Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 20- Bergumam Sendiri


__ADS_3

"Suara wanita??? " Batin Nesa


"Apa Vino mengkhianati aku!!" Batin Nesa tergiang-ngiang lalu ia melihat kearah belakang berharap orang asing itu tidak mengikutinya


Tapi Nesa kurang beruntung ia melihat Vicky dan sekertarisnya sudah berjalan mendekatinya


"Tolong cepat pulang!!" Ucap Nesa yang mematikan telfonnya, lalu ia segera pergi, dia bersembunyi di pohon teh yang sangat lebat, tubuhnya yang kecil membuat dia tidak terlihat oleh kedua orang itu


"Kemana dia!!" Tanya Vicky dan Rain hanya menggelengkan kepalanya, pertanda ia tidak tahu


"Ya Tuhan, siapa wanita tadi yang sedang bersama suamiku?? " Gumam Nesa yang berfikir negatif


"Aku memang belum mengenalnya lama, tapi aku sudah memberikan semuanya kepada dia, dia yang menjadi suamiku, hiks.. hiks.. " Nesa menangis, ia meringkuk, tangannya memegang kedua lututnya.


Beberapa menit, Nesa mengintip dan ia sudah tidak melihat siapapun disana kecuali karyawannya,


Ia segera pulang dengan keadaan lesu, suara wanita itu tergiang-ngiang ditelinganya


Sampai di depan rumah, ia melihat dua orang asing yang tadi mengejarnya, ia tidak pergi menghindar, ia tetap melangkah masuk dan mengabaikan ocehan mereka.


Vicky melihat ada sesuatu yang aneh dari gadis di depannya ini, tadi ia melihatnya menghindar tetapi sekarang ia melihat nya lesu.


"Ada apa lagi, aku sedang malas berdebat! Maksud kedatangan kalian apa!!" Tanya Nesa yang sudah masuk kedalam rumahnya dengan lemas,


"Nona, kami disini hanya ingin menawarkan penawaran yang kami ajukan kemari.. " Ucap Rain menjelaskan dan menyerahkan surat


Nesa membaca semua, dan ia meminta waktu jika ia bersedia menandatangi surat itu, ia meminta waktu beberapa bulan untuk tinggal disini, dan Vicky setuju dengan syarat itu.


Akhirnya mereka sepakat, Nessa menandatangani dan menyuruh mereka semua pergi dari rumahnya, ia lelah berdebat.


Setelah kepergian Vicky selang waktu beberapa menit Vino datang dengan wajah cemasnya..


"Sayang!! " Teriak Vino saat tidak melihat keberadaan Nesa


Nesa sudah berada di dalam kamarnya, rasanya ia malas untuk melakukan apapun


Vino menghembuskan nafasnya lega, melihat istrinya sedang tidur di kamar, dia memilih untuk berpura-pura tidur.


Vino mengecup kening istrinya dan membelai wajah cantiknya


Nesa merasa geli, ia segera membuka matanya dan pura-pura terkejut dengan kehadiran Vino


"Sudah pulang by!! " Ucap Nesa pura-pura mengucek matanya


"Iya, tadi kamu menelfon ada apa?? " Vino mengelus punggung tangan Nesa sesekali menciumnya


"Emmm tidak ada apa-apa.. " Nesa bangkit dari tidurnya, ia senderkan kepalanya ketempat tidurnya


"Sayang.. " Panggil Vino yang membelai pipi Nesa, ia sedikit merapihkan rambut Nesa yang menutupi wajah cantik istrinya

__ADS_1


"Sayang??Apa kelakuan mu seperti ini, memanggil semua wanita dengan sebutan sayang!! " Batin Nesa terasa perih,


"Aku tidak ada apa-apa, maaf aku sudah merepotkanmu!! " Jawab Nesa dengan bahasa yang formal dan membuat Vino mengernyitkan keningnya


"Kenapa, hemm?? " Tanya Vino kembali, ia mengecup punggung tanggan Nesa


"Mau aku buatkan kopi atau teh, pasti kamu lelah hari ini!! " Ucap Nesa yang mengalihkan pembicaraan


"Boleh,.. " Jawab Vino lalu duduk di kursi yang berada di dalam kamar mereka.


Vino melepas pakaian kerjanya dan ia seger bergegas menuju kamar mandi, ia ingin mendinginkan pikirannya,


Saat berendam didalam kamar mandi, ucapan Ayahnya dan perlakuan Selena terlintas difikirannya


Beberapa jam yang lalu.


