oleh wanita yang berada disampingnya, Selena terbangun dan tiba-tiba perutnya terasa lapar, mimpi memakan sate ayam dipagi hari membuat dirinya tergugah lalu menggoyangkan tubuh Vicky yang sedang tertidur untuk segera bangun
"Bangun ky, aku lapar" Ucap Selena sambil menggoyangkan lengan kekar Vicky
"Ky, ayo kita cari makan" Sambungnya lagi
Vicky menggeliat lalu merubah posisi tidurnya, semalam dia harus lembur menyelesaikan pekerjaannya sampai pukul 3 pagi karna ulah Selena dan kini baru pukul 6 pagi dia harus bangun karna ulah Selena lagi, matanya masih terpejam dan terasa berat, "Aku masih ngantuk Sel, itu di kulkas ada makanan, tadi malam aku membelikan makanan untukmu" Gumam Vicky sambil memejamkan matanya
"Aku tidak mau makanan sisa, cepat bangun ky, aku laper! " Semakin kencang Selena menggoyangkan lengan Vicky membuat Vicky menarik tangan Selena lalu menyuruhnya tidur disampingnya, beruntung Vicky sudah berbicara pada sekertarisnya Rain, jika hari ini dia akan bekerja di apartemennya,
"Vicky! " Pekik Selena saat tubuhnya jatuh disamping tubuh Vicky
"Ayo bangun, aku mau mandi lalu kita cari makan" Rengek Selena memeluk tubuh Vicky, mencium aroma tubuh Vicky membuat perasaannya nyaman, Vicky yang merasakan tangan Selena melingkar memeluknya pun tersenyum, dia kembali masuk kedalam mimpinya
Cukup lama Selena menghirup aroma tubuh Vicky, dan Vicky pun sudah kembali tertidur, Selena menatap dan melihat setiap inchi wajah pria yang dicintainya,
"Sejujurnya aku mencintaimu ky, dan aku tak tega membunuh anak ini, tapi.. aku sudah terikat perjanjian kontrak dengan perusahaan luar negri, dan aku akan mengakhiri kontrak dengan perusahaan Nesa, demi keluargaku yang berada di luar negri, mungkin cara ini, cara terbaik, jika kita berjodoh kita akan bersama" Gumam Selena dalam hati, dia memandang wajah ayah dari anak yang sedang dia kandung
"Aku memang tampan dan mempesona" Ucap Vicky sambil memejamkan matanya membuat Selena mencubit pinggang Vicky dengan keras
"Sakit Sel, " Ringis Vicky meraba pinggang yang dicubit Selena
"Rasain, aku mau mandi, siapkan pakaianku, aku tidak membawa pakaian ganti, " Ketus Selena yang langsung bangkit dan turun dari ranjang, dia berjalan menuju kamar mandi sambil tersenyum
Melihat Selena pergi dan masuk kedalam kamar mandi, Vicky langsung mencuci mukanya, dan keluar dari apartemen, dia pergi untuk membeli pakaian Selena, beruntung dilantai dasar ada beberapa stand pakaian yang buka 24 jam jadi dia tidak akan cemas meninggalkan Selena sendirian di apartemen
Setelah membeli pakaian untuk Selena, dia berjalan menuju apartemennya, mungkin jika dia memperlakukan Selena dengan lembut dan baik, Selena akan mempertimbangkan untuk menggugurkan kandungannya
"Semoga saja pilihanku cocok dengan seleranya dan cocok juga dipakainya" Ucap Vicky sambil berjalan, wajahnya terukir dengan senyuman
__ADS_1
"Apa benar aku sudah jatuh cinta pada Selena, seorang wanita yang dulunya aku manfaatkan untuk balas dendam, atau aku hanya tak tega dengan darah dagingku sendiri"
Krek, pintu apartemen terbuka, Vicky masuk kedalam lalu mencari keberadaan Selena didalam kamarnya, tapi Vicky tidak menemukan, suara gemercik air juga sudah tidak didengar ditelinga Vicky, Vicky meletakkan belanjaannya lalu berjalan ke kamar mandi, dan dia tidak melihat Selena, lalu dia berjalan menuju dapur dan ruang tamu, tapi tidak menemukannya, fikirannya sudah kacau, dia memanggil nama Selena beberapa kali, tapi tak ada sahutan
Vicky kembali kedalam kamar dan melihat ponsel Selena masih tergeletak diatas kasur, dia melihat pintu balkon yang sedikit terbuka
Hembusan nafas lega saat Vicky melihat Selena sedang berjemur dipagi hari dengan menggunakan jubah mandinya
"Hei, aku memanggilmu tapi kenapa kamu berpura-pura tidak mendengar" Tanya Vicky sambil duduk di samping Selena
Selena tersenyum "Sengaja haha"
"Ky, aku mau berbicara serius"
"Bicaralah, aku akan mendengarkan"
"Jangan marah, mulai besok aku tidak mau menyusahkanmu lagi, aku tidak mau jika kamu menikah denganku karna terpaksa, jadi aku sudah mantab dengan keputusan ini, aku akan menggugurkan kandungan ini, dan kita mulai lembaran baru dengan cara kita masing-masing"
"Tapi sebelum aku menggugurkan kandunganku, aku mau makan sate lontong sekarang"
Mata Vicky membulat, dia bisa melihat keseriusan dimata Selena, Vicky berdiri lalu berjalan menuju pembatas besi balkon apartmentnya
"Aku juga berhak memutuskan Sel, karna aku adalah ayah kandung dari anak yang ada dirahimu, kau harus ingat itu"
"Dan aku tidak mengizinkan kamu menggugurkannya, kau harus ingat itu! " Ucap Vicky sambil mengepalkan tangan lalu meninju pembatas besi itu membuat tangan Vicky merah lebam
.
.
.
.
.
Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁 )
__ADS_1
.......... #Happy Reading😘#..........