Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 114-Baby Revan


__ADS_3

"Tidak ada apa-apa by, aku cuma bertanya-tanya kenapa dokter anton dikantin sendirian"


"Memangnya apa yang salah, mungkin dokter anton sedang menunggu seseorang atau memang dia sedang ingin sendiri, sudahla jangan difikirkan lagi, si Anton memang seperti itu, menakutkan banyak orang yang takut dengannya, jadi pantas saja, jika dia sendiri tidak mempunyai teman, aku saja yang menjadi saudaranya takut apalagi orang lain" Jawab Vino sambil bergidik ngeri membayangkan jika Anton marah padanya langsung mengancam dengan menyuntikkan racun mematikan


"Iya kamu memang penakut saat bersama dia, seperti boneka hidup yang patuh hahaha


"Ya sudah ayo pergi by"


"Lebih baik aku tidak usah bercerita tentang aku melihat Alex menemui dokter Anton, aku akan mencari tahu sendiri, aku tidak ingin melibatkan suamiku, sebelum semuanya jelas" Gumam Nesa dalam hatinya


"Hei sayang kamu menyindirku, aku bukan sepenakut yang kamu bilang, dengarkan aku sayang! " Pekik Vino saat istrinya berjalan lebih dulu dan meninggalkannya sendiri


Setelah sampai di ruangan Selena ternyata Selena sudah tidak ada, dia sudah dipindahkan ke ruang perawatan


"Dimana ruang perawatan Selena sus? " Tanya Nesa saat suster sedang membereskan ruangan persalinan


"Oh ruangan ibu Selena ada di ruangan *** no ***" Ucap suster tersebut


"Terimakasih sus"


Disepanjang perjalanan Vino menggerutu tidak jelas, dia kesal karna Vicky tidak memberitahukan ruangan Selena yang baru


"Apa mereka lupa dengan kita? " Tanya Vino kesal


Nesa terkekeh, "Mana mungkin hubby,"


"Mungkin saja mereka sedang repot dengan bayinya" Jawab Nesa


"Sudah jangan marah lagi, nanti gantengnya hilang loh, masa aku punya suami gak ganteng" Goda Nesa membuat mata Vino melotot ingin keluar


"Sayang, kamu nyumpahin kegantenganku hilang? "


"Hahaha tidak hubby, aku mana mungkin nyumpahin suamiku jelek"


Setelah sampai diruangan yang dimaksud suster mereka langsung masuk dan melihat Selena sedang tidur disamping bayinya yang terlelap juga, sedangkan Vicky dia sedang memainkan ponselnya


"Bagus, pindah ruangan tidak memberi kabar dulu" Sindir Vino yang langsung duduk disamping Vicky


"Hei kecilkan suaramu, anakku baru saja tidur, aku lupa memberitahumu karna anakku rewel terus"


"Apa kak Vicky sudah mempunyai nama untuk baby tampan itu? " Tanya Nesa yang duduk di samping suaminya


"Sudah, aku sudah menyiapkan nama yang bagus"

__ADS_1


"Apa? " Jawab Vino dan Nesa bersamaan


"Revandra" Jawab Vicky dengan bangga membuat Vino mentoyor kepala Vicky


"Hei apa-apaan" Bentak Vicky sambil memegang kepalanya


"Hanya Revandra saja? tidak ada yang lain? maksudku seperti-" Ucapan Vino terputus saat Vicky mencoba menjelaskan


"Iya, aku memang sengaja, lagipula Ayah tidak mengetahui jika aku mempunyai anak, lalu kenapa aku harus memberikan nama belakang yang menyangkut dia? "


"Iya juga ya, ya sudah aku setuju denganmu, dia akan menjadi baby tampan rahasiamu"


"Seperti apa ya reaksi Ayah saat kamu menggendong anakmu nanti, bahkan dia tidak tahu jika kamu menikah dengan Selena" Ucap Vino sambil membayangkan wajah Rayhan yang terkejut


"Mungkin Ayah kalian akan terkena serangan jantung by" Timpal Nesa sambil memainkan ponselnya


"Hahaha iya benar" Kekeh Vicky, dia tertawa geli saat membayangkan reaksi Rayhan lalu terkena serangan jantung


"Sayang, apa yang kau katakan, ingat ucapan adalah doa, kamu mau Ayah terkena serangan jantung? " Tanya Vino


"Maaf, aku becanda by, jangan ambil hati hehehe"


Tak terasa mereka sudah mengobrol 1 jam lamanya, membuat mereka bertiga mengantuk,


.............


