Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 51- Danau Hijau


__ADS_3

Sean yang mendengar dari luar perintah dari majikannya pun langsung masuk kedalam mobilnya


"Jalan, kita pulang.. "


"Kita ke kantorku Sekertaris Sean,.. " Ucap Nesa


"Jangan, kita pulang kerumah.. "


"Hubby.. " Rengek Nesa pada suaminya


"Hubungi saja Vier, suruh dia urus pekerjaanmu.. "


"Tapi hubby.. "


"Tidak ada penolakan sayang.. "


Nesa menghembuskan nafasnya kasar, dia langsung menelfon sekertarisnya untuk menghandle pekerjaannya


..........


"Rain hari ini adalah hari yang sangat sial bagiku.. " Curhat Vicky pada sekertarisnya Rain


"Kenapa?? " Bukankah harusnya kamu senang, karna proyek di desa A hampir selesai dan kau sudah melepas penat di Mall tanpa mengajakku.. "


"Aku bertemu dengan dia, dan tanpa sadar aku menolongnya.. "


" Siapa?? " Tanya Rain yang menghentikan jarinya yang sedang menari di keyboard laptopnya


"Anak dari pembunuh itu.. "


Vicky mengusap wajahnya dengan kasar, sekali lagi dia merutuki kebodohannya karna menemui dan mencegah anak pembunuh itu melakukan tindakan gegabah


"Oh, ..."


"Ada kabar baik dari Selena.. " Ucap Rain pada bossnya


"Apa? "


"Perusahaan kita berhasil menanam saham di Reza company.. "


Vicky langsung bangkit dari duduknya dia menatap pemandangan luar dari kaca besar diruangannya


"Bukankah aku sudah memberitahumu bahwa kita mencabut penanaman saham di Reza company, apa kau tidak mendengarkan itu!!!! "


"Nona Selena yang mengajukan permintaan ini pada Reza company, jangan salahkan aku.. "


"Bedebah! Apa untungnya aku memperkerjakan kamu! "


Vicky langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Selena, dia marah dengan sikap Selena yang seenaknya sendiri


"Hallo sayang.. "


"Aku tidak memintamu untuk membantuku menanam saham di Reza company, dan aku paling tidak suka urusan pekerjaan dilibatkan dengan orang lain yang tidak mempunyai peran dalam perusahaanku.. "


Vicky langsung menutup telfonnya dan memnyuruh Rain untuk membatalkan penanaman saham itu, karna dia lelah dengan Ayahnya yang selalu memperingati dirinya untuk menjauhi istri adik tirinya


"Rain batalkan semuanya.. "


"Gila ky! Tidak bisa, jangan bertindak gegabah, kamu harus bersikap profesional!! " Jawab Rain emosi


"Aku tidak mau kehidupanku ditekan dengan Rayhan lagi dan lagi.. "


"Tapi jangan seperti ini, bukankah jika kamu menanam saham di Reza company akan mempermudah kamu untuk mendekati gadis impianmu itu? "


"Aku tahu kau selalu memerintahkan seseorang untuk mengawasi dia.. " Lanjut Rain yang bersandar di sofa ruang kerja Vicky


"Rain! .. "


"Aku paling tidak suka dibantah! "


"Dan satu lagi aku tidak ingin berurusan dengan gadis itu lagi, cukup Rayhan menekankan seperti ini,.. " Ucap Vicky yang kembali duduk di kursi kerjanya


"Ky, kesepakatan antar 2 perusahaan tidaklah mudah, abaikan saja Ayah mu, kau ini seharusnya membuktikan kepada semua orang bahwa perusahaanmu bisa maju tanpa bantuan dari keluargamu.. '


Vicky bangkit dari duduknya, dia mengambil kunci mobil dan melangkah pergi dari kantornya

__ADS_1


"Andai aku tidak gegabah waktu itu, pasti aku tidak akan malu bila bertemu dengannya.. " Gumam Vicky yang memukul stir mobilnya dengan keras


Arrrggggkkk.... Bodoh bodoh. . "Umpatnya


Flasback on


Di danau dekat kota, Vicky melihat dari kejauhan sosok gadis yang dia incar, harapannya pupus saat sang gadis memberitahunya bahwa dia sudah menikah


Dunia sekali lagi tidak berpihak padanya saat Vicky tahu bahwa suami dari gadis yang diincarnya adalah anak dari pembunuh ibunya


Vicky turun dari mobil dan menuju gadis yang sedang melamun duduk di kursi dekat dengan danau


"Boleh aku duduk.. " Tanya Vicky


Nesa menoleh, lalu dia bangkit untuk pergi, dia tidak ingin ada kesalahpahaman lagi antar suaminya


"Jika tidak boleh, biarkan aku berdiri dan kamu bisa kembali duduk.. " Ucapan Vicky membuat Nesa kembali duduk di kursi dekat danau


"Jika kau ada masalah, berceritalah, aku akan menjadi pendengar yang baik"


