Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 45- Flashback


__ADS_3

"Bagaimana? Apa proyek di desa A sudah selesai? Kita harus menyelesaikan sebelum deadline tiba.. " Vicky berbicara sambil mengecek beberapa berkas yang diberikan Rain.


"90% semuanya akan terselesaikan.. "


"Bagunan itu? Bagaimana? "


"Santai ky, bangunan itu masih utuh, kita memperpanjang lahan dan tidak mengenai rumah itu.. " Rain menerima berkas yang sudah ditanda tangani bossnya


"Lanjutkan kerjamu, dan bagaimana? Apa kita berhasil menanam saham?? "


"Lagi dan lagi Nona Nesa menolak penanaman saham milik kita, dia sangat menghargai suaminya.. " Rain berjalan keluar ruangan


Setelah melihat kepergian sekertarisnya, Vicky mengecek ponselnya.


"Sudah 1 tahun, kita tidak bertemu, chat saja tidak pernah dibalas, apa kabarmu Nona.. "


"Apa kau baik-baik saja di tempat neraka itu? " Gumamnya sambil melihat foto Nesa yang diberikan oleh orang suruhannya


"Aku akan slalu mengingat pesanmu, pesan terakhir yang menyuruhku untuk menjauh dari hidupmu.. "


"Dan sekarang sudah saatnya aku melupakanmu dan mencari wanita lain untuk penggantimu,.. " Ucap Vicky yang memulai menghapus foto Nesa


Pintu terbuka, terlihat sosok Selena yang memasuki ruangan Vicky


"Sayang, apa kau sedang tidak sibuk?? "


"-_-"


"Sayang, aku hanya menginginkan kamu menemaniku ke kantor Reza company, aku akan menjadi salah satu model di perusahaan itu.. "


Mendengar nama perusahaan itu, Vicky menghela nafasnya, dia tidak ingin bertemu dengan seseorang yang baru saja di hapus dalam hidupnya


"Maaf aku tidak bisa, aku banyak pekerjaan.. "


"Ayolah Vicky, bukankah ini bagus untukmu, aku dengar kamu ingin menanam saham disana, siapa tahu aku bisa membantumu.. " Selena membujuk Vicky


"Kamu sudah banyak berubah, kamu bukan Selena yang dulu yang selalu egois dan mementingkan dirinya sendiri.. " Vicky bangkit dan menyambar jasnya lalu menggandeng tangan Selena untuk keluar


"Karnamu aku berubah, aku tidak ingin mati dalam keadaan banyak dosa, kecelakaan itu membuatku sadar.. " Selena tersenyum,


Flashback on


"Maaf apa benar ini dengan bapak Vicky? "


"Iya benar,.. " Vicky yang sedang meneguk kopinya menyimak jelas ucapan dari orang yang menelfonnya


"Saya dari rumah sakit permata, ingin memberitahu bahwa Nona Selena kecelakaan saat perjalanan ke kota,.. "


"Lalu?? "


"Sekarang keadaannya kritis dan dia membutuhkan banyak darah,.. "


"Saya akan kesana.. "


Setelah panggilan itu terputus, Vicky segera pergi kerumah sakit. tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai kerumah sakit, setelah berada di rumah sakit, dia segera mencari ruangan Selena,


"Bagaimana keadaannya dok?? "

__ADS_1


"Apa anda keluarga pasien?? "


"Iya saya keluarganya.. " Jawab Vicky yang panik


"Maaf pasien kehilangan banyak darah, dan persediaan golongan darah yang dibutuhkan sedang habis, kami sudah menghubungi pihak PMR, dan disana juga tidak ada stok darah.. "


"Memangnya apa golongan darah Selena?? "


"AB.. "


"Saya akan mencarikannya.. "


Setelah dokter pergi, Vicky menghubungi semua rekan kerjanya, dan tak ada satupun yang mempunyai golongan darah tersebut.


"Aku sudah menganggapnya teman, karna dia selalu ada saat aku butuhkan, jadi sudah saatnya aku membalas budi. " Gumamnya yang menyakinkan perasaannya.. "


Sudah hampir 12 jam tapi Selena tidak mendapat donor darah, dan keadaannya semakin parah.


