Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 14- Ketakutan


__ADS_3

Warga yang hanya melihat kejadian sekilas itu pun percaya dan langsung pergi,


"Rain lebih baik kita bicarakan ini dalam rumah saja, jangan sampai ada yang melihat kita seperti tadi lagi, bisa-bisa mereka membatalkan menjual tanahnya kepada kita.. " Ucap Vicky yang disetujui oleh Rain.


Dengan lancang mereka berdua masuk kedalam rumah Nesa, dan meninggalkan Nesa yang masih mematung dihalaman rumah,


"Nona kecil, mari kita diskusikan di dalam saja.. " Ucap Vicky yang sudah mendudukan dirinya di sofa kecil rumah Nesa..


Tubuh Nesa bergetar ia segera mengambil ponsel yang berada di saku, ia berusaha menghubungi suaminya, tetapi ponsel suaminya tidak aktif,


"Masuk!! " Bentak Vicky yang melihat Nesa berdiam diri


Dengan langkah gemetar Nesa masuk kedalam rumahnya


"Menghubungi siapa kau?? " Tanya Vicky pada Nesa


"Tidak perlu tahu saya menghubungi siapa, itu bukan urusan anda.. " Ucap Nesa yang berpura-pura berani menghadapi laki-laki di depannya


"Gadis yang menarik.." Batin Vicky yang melihat keberanian pada diri Nesa


Rain yang melihat bos sekaligus sahabatnya menatap aneh gadis di depannya pun segera mengingatkan tentang tujuan awalnya.


"Tuan, tujuan kita kemari untuk membahas tanah dan rumah ini.. " Ucap Rain yang membuyarkan lamunan Vicky


Vicky segera menggelengkan kepalanya, ia tersadar dengan tujuan awalnya


"Jadi kau masih tetap ingin mempertahankan rumah dan tanah yang tidak seberapa ini? "


"Iya, "


"Cukup menarik," Ucap Vicky yang menatap lekat Nesa


Nesa yang merasa ditatap oleh orang yang tidak dikenal pun merasa risih..


Vicky segera bangkit dan mendekat kearah Nesa Nesa yang merasakan firasat tidak enak pun memundurkan tubuhnya sampai tubuhnya menabrak tembok rumahnya


"Siapa namamu.. " Tanya Vicky saat sudah di hadapannya


Nesa hanya diam saja, dia tidak berani menatap orang di depannya.


"Siapa nama dia Rain!! " Bentak Vicky kepada sekertarisnya, dan Nesa yang mendengar pun terlonjat kaget


"Vanessa Liana Tuan,.. " Jawab Rain santai, dia sudah biasa melihat bossnya marah-marah tidak jelas


"Vanessa....nama yang cantik seperti orangnya.. " Gumam Vicky yang masih bisa di dengar oleh Nesa


"Okeh saya akan memberi kamu waktu untuk berfikir Nona, dan besok saya akan kembali kesini.." Ucap Vicky yang melihat jam di pergelangan tangannya,


"Ayo Rain kita pergi dari sini, biarkan dia berfikir.. "


"Baik Tuan.. "


Kemudian mereka melangkah keluar rumah Nesa dan masuk kedalam mobil mewahnya, sebelum mereka masuk kedalam mobil, kaki Vicky terpeleset dihalaman rumah Nesa,


"Aww.. " Ringis Vicky yang sudah jatuh terduduk


"Tuan tidak apa-apa... "


"Sakit bodoh! "


"Maaf Tuan, lebih baik anda masuk dan duduk dulu, biar saya ambilkan obat.. " Ucap Nesa yang tidak tega dengan orang dihadapannya yang meringis kesakitan


Akhirnya Rain membawa Vicky masuk kedalam rumah Nesa dengan memapahnya, lalu mendudukan bossnya di kursi, Nesa membawa air hangat dan salep untuk meredakan nyerinya


Nesa membersihkan kaki Vicky dengan air hangat itu dan mengoleskan salep di bagian kakinya yang terpeleset

__ADS_1


"Sebentar, aku pijat sedikit, mungkin kaki anda terkilir.. "


Vicky hanya diam, dia memandang setiap gerakan gadis dihadapannya.


"Sangat baik, dan aku sangat menyukai sikapnya yang lembut.. " Batin Vicky


"Awww sakit bodoh.. " Vicky menepis tangan Nesa


"Namanya juga di pijat ya sakit!! "


"Ahhh sudahlah Rain, bawa aku pergi dari sini, dia mau membuatku mati.. "


"Eh dasar, sudah bagus aku mau menolongmu dan kini kamu malah menghinaku, pergi dari sini!! pergi!! " Nesa sudah emosi dan mengusir kedua pria tersebut


Rain bangkit dan memapah Tuannya, menuju mobilnya


"Tuan, mengapa kita tidak memaksa dia untuk tanda tangan dan masalah ini akan selesai.. " Tanya Rain saat sudah berada di dalam mobil, dia heran dengan sikap bossnya itu, tidak biasanya bossnya itu memberi waktu untuk orang yang sudah menghambat pekerjaanya


"Biarkan saja Rain, aku ingin bermain-main dengan gadis kecil itu, lagi pula tadi dia sudah menyelamatkanku,kakiku sudah sedikit membaik karna di pijatnya, dan kau bisa lihat tadi saat dia berbicara mengenai tanah dia berpura-pura memberanikan diri untuk melawanku, padahal tubuhnya sudah gemetar, hahaha.. "Ucap Vicky yang membayangkan ekspresi Nesa ketakutan


