Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 108-Pernikahan


__ADS_3

"Sabar kak, tenangkan emosimu, kamu bisa membangunkan Selena"


"Hubby tenangkan kak Vicky," Ucap Nesa yang diangguki oleh Vino


Selena keluar kamar dan melihat Vicky yang sedang emosi


"Vicky" panggil Selena, hatinya terasa bahagia saat melihat wajah pria yang dia rindukan


"Selena" Vicky berjalan menghampiri Selena lalu memapah membawanya duduk disampingnya


"Siapa yang berusaha mencelakaimu dan anak kita? katakan! aku akan buat dia perhitungan sekarang juga" Tanya Vicky


Selena menatap Nesa, Nesa yang ditatap hanya menganggukan kepala membuat Vino bingung,


"Sel? " Panggil Vicky dengan lembut


"Emm,-" Selena ragu mengatakan yang sejujurnya, dia takut akan ada pertumpahan darah antara anak dan Ayah


"Katakan, jujur saja padaku" Vicky seakan tahu bahwa wanitanya menyimpan keraguan


"Janji, kamu tidak akan marah dan tidak akan membalas dendam, aku tidak mau ada perkelahian, aku tidak mau jika anaku lahir banyak yang membencinya"


"Aku tidak bisa diam begitu saja sel, aku tidak akan berjanji, cepat beritahu aku, siapa yang berusaha mencelakai kamu! "


"Katakan!! " Teriak Vicky membuat Selena ketakutan, Vino dan Nesa mengelus dadanya karna suara Vicky yang menggema di ruangan


"A-aku tidak akan memberitahumu jika kamu tidak bisa mengendalikan emosimu! " Pekik Selena membuat Vicky diam mematung


Menurutnya mengalah adalah salah satu cara agar dia bisa tahu siapa yang berusia mencelakai nyawa anaknya


"Baiklah aku mengalah, siapa cepat katakan" Tanya Vicky dengan lembut, dia tersenyum pada Selena sesekali mengusap rambut Selena


"Ayahmu" Jawab Selena sambil menatap lekat Vicky


"Ayah? " Ulang Vino yang diangguki Nesa


Tangan Vicky mengepal erat, matanya memerah ternyata ucapan Ayahnya serius, dia berusaha menggagalkan pernikahannya dengan Selena


"Jangan marah," Ucap Selena sambil memegang tangan yang sudah mengepal erat


"Aku baik-baik saja, dan anak aku juga selamat" Sambungnya lagi


"Baik-baik saja??? " Bagaimana kalau tadi tidak ada yang menolongmu? Apa kau akan baik-baik saja? "


"Ini sudah keterlaluan, aku akan memberikan pelajaran"


"Jangan! Biarkan saja, aku tidak mau masalah ini menjadi besar,"


Vino berdiri "Biar aku saja yang menangani masalah ini, benar kata Nesa, Selena lebih aman jika tinggal dirumahku,"


"Kau mau kan tinggal dirumahku bersama Nesa,"

__ADS_1


"Ta-tapi bagaimana jika Ayahmu datang kerumahmu, pasti dia akan menuduhku yang tidak-tidak" Ucap Selena ragu,


"Ya sudah tinggal di apartemenku,"


"Malam ini juga aku akan menikahimu disini, aku sudah menyiapkan semuanya"


"Apa! Apa kau gila ky! Bukankah aku sudah bilang lupakan aku! "


"Persiapkan dirimu, malam ini kita akan melangsungkan pernikahan dan aku sudah urus semua termasuk saksi dan walinya, tanpa bantuan Vino aku tidak bisa sampai dititik ini"


"Vino sudah memberitahukan aku keberadaanmu, jadi aku langsung menyiapkan semuanya, sebelum kamu kabur membawa anaku"


"Dan Nesa, tolong dandani Selena"


"Ha? Aku? " Tunjuk dirinya sendiri


"Iya, aku percayakan semuanya padamu Nes"


Malam telah tiba, tak disangka ucapan Vicky untuk menikahi Selena benar-benar terjadi, kini Selena sudah cantik dengan kebaya putih yang melekat ditubuhnya


"Kau cantik, memang kak Vicky tak salah pilih" Ucap Nesa saat melihat wajah Selena di cermin


"Ini seperti mimpi Nes, aku tidak berfikir sampai sejauh ini"


"Dan aku takut, aku takut pernikahanku akan menimbulkan masalah baru bagi Vicky"


