Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 19- Bertemu Dia


__ADS_3

Merasa sudah puas bermain di area leher, Vicky segera menurunkan resleting gaun milik Selena, dengan senang hati Selena membantu Vicky melepaskan gaunnya,


Setelah gaun terlepas dari tubuh Selena, ia bisa melihat sesuatu yang sudah menggodanya sedari tadi.


Sewaktu Vicky akan memasukan senjatanya tiba-tiba ia teringat dengan gadis kecil yang kemarin ia temui,


"S h i t!! " Vicky tersadar dan segera bangkit dari tubuh Selena, Selena yang sudah masuk kedalam permainan pun heran saat Vicky tiba-tiba bangkit.


"Ada apa sayang?? " Tanya Selena yang melihat Vicky mengenakan pakaiannya,


"Aku tidak bisa melakukan ini sel, aku harus pergi.. " Ucap Vicky lalu keluar dari kamar pribadinya


Selena yang mendengar itu semua terlihat kesal, padahal sebentar lagi, ia akan berhasil mendapatkan Vicky seseorang yang ia cintai, walaupun mereka sepasang kekasih, tetapi Vicky tidak pernah melakukan lebih dalam


Segera Selena memakai pakaiannya dengan kesal lalu keluar menemui Vicky


"Lebih baik kau pergi dari sini,. " Ucap Vicky setelah melihat Selena duduk di sofa


"Tidak usah kau ucapkan, aku akan pergi.. " Jawab Selena yang masih kesal karna tidak bisa menuntaskan hasratnya,


Ia segera keluar dari ruangan tersebut, dan berniat untuk menemui Vino


📞"Rain masuk! " Ucap Vicky saat panggilan telfonnya terhubung


Tokk.. Tokkk


"Masuk!! "


"Ada masalah apa lagi ky? " Tanya Rain saat sudah duduk dihadapan Vicky


"Massih di area kantor, ingat aku atasanmu!! " Sewot Vicky


Rain memutar bola matanya dengan jengah, ia tidak berminat membalas ucapan Vicky, toh, dia akan kalah


"Kita akan pergi ke desa A untuk bertemu gadis itu.. " Vicky berucap dengan tersenyum, ia memainkan pulpen yang sedang ia genggam


"Maksudmu apa ky?? " Rain merasa ada sesuatu aneh, saat melihat Vicky tersenyum


"Kita masih punya urusan dengan gadis itu.. " kembali tersenyum, kali ini senyumnya sangat misterius


"Aku rasa ini urusanmu dengan dia bukan aku ataupun perusahaan, lalu tadi aku fikir kau sedang bersama kekasihmu, dimana dia?? " Tanya Rain yang tak melihat siapapun di dalam ruangan Vicky


"Ingat Rain, dia bukan kekasihku, aku hanya memanfaatkan dia karna dia dekat dengan seseorang yang sudah membuat ibuku meninggal!! " Jawab Vicky yang sedikit emosi karna harus mengingat kematian ibunya, ia bangkit dari duduknya dan menyambar kunci mobilnya


"Ky,!!! " Teriak Rain saat Vicky meninggalkannya


"Ky!! " Rain berusaha mengejar langkah Vicky yang sudah tertinggal jauh.


Vicky seakan tuli, ia tetap berjalan memasuki lift, saat lift hampir tertutup, Rain berhasil masuk kedalamnya


"Aku ikut.. " Ucap Rain yang tak ingin sahabatnya berbuat gegabah

__ADS_1


"Ambil kunci.. " Vicky melemparkan kunci mobilnya dan ditangkap oleh Rain.


Setelah sampai di parkiran, mereka masuk kedalam mobil dan meninggalkan kantor, butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke desa A


"Kenapa aku tiba-tiba teringat dengan gadis itu?? " Gumam Vicky di dalam hati, bayangan gadis yang berpura-pura berani itu selalu muncul dipikiranya,


"Padahal pertemuanku dengan dia tidak ada yang mengesankan, hanya sikap jutek dan keberanian dia dalam pura-pura menghadapiku.. " Batin Vicky yang menatap ke depan, Rain yang sedang fokus menyetir pun heran karna tidak biasanya jika sedang berdua dia hanya diam


Saat sudah sampai di halaman rumah Nesa, Vicky bersama sekertarisnya turun dari mobil, dia mengetuk pintu rumah tapi tidak ada sahutan atau tanda-tanda kehidupan di dalam rumah..


"Gadis itu tidak ada!!" Ucap Rain yang merasa rumah sepi


"Kemana dia??"