"Untuk apa kau kesini!! " Ucap Vino yang tidak suka dengan kehadiran Selena


"Sean!! "


"Maaf Tuan, saya sudah mencoba menahanya, tetapi dia tetap memaksa untuk masuk.. " Ucap Sean yang sudah ketakutan saat melihat sorot mata tajam Vino


"Ada apa kau kemari!!! " Ucap Vino dengan tegas, aura dinginnya mulai menjalar ke tubuh Selena sehingga membuat dia sedikit takut


"Aku merindukan mu sayang!! " Ucap Selena yang memberanikan diri memeluk Vino dari belakang


"Ada apa kau kemari!! "


"A-aku hanya disuruh ibumu, dia menyuruhku untuk menemuimu.. " Jawab Selena yang ketakutan ia sudah meremas gaunnya, terpaksa ia berbohong, tidak mungkin ia bercerita yang sesungguhnya


"Aku sedang tidak ingin di ganggu!! Lebih baik kau pergi!! " Ucapnya kembali, tiba-tiba ponsel Vino berdering dan dia segera melirik, terdapat panggilan dari malaikat kecil yang berarti istrinya menelfonnya.


Segera ia mengangkat, dan memberi isyarat untuk Selena lewat matanya


"Ada apa?? "


"......... "


"Apa ada seseorang yang menyakitimu?? " Tanya Vino dengan cemas,


Selena yang melihat perubahan diraut wajah Vino pun memberanikan diri untuk bertanya


"Siapa yang menelfon mu?? " Selena berucap dengan penasaran


Dan Vino segera melototkan matanya, berharap istrinya tidak mendengar suara itu


Setelah panggilannya berakhir ia menyuruh Sean untuk mengusir wanita itu, dengan cara paksa ia akhirnya bisa mengusir wanita itu..


.....

__ADS_1


"Apa yang direncanakan oleh wanita itu?? Gumam Vino yang sedang berendam di dalam kamar mandinya


Nesa yang ingin memberitahukan suaminya jika kopinya sudah jadi pun tidak sengaja mendengar ucapan suaminya, segera ia menajamkan pendengaran nya


"Selena, sebenarnya kau cantik, tubuhmu sangat sexy.. "


Nesa menutup mulutnya, ia tidak percaya, dia tidak mendengarkan kelanjutan ucapan Vino, ia segera pergi ke kamarnya


"Tapi sayang hatinya seperti iblis.. " Ucap Vino selanjutnya


Setelah cukup lama berendam di dalam kamar mandi, akhirnya ia menyudahi dan berjalan ke kamar untuk mencari pakaiannya, hidup dirumah Nesa memang sedikit merepotkan karna tidak ada pembantu dan kamar mandi pun terpisah.


"Sayang!! " Panggil Vino saat sudah memakai celananya nya, dia sengaja tidak memakai baju karna ia merasa hawa di rumahnya sangat panas


"-_-"


Lagi dan lagi dia berpura-pura tidur, ia tidak ingin melihat Vino untuk sekarang


"Baru jam 7 malam sudah tidur, apa karna lelah mengecek perkebunan ya!! " Pikir Vino yang pergi mencari kopi yang dibuatkan istrinya


Setelah kepergian Vino, Nesa segera membuka matanya, ia menangis dalam diam


"Jika aku bertanya kepada Vino apa dia akan memberikan jawaban jujur hiks..hiks...?? " Gumam Nesa yang sudah menjatuhkan bulir bening


"Tapi, apa aku sanggup mendengar jawaban Vino, aku takut jawaban itu melukai hatiku hiks..hiks..!! "


"Atau aku cari tahu kebenarannya, tapi bagaimana hiks..hiks..??? "


Terlintas sebuah ide yang menurut Nesa sangat bagus, ia menghentikan tangisnya dan masuk kedalam lamunannya


"Ah, apa aku ikuti dia, tapi, aku akan susah masuk kedalam kantornya, aku hanya istri sirihnya dia, semua orang tahu bahwa dia belum menikah, dan untuk masuk kedalam ruangannya pun pasti susah.. " Gumam Nesa yang masih larut dari pikirannya


Tiba-tiba Vino muncul dari balik pintu, segera Nesa menghapus air matanya


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat .


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorit, komen, vote dan hadiah🎁)


......... #Happy Reading😘#........

__ADS_1


__ADS_2