Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 128-Ancaman


__ADS_3

"Cari tahu dan bawakan rekaman CCTV di jalan ***** sekarang juga!" Ucap Rayhan pada sekertarisnya


"Baik, apa ada lagi yang bisa saya bantu Tuan? "Tanya sekertaris Sandra


"Tidak ada! cepat!! " Pekik Rayhan membuat sekertaris Sandra berjalan keluar ruangan


"Aku akan memastikan di rekaman CCTV itu tentang kecelakaan Vicky, aku tidak ingin semua orang tahu kalau aku dalang dari kecelakaan ini, bisa hancur reputasiku sebagai pembisnis, dan aku juga harus tahu, bagaimana Vino bisa bicara seperti itu, apa dia mengetahui semuanya" Gumam Rayhan sambil menyenderkan tubuhnya dikursi kebesarannya,


Setelah beberapa jam menunggu sekertarisnya kembali, akhirnya sekertaris Sandra kembali dengan membawa kabar buruk untuk bossnya


"Maaf Tuan, emm-" Ucap sekertaris Sandra dengan ragu, kepalanya menunduk takut akan kemarahan bossnya itu


"Cepat katakan!! dan berikan rekaman CCTV itu padaku!! " Rayhan sudah tidak sabar, dia berjalan mendekati sekertarisnya yang sedang mematung


"Anu Tuan, tidak ada rekaman CCTV di dekat jalan**** " Ucap sekertaris Sandra dengan meremas ujung blazernya


"Bagaimana bisa hah!! aku tahu didaerah sanah ada beberapa restoran, dan tidak mungkin restoran besar tidak memasang CCTV!! "


"Maaf Tuan, saya sudah bicara dengan pihak pemilik restoran, dan kata mereka sudah ada yang mengambil rekaman CCTV di hari dan waktu tersebut, dan mereka tidak memiliki salinannya"


"Sekali lagi maafkan saya Tuan"


"Bodoh!! siapa yang mengambil rekaman itu hah!!! apa mungkin Vino?? " Gumam Rayhan langsung berfikir keras,


"Cepat pergi!! cari tahu tentang warga sekitar, apakah ada yang melihat kecelakaan putraku Vicky atau tidak!


" Aku harus mengungkap dalang dibawah ini, kau tahu!! aku ingin putraku disana tenang" Ucap Rayhan yang diangguki sekertaris Sandra


"Saya tahu bagaimana perasaan anda saat ini Tuan, dan saya turut berduka cita, kalau begitu saya pamit" Jawab Sandra lalu berjalan keluar ruangan Rayhan


Setelah melihat Sandra menghilang dibalik pintu ruangannya, Rayhan berjalan duduk kembali, di pejamkan matanya sambil memikirkan rencana selanjutnya


"Aku tidak bisa mempercayai bawahanku, aku tak mau mereka tahu bahwa akulah penyebab putraku meninggal,"


"Dan aku juga tidak bisa bergantung pada mereka, aku harus mencari sendiri bukti itu, selama bukti itu belum aku musnahkan, aku tidak akan tenang"


"Dan lagipula sekarang Vino sudah hancur, untuk sementara waktu aku akan menghancurkan perusahaannya agar dia fokus pada perusahaannya dan mengabaikan kematian Vicky"


...... .. ...


"Tuan, tak ada yang mau menjadi investor untuk perusahaan kita, dan saya yakin ini sudah direncanakan oleh Ayah anda" Sekertaris Sean berusaha mengungkap pendapatnya


"Aku tahu, tapi kita harus berusaha lebih keras Sean, aku tidak mau ke dua perusahaanku hancur, aku harus buktikan bahwa tanpa dia, perusahaan akan tetap stabil"

__ADS_1


"Aku akan mencari investor lain, dan kau juga, bujuk beberapa investor yang ada di data ini, siapa tahu mereka bisa membantu kita" Ucap Vino memberikan selembar kertas yang berisi nama investor


"Baik Tuan, " sekertarisnya Sean mengambil kertas itu lalu izin pamit keruangannya, setelah melihat kepergian sekertarisnya, Vino langsung mencari ponselnya, hanya ada satu nama yang ada di otaknya, berharap orang itu bisa membantu perusahaannya yang diambang kebangkrutan


