Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 68- Minum Obat


__ADS_3

Nesa menggerutu, jelas-jelas dia melihat suaminya sedang bersantai sambil memejamkan matanya, tapi kdia bilang sibuk.


"By.." Rengek Nesa manja


Vino yang sudah tidak tahan pun bangkit, dia membuka pintu kamar lalu duduk kembali ke sofa, Nesa yang melihat itu semua hanya diam terpaku


"Haduh marah lagi, bagaimana ini, apa aku salah, aku juga mempunyai tanggungjawab, manalagi sudah telat, dan aku harus meredakan amarah Vino.." Batinnya


"Silahkan pergi, aku tahu kamu ingin cepat pergi dari sini untuk menemui Alex di kantormu kan??..."


Nesa menelan salivanya dengan susah, kata-kata suaminya sangat dingin dan menusuk ke hati


"Aku tidak menemui Alex di kantor by.. "


Vino tersenyum, Nesa yang melihat senyum suaminya pun bergidik ngeri, "Pergilah, dan jangan kembali lagi kerumah ini..


Degg...


Nesa mendekat lalu memeluk suaminya, dia berusaha meluluhkan hati Vino kembali


"Kamu cemburu by? "


Vino diam dia berusaha melepaskan pelukan istrinya tapi sayang, diabtidak bisa karna Nesa semakin mengeratkan pelukannya


"Jangan marah,.. " Ucap Nesa,


Tiba-tiba Vino teringat dengan ucapan dokter Anton,


"Vin, kamu sudah dewasa, dan dia baru beranjak dewasa, umurnya tidak sesuai dengan penderitaannya, dia mengalami stres berkepanjangan,"


"Lebih baik kamu makan lalu minum obat, maaf jika aku suka marah tidak jelas padamu.. "


Nesa mengernyitkan keningnya "Obat? Aku tidak sakit by.. " Elaknya


Vino perlahan melepaskan tangan yang memeluk dirinya, lalu bangkit mengambil obat serta makanan yang sudah berada diatas meja dekat ranjang.


"Aku sudah menyuruh pelayan untuk membawa sarapan pagimu, dan ini obatmu.. "


"Aku tidak ingin kamu pingsan seperti tadi malam. "


Nesa mematung, dia mencerna ucapan suaminya


"Pingsan? Apa aku pingsan? Aku fikir aku tidur hehehe.. "


"Sudah cepat makan.. aaa.. "


Dengan telaten Vino menyuapkan bubur untuk istrinya, dan Nesa merasa bahagia akhirnya suaminya kembali seperti dulu lagi


"Udah, aku kenyang by.. "


"Sekali lagi, satu suapan lagi sehabis itu langsung minum obat.. "


Nesa membuka mulut lalu menerima suapan terakhir dari suaminya


"Minumlah... "


Dia mengangguk patuh, dia meminum sedikit susu hangat yang disodorkan suaminya


Vino meletakkan mangkuk itu lalu mengambil 2 macam jenis obat dan menyodorkan pada istrinya


"Ayo minum.. "

__ADS_1


Nesa menggeleng, dia tidak bisa meminum obat tanpa di gerus terlebih dahulu.


"Kenapa? Apa kamu tidak ingin sembuh?? "


Nesa semakin menutup mulut dengan kedua tangannya, dia menolak keras meminum obat


"Jauhkan by.. " Gumamnya sambil menutup mulut, Vino patuh dia menjauhkan obat itu


Setelah obat itu menjauh, Nesa membuka tangannya yang membungkam mulutnya


"Aku tidak suka obat.. "


"Dan aku tidak bisa memakan obat.. "


Dalam hati Vino terkekeh dengan ucapan istrinya yang kesal karna ulahnya, tapi dia tetap berpura-pura bersikap dingin demi kebaikan istrinya agar mau meminum obatnya


"Biasanya aku minum obat harus digerus dulu, jika tidak seperti itu aku tidak bisa meminumnya,.. " Ucap Nesa sambil mengembungkan pipinya


Vino mengambil sendok bekas bubur lalu mencucinya, setelah sendok itu bersih, obatnya ia taruh disendok lalu diberikan sedikit air, diaduk perlahan hingga obat itu hancur merata


"Minum.. "


Nesa mengangguk, dia menerima obat yang sudah digerus lalu memasukkannya kedalam mulut