Tidak ada jawaban dari Nesa, dia hanya diam dan menatap arah danau yang menurutnya sangatt indah


"Kau tahu tempat ini sangat cocok untuk orang yang sedang patah hati.. "


Vicky menghembuskan nafasnya kasar, dia melirik sekilas gadisnya yang masih mematung


"Apa yang kau rasakan? apa ada masalah? apa kau diperlakukan tidak layak oleh suamimu? "


Nesa menoleh sekilas lalu kembali lagi menatap danau hijau itu


"Akan kuberi pelajaran dia, jika kau diperlakukan tidak layak!! " Ucap Vicky yang berpura-pura marah


"Jangan, jangan ikut campur urusanku lagi,.. " Akhirnya Nesa mau menjawab ucapannya


Vicky tersenyum lalu berkata "Kau sungguh mencintainya"


Nesa menganggukan kepalanya


"Lalu untuk apa kamu bersedih sendiri disini? "


Nesa menoleh dan menggeser tempat duduknya agar Vicky bisa duduk disampingnya,


"Apa kau kenal dengan ibu mertuaku?? " Tanya Nesa


Vicky tersenyum lalu duduk di samping Nesa, dia menggelengkan kepalanya


"Dia adalah seorang pembunuh.. "


"Tapi karna suamimu, dia tidak dijebloskan kedalam penjara, Rayhan tidak menginginkan suamimu tumbuh dengan kasih sayang yang kurang.. " Batin Vicky yang mengepalkan tangannya.


"Memangnya ibu mertuamu melakukan apa? Apa dia menyakitimu atau melukaimu? "


Nesa tersenyum lalu menjawab "Dia sangat baik terhadapku"


Lagi dan lagi Nesa menutupi kekejaman ibu mertuanya


"Aku tahu kau sedang berbohong... "


"Jika kau lelah dengan kehidupanmu yang sekarang, berhentilah, dan berbicaralah padaku, aku akan membawamu pergi dari kehidupan nerakamu.. "


"Apa maksudmu.. "


"Aku menyukaimu sejak pertama kali aku melihatmu, dan ketertarikanku bertambah saat kamu menolongku waktu dulu.. "


Nesa terkejut, tiba-tiba dirinya emosi dengan ucapan Vicky, orang yang sudah dianggap kakaknya sendiri


"Ucapanmu sangat kotor Tuan.. "


"Saya sudah mempunyai suami dan anda tahu itu! " Nesa bangkit tapi tangannya di cegah oleh Vicky


"Jangan sentuh aku,.. " Nesa menepis tangan Vicky


"Apa tidak ada kesempatan untuku sekali saja untuk masuk kedalam kehidupanmu? " Tanya Vicky yang masih duduk


"Tidak, aku sudah bersuami dan kamu tidak pantas mengucapkan itu lagi,.. "

__ADS_1


"Dan satu lagi, jangan pernah temui atau mengirim pesan apapun untukku, seharusnya kau mengerti perasaan suamiku.. "


"Okeh, aku tetap akan berusaha mendapatkanmu.. "


"Sekali lagi anda berbicara seperti itu, saya tidak akan mau menemui anda lagi.. " Nesa langsung melangkah menjauh meninggalkan Vicky di danau itu.


"Mereka bertemu lagi? " Tanya Vino saat ponselnya sudah terhubung dengan supirnya, dia baru saja melihat video hasil kiriman dari pak Diman


"Iya Tuan.. "


"Awasi dia, jangan sampai istriku tertarik padanya.. "


"Baik Tuan.. "


Flashback off


"Apa dia sudah tidak marah lagi kepadaku, beberapa kali aku berusaha menanamkan sahamku tapi selalu gagal, dan ini! "


"Kenapa setelah aku menyerah, dia justru menerima tawaran itu.. "


"Apakah ada harapan kembali?.. "


"Arrggggggkkkkhhhhhhhhh........ "


Vicky melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia mencari sebuah hiburan,


Setelah beberapa menit mobil Vicky berkeliaran dijalan, kini mobilnya sudah terpakir di sebuah tempat


Vicky membuka pintu dan masuk kedalam tempat itu, dimana ada tempat arena pertarungan dan terdapat beberapa samsak


Dia segera mengganti pakaiannya dan menggunakan sarung tangan


Bughh..


Bughh..


Bughh..


Bughh..


Beberapa pukulan tepat mengenai samsak yang berukuran besar, dia melampiaskan kemarahannya dengan meninju samsak berulang kali


"Aku lelah mempunyai orang tua seperti dia!! "


"Aku tak sudi mempunyai adik dari seorang pembunuh!!"


"Dan satu lagi!!! "


Aaaaaaaa Bughh.. Bugh....


"Aku membenci semua orang yang sudah menyusahkan hidupku ini!!!! "


Bughh


Bughh


Bughh..


.


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


....... #Happy Reading😘#.......


__ADS_2