"Sampai kapan aku menjadi sekertaris rasa presdir" Gumam Rain lalu memutar kursinya agar menghadap kaca besar, dia menatap bangunan diluar gedung yang sama-sama menjulang tinggi


"Bagaimana Vicky, apa dia sudah ada kabar? " Tanya Rayhan yang tiba-tiba datang menemui Rain, Rain yang sudah terlanjur berjanji pada Vicky untuk menutup rahasia Vicky rapat-rapat pada Rayhan tentang masalah Selena pun mendesah malas,


"Belum om, om aku akan mengundurkan diri dari perusahaan Vicky, aku sungguh lelah, beberapa hari ini aku tidak tidur" keluh Rain


"Tapi klien sempat bilang pada om, bahwa kemarin kamu dan Vicky melakukan perjalanan keluar kota mengatasi masalah proyek"


"Apa yang sedang kamu dan Vicky rahasiakan? " Tanya Rayhan menyelidik, dia mencium bau-bau mencurigakan antara putranya dan sekertarisnya itu


"Iya benar, tapi aku hanya menemani saja, dan hanya 1 hari, setelah itu aku tidak melihat Vicky lagi" Jawab Rain yang mencoba mengarang cerita


"Semoga om percaya padaku, jika tidak! aku bisa mati dimarahi Vicky dan Vino" Gumam Rain dalam hatinya


"Om, aku akan membuat surat resign, besok aku akan mengirimnya pada om atau Vicky" Ucapnya kembali, Rain berusaha mengambil alih topik pembicaraan agar dirinya tidak terpojokan lagi


Rayhan melototkan matanya "Hei kau kan sahabat Vicky, aku tidak akan meng acc surat itu, dan pasti Vicky juga tidak meng acc nya, perlu kau ingat, sekarang Vicky dalam bahaya, dia sedang dimanfaatkan oleh Selena wanita tidak tahu diri itu"

__ADS_1


"Memangnya ada apa om? apa yang sebenarnya terjadi? " Tanya Rain berpura-pura


"Kau sungguh tidak tahu atau hanya berpura-pura tidak tahu? " Tanya Rayhan sambil duduk di sofa


"Tidak om" Jawab Rain sambil mengambil minuman di kulkas lalu menyodorkan pada Ayah bossnya sekaligus sahabatnya


"Rupanya Vicky sudah mulai tertutup padamu! " Kekeh Rayhan lalu mengambil minuman itu dan meminumnya


"Vicky sedang dekat dengan Selena, kau pasti tahu kan? " Tanya Rayhan kembali


"Sudah dari dulu om, om yang telat" Gumam Rain dalam hati


"Iya om, pernah melihatnya beberapa kali" Jawab Rain


"Menurutmu bagaimana sikap dan perilakunya? seperti wanita murahan bukan? " Tanya Rayhan


"Dia sangat baik om" Rain menjawab dengan jujur, pasalnya memang Selena sangat baik, bahkan dia wanita yang bisa menaklukkan hati sahabatnya setelah sahabatnya patah hati dari Nesa, istri adik tirinya sendiri


"Hei! sejak kapan kamu mengenalnya hah! dia tidak lebih dari wanita murahan yang hanya mengincar harta juga kekayaan Vicky"


"Dia bukan wanita baik-baik"


"Memangnya om sudah mengenal Selena berapa lama? " Tanya Rain kembali


"Dia teman dari Nesa,, dan Nesa sudah mengkhianati Vino dengan cara pergi meninggalkan Vino bersama pria lain, bahkan Selena pernah mengaku bahwa dia mendekati Vicky karna harta walaupun dia mengaku itu masalalu dan berbeda dengan sekarang"


"Tapi om yakin, sifat dan sikap manusia tidak semudah itu berubah,, pasti ini hanya akal liciknya untuk memikat hati Vicky"


"Kau harus menjaga Vicky dari wanita itu! " Ucap Rayhan yang terbawa emosi


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat

__ADS_1


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


....... #Happy Reading😘#.......


__ADS_2