Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 101-Seblak


__ADS_3

Air mata Selena tiba-tiba terjatuh dari pelupuk matanya "Dia tidak mencintaiku Nes, dia hanya kasihan padaku, aku tak mau, aku juga sudah terikat kontrak dengan perusahaanmu kan, aku tidak bisa menikah dengannya? "


"Selena aku bukan Nesa yang dulu, yang bisa kau bodohi, aku tahu kontrakmu akan berakhir di akhir bulan ini, ada apa, coba ceritakan yang sejujurnya"


"Tidak ada apa-apa Nes," Ucap Selena sambil tersenyum


"Sel, kau percaya padaku bukan? " Nesa menyakinkan Selena, dia menggenggam tangan Selena menyalurkan kehangatan dan kepercayaan untuk Selena


"Aku harus kembali ke negaraku, aku tidak bisa membawa Vicky dan anakku" Lirih Selena, dia menundukan kepalanya


Mata nesa membulat, mulutnya menganga, segera dia tutup mulutnya


"Bukankah kamu terlahir di negara ini? " Tanya Nesa yang diangguki Selena


"Lalu? "


"Keluargaku tinggal disana, aku juga sudah mendapatkan pekerjaan sebagai model disana, orang tuaku memaksaku untuk menyetujui, dan akan menjodohkan aku dengan pemilik perusahaan tersebut"


"Lalu? "


"Aku menyetujuinya karna pemilik perusahaan itu sudah menolong keluargaku, aku akan balas budi, jadi aku tidak bisa menerima tawaran Vicky untuk menikah dengannya dan aku juga akan tetap menggugurkan kandungan ini, sebelum semuanya tahu"


"Ta-tapi caramu salah Sel, kamu bisa bicarakan ini dengan baik-baik, tidak seperti ini"


"Tidak ada yang salah Nes, dan menurutku ini juga yang terbaik dan semua sudah diatur oleh Tuhan, aku hanya mengikuti skenarionya"


"Dan aku mohon, jangan bilang pada Vicky, aku akan kembali setelah kontrak di perusahaan mu selesai"


"Biarkan dia membenciku dan mengatakan jika aku seorang pembunuh, aku yakin setelah ini kita tidak akan bertemu "


"Kamu tidak boleh egois, kak Vicky harus tahu ini" Ucap Nesa yang turun dari ranjang tapi lengannya dipegang oleh Selena,


"Jangan Nes, please"


"Biarkan saja, biar saja dia mengira kalau aku tidak mencintainya"


"Ini yang terbaik untukku dan dia"


"Kau bodoh Sel, maaf aku harus memberitahu ini pada kak Vicky" Jawab Nesa berusaha melepaskan tangan Selena, dia berjalan kearah balkon, melihat Vicky dan Vino tersenyum membuat hati Nesa tak tega untuk menceritakan yang sebenarnya


"Kau lihat kan? Vicky bisa tersenyum tanpa ada kehadiran aku, jadi tolong rahasiakan ini"


"Aku mohon Nes" Ucap Selena yang sudah berada dibelakang Nesa sambil memegang tangan Nesa


Nesa berbalik dan menatap Selena, dia memeluk Selena yang sudah dianggap sebagai kakaknya, "Apa yang harus aku lakukan Sel, aku akan lakukan tapi tolong, jangan gugurkan anakmu"


"Aku berjanji jika kamu tidak menginginkan anakmu ini, aku dan Vino akan menerimanya dengan senang hati, aku dan Vino akan mengadopsinyaSel"


"Sudahlah, anaku masih kecil, bahkan belum bernyawa, dia akan tenang di surga Nes"

__ADS_1


Tak sengaja Vino melihat Selena dan istrinya yang sedang berpelukan, dia menatap curiga, tapi dia tetap tenang,


"Sayang" Panggil Vino saat Selena dan Nesa selesai berpelukan


"Sinih, ajak Selena juga"


"Ayo kita kesana, jangan takut, Vicky tidak akan berbuat jahat lagi, ada aku dan Vino" Bisik Nesa yang diangguki oleh Selena


Kedua wanita itu berjalan lalu mendudukan diri di samping pasangan tapi tidak dengan Selena, dia berdiri di dekat pembatas balkon dengan pandangan lurus kedepan