"Pahit, uweekkk... " Ucap Nesa sambil memejamkan matanya


Segera Vino mengambil air putih lalu menyodorkan pada istrinya


"Sudah.. " Gumam Vino, dia kembali membereskan sisa makanan dan bungkus obat


Ada rasa bahagia yang menyelimuti hati Nesa saat Vino memperlakukan dirinya sebagai ratu, tapi ada rasa kecemasan juga di dalam hatinya, ucapan ibu mertuanya tentang perceraian terlintas dipikirannya


"Hubby.. " Panggil Nesa yang masih duduk disofa sambil melihat suaminya membereskan sisa makanannya


Vino lalu menatap istrinya, dia kembali duduk disamping istrinya


"Bukankah kamu yang berniat untuk meninggalkanku,"


Tatapan tajam Vino seakan membunuhnya, nyalinya menciut saat melihat Vino memandangnya tanpa berkedip


"Siapa bilang! " Gugup Nesa, dia takut ucapannya tadi mengundang kemarahan bagi Vino


"Lihat ponselmu, Alex berulang kali menelfonmu,.. "


Nesa langsung mengecek ponselnya, ternyata benar semalam Alex berulang kali menelfonnya


Melihat reaksi istrinya yang terkejut, dia terkekeh dalam hati, tanpa sadar sudut bibirnya tertarik mengukir senyuman yang tidak dilihat Nesa karna Nesa fokus pada ponselnya


"Tapi aku bersumpah aku tidak selingkuh.. " Bela Nesa memasukan ponselnya kedalam tas


"Lalu mengapa dia menghubungimu malam-malam? Apa kalian sudah berjanji akan bertemu? "


"Tidak by, aku tidak tahu apa-apa.. sumpah.. "


"Tolong percaya padaku... "


"Bagaimana aku bisa percaya padamu?? "


"Emm bagaimana ya,.. " Nesa berfikir, dia mencari cara agar Vino memaafkannya


Vino tersenyum "Lupakan saja, pasti kamu tidak bisa melakukan apapun untuk mengembalikan kepercayaanku.. "

__ADS_1


"Mana ada, aku mau melakukan apapun untukmu by, asal kamu mau memaafkan aku.. "


"Sekalipun masuk jurang?? " Tanya Vino menaik turunkan alis tebalnya


"Emmm kalau kamu memintaku masuk jurang, aku akan turutin by, tapi aku punya satu syarat untukmu.. "


"Apa?? "


"Kalau aku masuk jurang, kecil kemungkinan aku masih bisa hidup, aku mau kamu tahu bahwa aku sangat mencintaimu,.. "


"Lalu?? "


"Emm sudah itu saja by, jangan lupain kenangan kita juga.. "


"Terus??? "


"Ish sebenarnya perasaanmu padaku seperti apa sih! dari tadi terus, lalu, memang tidak ada jawaban selain itu, semisal... " okeh"... "iya".. "


"Oh.. " Jawab Vino singkat, dan itu membuat emosi Nesa memuncak.


"Okeh kali ini aku serius,... "


"Katakan sejujurnya apa hubunganmu dengan Alex dan Vicky.. " Ucap Vino serius


Nyali Nesa tiba-tiba hilang saat mendengar nada dingin dari suaminya


"A-aku tidak mempunyai hubungan apa-apa hanya sebatas rekan kerja, lagi pula kak Vicky sudah aku anggap seperti kakaku sendiri, dan Alex.. "


"Aku sejujurnya risih dengan sikapnya tapi aku hiraukan saja.. "


Vino mengangguk lalu bertanya kembali


"Kali ini jawab pertanyaanku dengan jujur, apa kamu pernah tidur dengan Alex sewaktu aku pergi ke negara B?"


"Tidak by, aku jelaskan yang sejelas-jelasnya ya..


"Jadi begini ceritanya, aku dijebak oleh Alex, aku tidak tahu Alex mencampurkan obat kedalam makanan atau minuman yang aku makan tapi sewaktu aku berada di pesta, setelah aku makan dan minum aku merasakan panas dalam tubuhku,.. "


"Kak Vicky hanya menolongku, sewaktu aku memberontak, Alex tiba-tiba menamparku lalu aku pingsan, dan beruntung ada kak Vicky, dia membawaku ke apartemennya.. "


Vino mengangguk, "Kenapa dia tidak membawamu kembali kerumah ini? "


Nesa menghembuskan nafasnya kasar lalu meletakan tasnya ke sofa.


.


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


......... #Happy Reading😘#......


__ADS_2