Vicky keluar rumah sakit dan menyuruh sekertaris dan anak buahnya mencari donor darah.


Di satu sisi lain, Nesa yang baru saja mengecek kesuburannya dia mendengar jelas beberapa suster sedang membicarakan pasien membutuhkan banyak darah,


"Mungkin karma dia kali.. " Ucap suster yang sedang membicarakan Selena


"Tapi jika dia tidak mendapatkan donor darah secepatnya, kemungkinan besar, dia akan meninggal.. " Suster lainnya menimpali ucapan suster


"Maaf sus, kalau boleh tahu, suster sedang membicarakan apa? " Tanya Nesa yang sudah di dekat suster itu


"Maaf Nona, jika kami sudah membuat anda terganggu, .."


"Ada pasien yang sedang kritis dan membutuhkan banyak darah.. " Ucap salah satu suster yang diangguki suster lainnya


"AB Nona.. "


"Ya sudah, ambil darah saya, kebetulan saya mempunyai golongan darah yang sama.. "


"Baik Nona, ikuti saya .. " Suster pergi dan menyuruh Nesa mengikutinya


Setelah selesai mendonorkan darahnya, Nesa segera melihat keadaan seseorang yang ditolongnya


Dia dari pintu dapat melihat samar-samar wanita yang terbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit..


"Nona Selena.. " Ucap Nesa menutup mulutnya karna terkejut


Suster masuk untuk mengecek keadaan Selena.


"Dimana keluarganya sus.. " Tanya Nesa yang tidak melihat siapapun diruangan Selena


"Keluarganya tidak ada yang datang Nona, hanya seorang pria yang mungkin kekasihnya yang datang.. "


"Oh, jaga dia dengan baik.. Saya permisi.. " Nesa melangkah keluar ruangan,


"Hai gadis kecil.. " Langkah Nesa terhenti saat ada seseorang yang dia kenal memanggilnya, dia memutar tubuhnya


Vicky tersenyum, akhirnya dia bisa bertemu dengan seseorang yang sudah menolongnya.. "


"Maaf ka, aku harus pergi.. " Nesa segera melangkahkan kakinya dengan cepat.

__ADS_1


"Kenapa kamu selalu menghindar dariku?? " Tanya Vicky yang berhasil mencegah langka Nesa


"Aku, aku sudah mempunyai suami, tidak seharusnya kita bertemu, dan aku sangat menghargai perasaan suamiku.. "


"Aku tahu siapa suamimu, dia tidak akan marah jika kita berteman.. " Ucapan Vicky membuat Nesa tersnyum


"Maaf, tapi aku tetap tidak bisa berteman dengan kaka.. "


Nesa melangkah lagi dan menjauh dari Vicky


"Untuk apa kau datang kemari?? " Teriak Vicky yang diabaikan Nesa


Setelah tidak mendapat jawaban dari Nesa, Vicky masuk kedalam ruangan Selena, dia bisa melihat suster sedang mengecek kondisi Selena


"Maaf, saya belum bisa memberikan donor darah.. "


"Tuan, tenang saja, Nona Selena sudah mendapatkan donor darah dan kini keadaannya sudah membaik.. "


"Siapa? Siapa yang mendonorkan darahnya?? " Tanya Vicky


"Seorang wanita muda yang tiba-tiba datang.. "


"Apa wanita itu yang baru saja keluar dari ruangan ini?? " Tanya Vicky


Flashback off


Setelah menempuh jarak, akhirnya Vicky dan Selena sampai di perusahaan Nesa


"Silahkan Nona, Nona sudah ditunggu di ruangan meeting.. " Ucap resepsionis yang melihat kedatangan Selena dan Vicky


"Terimakasih.. "


Mereka berdua berjalan langsung melanjutkan langkahnya ke ruang meeting.


Disana sudah terlihat Vier sekertaris Nesa yang sedang menunggu kliennya


"Nona, akan datang sedikit terlambat.. " Ucap Vier yang menyuruh Selena dan Vicky duduk


"Kita langsung bahas saja, waktuku tidak banyak,.. " Vicky memerintahkan Selena


"Tunggu sebentar saja.. " Selena memohon dihadapan sekertaris Vier dan Vicky


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


........ #Happy Reading😘#.......


__ADS_2