"Kak, minta maaf pada Selena" Ucap Nesa saat sudah berada dipangkuan Vino


Vicky berdiri lalu menghampiri Selena, dia memeluk Selena dari belakang, "Aku minta maaf" Bisiknya ditelinga Selena membuat bulu kuduknya merinding


"-_-"


Melihat tak ada respon dari Selena,Vicky berusaha mencari cara agar Selena mau berbicara dengannya


"Oh iya, bukankah kamu mau memakan sate ayam, ayo kita cari" Ucap Vicky berharap Selena mau menjawab pertanyaan


"-_-"


"Sel, maafkan aku, aku benar-benar merasa bersalah"


"Aku meminta maaf sel" Ucap Vicky dengan tulus


Vino menyuruh istrinya untuk berdiri, mereka berjalan menghampiri Vicky dan Selena


"Ayo kita cari makan," Ajak Nesa yang diangguki Selena


"Emm aku mau makan angkringan boleh? " Tanya Selena sambil melepaskan pelukan Vicky


"Boleh, ayo kita berangkat! " Ajak Nesa sambil menggandeng tangan Selena dan berjalan keluar meninggalkan 2 pria yang sedang mematung


"Ky, setahuku angkringan seperti lesehan pecel lele bukannya bukak di malam hari kan? " Tanya Vino memastikan


"Haha benar, mana ada angkringan buka di pagi hari, baru juga tutup disuruh bukak,"


"Ada-ada sa-"


"Sial!! Bagaiamana bisa Selena meminta angkringan dipagi hari, " Ucap Vicky yang langsung menghampiri Selena dan Nesa keluar apartemen


"Kenapa semua orang mendadak bodoh, termasuk aku ya, apa karna aku bangun terlalu pagi! " Gumam Vino mengikuti langkah Vicky


Didalam perjalanan, mata Vicky dan Vino selalu memandang pinggir jalan, memastikan dimana angkringan itu belum tutup, tapi takdir berkata lain, mereka sudah mengelilingi kota ini selama 1 jam dan juga belum mendapatkan tempat angkringan yang bukak


Waktu sudah menujukan pukul 9 pagi, jalanan tak begitu macet, tapi mobil Vicky berjalan sangat pelan


"Yang lainnya saja Sel, atau kita bisa mampir ke restoran dekat sana, " Bujuk Nesa yang sudah kelaparan,

__ADS_1


"Apa kamu sudah lapar Nes, maaf sudah membuatmu repot, biar aku dan Vicky saja yang mencari, dan kamu bisa makan direstoran itu"


"Eh, jangan" Tolak Vicky dengan cepat


"Vino sudah berjanji mau makan bersama, "


Mata Vino membulat, dia menatap tajam Vicky yang sedang memyetir mobil, tapi Vicky hanya tersenyum tatapannya memohon agar Vino mengabulkan permin9


"Kalau kita ganti aja sama bakso gimana Sel, seger tuh bakso dekat sana"


"Atau seblak, ahh mantap, di dekat kantorku ada seblak enak banget" Rayu Nesa


"Emm baiklah, aku juga laper, ky kita ke tukang seblak dekat kantor Nesa, aku pernah makan disana memang enak apalagi kalau pedes,"


Mendengar kata pedas, fikiran Vicky seketika tertuju pada bakso kemarin, bakso kuah merah yang membuat perutnya mulas seharian


"Jangan seblak, kita ke restoran dekat sana, biar aku yang traktir" Tawar Vicky yang diabaikan semuanya


Dengan terpaksa Vicky menuruti permintaan Selena, mobilnya berjalan ke arah kantor Nesa


"Kita turun disini, biar Vicky yang parkir mobil" Ucap Vino yang diangguki oleh Nesa dan Selena


Setelah mereka turun, Vicky memarkirkan mobilnya dan berjalan kearah tempat seblak, firasatnya tak enak


"Sel" Panggil Vicky yang sudah duduk disamping Selena


"Aku sudah pesan untukmu"


Glek, "Pesan" Ulang Vicky yang diangguki Selena, tatapan berputar menatap Nesa dan Vino lalu mereka menganggukan kepalanya bersamaan


"Ini mbak Selena" Ucap tukang seblak memberikan 3 seblak, Vino dan Nesa hanya membeli 1 mangkuk karna Vino tak begitu menyukai makanan ini


"Ini ky"


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


....... #Happy Reading😘#.......

__ADS_1


__ADS_2