"Ayo angkat!! " Gumam Vino saat benda pipih itu sudah berada di dekat telinganya, menunggu sambungannya terhubung pada seseorang


Beberapa menit kemudian, sambungan itu akhirnya terhubung juga


"Hallo" Ucap seseorang di sebrang sana


"Kita bisa bertemu? ada sesuatu yang harus kita bicarakan," Ucap Vino


"Untuk apa? bukankah kau membenciku karna aku pernah berniat buruk pada istrimu? "


"Apa karna perusahaanmu diambang kehancuran, dan kau ingin aku membantu perusahaanmu? " Ketus seorang pria


"Aku tahu kau melakukan itu karna Bella kan? dan kau benar, aku ingin kau membantu perusahaanku yang sedang koleps"


"Hahaha Vino, Vino!! apa kau bodoh!! apa kau fikir aku akan membantumu setelah kau menolak adiku, dan membuatnya terobsesi padamu!


" Aku tidak akan membantumu, buang jauh-jauh fikiran itu " Alex berbicara dengan nada yang mengejek


"Alex! Alex! apa kau bodoh juga! aku tahu kau bekerjasama dengan Anton kan! aku bisa pastikan jika Anton tidak mau bekerjasama kembali denganmu! " Kini giliran Vino yang tertawa mengejek Alex


"Apa! bagaimana kau bisa tahu! " Tanya Alex tak percaya


"Ayolah Alex, aku tahu semuanya, sebelum mengenal dokter rezki kau berniat menjodohkan Bella dengan Anton kan? tapi dia tidak mau karna Bella bukan tipenya, dan kau meminta pertolongan Anton untuk mencarikan pria mapan untuk Bella


" Aku tahu kau sangat menyayangi adikmu, tapi apa kau mau adikmu tahu jika selama ini kau mempunyai bisnis gelap dengan Anton "


"Aku bisa menyuruh Anton mengungkap semuanya dan aku pastikan kau mendekam dipenjara dan adikmu Bella akan menangisi kamu disana"


"Kau!!! " Geram Alex


"Apa!! aku bisa menutupi semuanya asalkan kamu mau bekerjasama denganku, cukup kau menjadi investor diperusahaanku maka bisnis gelapmu akan aman"


"Apa kau sedang memerasku!! Anton tidak mungkin mengkhianati kerjasama denganku!! " Pekik Alex yang terlihat kesal


"Siapa yang memerasmu, dan Anton akan menuruti semua perintahku, karna dia mempunyai hutang budi pada keluargaku,


" Bagaimana apa kau setuju dengan syaratku


"Oh aku dengar-dengar kau menyimpan beberapa wanita di apartemenmu, dan sekarang kau kembali ke rumah karna kau ingin mengecek keadaan adikmu Bella

__ADS_1


" Bagaimana reaksi Bella jika tahu, kau dan rezki terlibat didalam bisnis gelap itu,


"Mungkin launching Club milikmu di daerah **** akan membuktikan semuanya, dan banyak lagi"


"Kau memata-matai aku!!


" Aku akan menyetujui syaratmu, aku akan menanam saham di perusahaanmu, aku akan mengutus sekertarisku untuk masalah ini!


"Jangan pernah bocorkan rahasia ini pada siapapun!! "


"Aku senang dengarnya, aku mempunyai dua perusahaan yang sedang koleps, aku harap dalam minggu ini kau sudah mengurus semuanya"


"Bedebah! aku tidak bisa membantu 2 perusahaanmu!! kau kira aku gudang uang yang bisa kau manfaatkan hah!! " Geram Alex saat Vino memintanya membantu 2 perusahaannya


"Sayang sekali jika uangmu di buang sia-sia untuk memberi makan wanita murahan di club mu!! "


"Aku tidak mau tahu, jika perusahaanku sudah stabil, aku akan mengembalikan uangmu lunas!!


" Dalam minggu ini kau harus mengurus semuanya"


Tut... Tut...


Vino mematikan telfonya, "Akhirnya aku bisa bernafas lega, aku tidak mungkin menelantarkan Nesa dan Selena, " Gumam Vino tersenyum senang


Tak henti-hentinya aku promosi gaes, πŸ˜…πŸ˜…


Yuk ramaikan novel ke 3 ku, aku menunggu dukungan dari kalian,


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„



.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat

__ADS_1


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


........ #Happy Reading😘#.......


__ADS_2