"Mana aku tahu, aku bukan orang tuanya.."


"Ish kau!!"


Tiba-tiba ada warga yang lewat dan Rain yang melihat pun segera bertanya


"Maaf menganggu, apakah penghuni rumah ini sedang pergi??" Tanya Rain kepada salah satu warga yang lewat


"Oh Nesa! Saya tadi bertemu dijalan, dia bilang mau ke perkebunan milik Reza.." Ucap warga tersebut


"Reza.." Gumam Vicky penasaran, Rain yang melihat wajah bossnya penasaran pun segera bertanya kembali


"Siapa itu Reza??" Tanya Rain dengan wajah polosnya, jujur ia juga penasaran dengan sosok Reza


"Mantan pacar?? Tandanya dia masih single,.." Tiba-tiba Vicky tersenyum saat warga memberitahu siapa itu Reza.


"Dimana perkebunan itu!!" Ucap Rain kembali,


"Mungkin dia sedang jatuh cinta, lihat sewaktu warga mengucapkan mantan pacar yang sudah meninggal, dia tersenyum tidak jelas.. " Batin Rain lalu menggelengkan kepalanya saat matanya bertemu dengan mata Vicky yang sedang melotot


"Tuan lurus saja sampai ujung, disana ada perkebunan teh, dan biasanya Nesa duduk di rumah-rumahan di dalam kebun itu.." Warga memberi petunjuk arah dengan isyarat tangannya


"Eh, terimakasih.." Ucap Rain yang diangguki oleh warga, dan warga itu pergi


"Apa kita akan kesana??" Tanya Rain kepada Vicky


"Harus! Aku ingin melihat gadis kecil itu seperti apa dalam mengolah perkebunan.." Vicky tersenyum kembali


"Bahaya besar akan datang, jika kau benar-benar menyukai gadis kecil itu.. " Batin Rain


Setelah sampai disebuah kebun yang luas, Vicky mencari-cari keberadaan Nesa, Nesa yang sedang memberi arahan pun tidak mengetahui ada seseorang yang tidak cukup jauh sedang memandangnya


"Apa kita akan menemuinya??" Tanya Rain


"Kita tunggu disini,.."


Cukup lama mereka menunggu dan melihat pergerakan Nesa, sampai saat Nesa melihat ada seseorang yang sedang memandangnya.

__ADS_1


"Dia!!" Gumam Nesa saat melihat orang asing yang tidak ingin ia temui.


Nesa segera berlari, Vicky yang melihat pun segera menyusul dan diikuti dibelakangnya sekertaris


"Tuan hatin-hati.." Ucap Rain saat merasakan tanah di dalam perkebunan yang tidak rata.


"Kena kau gadis kecil, mau lari kemana lagi kau.." Ucap Vicky tersenyum saat sudah meraih tangan orang yang sedang dia incar


"Untuk apa anda datang kesini hah! " Nesa berucap dengan kesal, ia memberontak saat tangannya di pegang Vicky.


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....."


Nesa hampir terjatuh karna tidak sengaja menginjak tanah yang tidak rata itu, degan sigap Vicky menangkap tubuh Nesa, Nesa terjatuh di dalam pelukan Vicky, matanya saling menatap,


"Cantik.." Batin Vicky saat melihat wajah Nesa dari dekat,


Rain yang berada tidak jauh dari mereka pun sempat memotret mereka,


"Cocok!" Satu kata yang diucapkan Rain saat melihat hasil jempretannya


Nesa tersadar dan dengan segera ia memalingkan wajahnya, Vicky yang tersadar pun segera menggelengkan kepalanya..


"Ayo ikut aku, kita bicarakan masalah tanah!!" Ucap Vicky yang menggenggam tangan Nesa


Nesa berusaha memberontak dia menggigit tangan Vicky dan mendorongnya supaya jatuh,


Dan benar saja, dia terjatuh di dalam dedaunan pohon teh, Rain yang melihatnya pun menahan tawa, segera ia membantu bosnnya.


Nesa berusaha menghubungi Vino, beruntung Vino menjawab panggilan istrinya


"Ada apa??" Ucap Vino yang setengah berbisik disebrang sana


"Tolong aku hubby! " Jawab Nesa dengan ketakutan


"Apa ada seseorang yang menyakitimu!! " Tanya Vino yang mendengar nada ketakutan istrinya


"Siapa yang menelfon mu?? " Tanya seorang wanita yang sedang berada di dekat Vino


Deg..


.


.


.


.


Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat, dan terimakasih sudah mau mampir dikaryaku


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


......... #Happy Reading😘#.....


__ADS_2