Nesa memegang kedua pundak Selena "Jangan takut, kak Vicky orang yang kuat dan pintar, dan aku rasa pernikahan ini adalah jalan satu-satunya untuk melindungimu"


Ijab qobul diucapkan Vicky dengan lantang, para tetangga sekitar juga turut hadir, dalam hitungan menit Vicky dan Selena sudah menjadi pasangan suami istri yang Sah dimata agama dan hukum


"Selamat, kalian sudah menjadi pasangan suami istri" Ucap penghulu yang menikahkan Vicky dan Selena


Tak henti-hentinya Vicky tersenyum, akhirnya dia bisa melindungi Selena dan anaknya sampai maut memisahkan,


Setelah semua tamu berpamitan pulang kerumah masing-masing, Vicky dan lainnya juga segera berkemas untuk kembali ke kota


"Apa semuanya sudah selesai? " Tanya Vino memastikan kembali


"Terimakasih Nesa dan Vino, tanpa bantuan kalian, mungkin aku belum menemukan keberadaan Selena istriku" Ucap Vicky sambil merangkul mesra Selena


"Dan kau Nesa, aku sempat terkejut saat Vino mengatakan bahwa kau lah yang menyembunyikan keberadaan Selena"


Nesa tertawa renyah "Aku melakukan apa yang seharusnya aku lakukan, dan masalah menyembunyikan keberadaan Selena, itu karna Selena sendiri yang memintanya untuk merahasiakan keberadaannya dari mu"


"Sudah, sudah ayo kita pulang, dan kau ky, aku tidak bisa menjadi supirmu kali ini, istriku membawa mobil, aku harus menjadi supir istriku"


"Ayo sayang, kita pulang" Ajak Vino yang diangguki Nesa


"Aku pamit dulu dah" Titah Nesa yang diangguki Vicky dan Selena


Setelah Vino dan Vicky masuk kedalam mobil dan mobilnya menjauh dari pandangan Vicky, dia langsung membukakan pintu mobil untuk Selena dan mengendari mobilnya menuju apartemen

__ADS_1


"Apa kau bahagia? " Tanya Vicky sambil fokus menyetir


"Menurutmu? "


"Aku melihatmu sangat bahagia, karna kau bisa menikah dengan pria yang kau cintai" Ucap Vicky sambil memegang tangan Selena dengan 1 tangannya, dan tangannya yang lain digunakan untuk menyetir mobil


"Iya hanya aku yang mencintaimu, dan kamu tidak mencintaiku, pernikahan ini hanya karna atas dasar pertanggungjawaban" Selena tersenyum getir membuat Vicky tersenyum


"Oh jadi kau berfikir bahwa aku tidak mencintaimu? begitu? " Tanya Vicky yang diangguki oleh Selena


"Lalu untuk apa aku menikahimu? "


"Karna anak ini! " Tunjuk perut Selena


Di satu sisi lain, terlihat Bella sangat kesal, tak henti-hentinya Bella menolak menikah dengan rezki, tapi apa daya, rezki terlalu pintar bersandiwara di depan Ayah Bella


"Sudahlah, ayah yakin jika rezki jodoh kamu" Ucap Rico menyakinkan putrinya


"Ini jebakan Yah, ini ulah kak Alex, aku akan menemui Ayah dengan kak Alex"


"Dia menginginkan yang terbaik untukmu"


"Ayah tahu itu, kakamu sangat menyayangimu, dia tidak mungkin membuatmu menderita"


"Tapi Ayah! "


"Aku tidak mencintainya, aku hanya ingin Vino yang menjadi suami aku bukan dokter gila itu, aku tidak rela menjadi istri dokter gila itu, bisa-bisa aku juga ikut gila"


"Tidurlah, besok kau akan menikah, persiapankan dirimu" Ucap Rico berjalan keluar kamar putrinya


"Ayah! kenapa Ayah memihak pada kaka, kenapa Ayah menyetujui pernikahan konyol ini!


"Hei Ayah! seharusnya Ayah saja yang menikah dengan dokter gila itu jangan aku! " Pekik Bella


"Ayah!! kenapa Ayah kunci kamarku!! Ayah bukak pintunya!! " Bella menggedor keras pintu kamarnya berharap Ayahnya mau membuka pintu kamarnya


.


.


.


.


.


Hay gaes, mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


...... #Happy Reading😘#.....

__ADS_1


__ADS_2