"Baiklah untuk menyelamatkanmu aku bisa mentoleransi tapi jangan bertindak macam-macam untuk kedepannya ky!! " Ucap Rain yang sudah mengetahui maksud dari bossnya sekaligus sahabatnya itu


"Tidak sopan kau memanggilku dengan sebutan namaku, kita masih berada di jam kerja.. " Jawab Vicky dengan kesal


"1 jam lagi, dan setelah itu jam kerjaku selesai.. "


"Sudahlah Rain, lebih baik kau cari tahu asal usul dari gadis itu.. "


"Kamu tertarik dengannya?? " Tanya Rain yang melihat keanehan dari sikap Vicky


"Dia gadis yang menggemaskan bukan? baru pertama kali ada seorang gadis yang berani melawanku lalu menolongku.. "


"Ky, dia masih kecil, tidak pantas untuk kau jadikan bonekamu.. "Ucap Rain yang mengingatkan sahabatnya


"Tapi aku heran sama kamu ky, kamu berani membentak seorang perempuan.. "


"Sebenarnya aku tidak tega tapi saat melihat ekspresinya yang pura-pura berani, aku merasa tertantang, hahaha.."


Saat sedang mengobrol dengan sahabatnya tiba-tiba ponsel Vicky berbunyi, dengan malas ia mengangkat panggilan itu dan Rain kembali fokus menyetir.


"Ayah tunggu kamu di rumah, kita pergi ke pesta itu bersama-sama.."


"Aku tidak akan pulang kerumah, rumah itu mengingatkanku pada ibuku.. "


Vicky, sudah berapa kali ayah bilang, ibumu meninggal karna kecelakaan.. "


"Tapi karna mantan istri Ayah ibuku kecelakaan.. "


"Semua takdir nak.. "


"Aku belum bisa menerima takdir itu, setelah aku membalas kematian ibuku, baru aku bisa menerima takdir itu.. " Ucapnya yang mengepalkan tangan dengan erat, kejadian masalalu tiba-tiba terlintas kembali.


Flashback on


"Mas, apa yang kau lakukan disini!!! " Ucap Renata yang melihat suaminya menggendong anak kecil


"Anak ini anak siapa mas!! " Tanya Renata kembali, ia merasakan ada kemiripan diantara Rayhan dan anak kecil yang berada di gendongannya


"Ayah ini siapa?? " Tanya Vicky yang saat itu berumur 7 tahun.


"Ayah.. " Ucap Renata mengulang kata Ayah


"Apa maksud ini semua!! " Teriak Renata


Lalu datanglah seorang wanita cantik yang masih muda menghampiri mereka dengan menenteng beberapa belanjaaanya.

__ADS_1


"Ayo mas.. " Ucap wanita itu yang bernama Ria.


"Ini siapa mas!! " Tanya Renata dengan menunjuk arah Ria


"Ri, kamu ajak Vicky bermain dulu sebentar ya.. "


Ria pun menurut, ia mengajak anaknya masuk kedalam area permainan, karna sekarang mereka sedang berada di Mall


"Ikut aku!! " Rayhan menyeret Renata keluar dari Mall.


"Siapa dia!! " Bentak Renata saat sudah diluar Mall,


"Dia istri aku, dan satu hal lagi aku sudah mengajukan surat perceraian, kau tidak berhak marah kepadaku.. "


"Jahat mas!! Jahat!! " Ucap Renata memukul dada Rayhan


"Ini karna kesalahan mu sendiri,.. "


"Maksudmu apa mas!! " Tanya Renata


"Buka amplop ini dan kamu pasti mengerti apa maksudku.. " Ucap Rayhan yang menyerahkan sebuah amplop kecil kepada calon mantan istrinya


Renata segera membuka amplop coklat itu dan ia melihat beberapa foto dirinya bersama laki-laki lain di sebuah hotel milik Rayhan,


"Mas ini tidak seperti yang kamu fikirkan.. "


Rayhan hanya tersenyum simpul, saat Renata masih membela dirinya


"Mungkin aku tidak akan mempermasalahkan ini semua jika kau merawat Vino dengan baik dan memberikan kasih sayang yang tulus, tapi ternyata kau lebih mementingkan laki-laki itu daripada anakmu sendiri, kau tega menitipkan Vino kepada tetanggamu,.. "


"Aku minta maaf mas, aku salah.. "


"Aku tetap pada keputusanku, kita akan bercerai.. "


"Tapi Vino masih kecil, dia masih membutuhkan kasih sayang dari keluarganya yang utuh, kamu tidak boleh menceraikanku begitu saja.. "


"Dan aku mohon maafkan aku, aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi.. "


"Renata-renata kau sudah berjanji beberapa kali? Tetapi kau masih saja melakukan kesalahan itu, jika kau masih mencintai laki-laki itu, pergilah! Aku bisa merawat Vino bersama Ria dan Vicky.. "


"A-apa Vicky anak kamu mas?? " Tanya Renata yang mengingat anak kecil tadi


"Dia anak aku dan Ria, istri kedua ku, aku menikahi dia sejak aku tahu kau mengkhianatiku,.. "


"Tidak mungkin, ini tidak mungkin, kenapa aku bisa kecolongan seperti ini, ini tidak mungkin!!!! " Teriak Renata yang sudah terbakar amarah.


.


.


.


.


.


.


.


Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat😁


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


....... #Happy Reading😘 #....

__ADS_1


__ADS_2